Rabu, 18 Oktober 2017
  • Home
  • BISNIS
  • BRI Larang Penggesekan Ganda Kartu Kredit Dan Kartu Debit
Jumat, 15 September 2017 10:06:00

BRI Larang Penggesekan Ganda Kartu Kredit Dan Kartu Debit

Oleh: Redaksi
Jumat, 15 September 2017 10:06:00
BAGIKAN:
Bank BRI. (foto/int)

POROSRIAU.COM--PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bergerak cepat dalam menyikapi anjuran Bank Indonesia (BI) dalam menerapkan larangan penggesekan ganda (double swipe). Sebagaimana anjuran BI baru-baru ini, bank sentral telah melarang penggesekan ganda dalam transaksi non tunai baik kartu kredit dan debit. Langkah ini dilakukan untuk melindungi data nasabah.

Pengaturan mengenai penggesekan kartu non tunai telah tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Dalam aturan tersebut menyatakan Bank Indonesia melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran. Pengambilan data perbankan melalui mesin kasir di merchant dapat diindikasikan sebagai bentuk pelanggaran aturan tersebut .

Menanggapi anjuran ini, Bank BRI telah menghimbau, memberikan edukasi, dan menyosialisasikan kepada semua merchant yang bekerja sama dengan BRI untuk tidak melakukan double swipe pada saat memproses pembayaran. Penggunaan kartu perbankan BRI hanya diperbolehkan di mesin Electronic Data Capture (EDC) dan tidak diperbolehkan digesek di mesin kasir. 

“Apabila nasabah BRI menemui praktek penggesekan ganda (double swipe), kami dengan tegas melarang tindakan tersebut. Penggesekan ganda sangat berbahaya bagi nasabah karena data-data rahasia bisa tercapture dan bisa digandakan, serta berpotensi digunakan untuk tindak kejahatan," ungkap Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Hari Siaga menambahkan, jika masih terdapat praktek penggesekan ganda, nasabah dipersilahkan untuk menghubungi Contact BRI 14017 / 1500017. “Kami akan tegur merchant yang tidak mengikuti anjuran BI, dan kami pastikan akan melakukan pencabutan kerja sama terhadap merchant tersebut, jika memang terbukti melakukan pelanggaran” imbuh Hari Siaga.

Selain himbauan tersebut, untuk mempercepat sampainya pesan kepada nasabah secara langsung, Bank BRI telah menginformasikan kepada nasabah BRI melalui email blast, memberikan pengumuman di website https://www.bri.co.id/, serta memberikan informasi melalui media sosial BRI. Pesan dan informasi tersebut seputar peringatan kepada nasabah untuk menghindari penggesekan ganda di merchant-merchant BRI, dan ajakan untuk menghubungi Contact BRI apabila masih menemui praktek penggesekan ganda.

Adapun dengan banyaknya jumlah jaringan BRI yang tersebar di Indonesia, ratusan ribu jaringan e-channel BRI merupakan salah satu media dalam melakukan proses pembayaran non tunai. EDC merupakan media utama dalam penggesekan kartu non tunai untuk pembayaran. Hingga 31 Juni 2017 jumlah jaringan BRI yakni 10.656 unit kerja dan 280.565 jaringan e-channel BRI diantaranya EDC sebanyak 254.314, Automatic Teller Machine (ATM) sebanyak 24.802 CRM sebanyak 1392, dan E-Buzz sejumlah 57. (viz/suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Ini Resikonya Jika Kartu Pembayaran Digesek Di Mesin Kasir

    satu bulan lalu

    BI menegaskan bahwa dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin EDC dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir.

  • Pengurusan E-KTP di Siak Meningkat Jelang 30 September

    tahun lalu

    Siak (POROSRIAU.com) - Berdasarkan pengumuman Kementrian Dalam Negeri tentang perekaman e-KTP berlangsung hingga 30 September mendatang, pengurusan e-KTP di Kabupaten Siak mengalami peningkatan.

  • Perekaman E-KTP di Siak Mencapai 91 Persen

    tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Perekaman E-KTP di Kabupaten Siak hingga saat ini per 6 September 2016 telah mecapai sekitar 91 persen, sesuai dengan pengumuman Menteri Dalam Negeri yang menyampaikan tentang perekaman e-KTP hingga 30 September mendatang.

  • SUA Sentil Ratusan Pemilih Ganda di Tenayan Raya

    9 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Lagi-lagi kampanye dialogis pasangan nomor urut 5 pasangan calon Walikota, Destrayani Bibra dan wakil Walikota, Said Usman Abdullah (SUA) kembali dipadati hingga ratusan warga. Kali ini kampanye yang dipadati warga ini terjadi d

  • Mencuatnya Ratusan NKK Ganda di DPT

    9 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM-- Mencuatnya ke publik data ratusan Nomor Kartu Keluarga (NKK) ganda yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), ternyata Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga mengetahui hal ini.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.