Jumat, 16 November 2018 17:11:00
BBKSDA Riau: Harimau Diantara Ruko di Inhil, Sorot Matanya Tajam dan Agresif
Oleh: Redaksi
Jumat, 16 November 2018 17:11:00
TEMBILAHAN(POROSRIAU.COM)- Kepala BBKSDA Riau, Suharyono menyebutkan sejauh ini harimau yang terjebak di antara ruko warga di kawasan pasar yang padat penduduk di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir adalah harimau yang agresif dan aktif.
"Pagi tadi, harimau ini mau memamakn daging segar yang kita berikan. Sorot matanya tajam, dan agresif," ujar Suharyono, Jumat (16/11/2018).
Ditambahkan Suharyono, sejauh ini BKSDA telah menurunkan tim di Pulau Burung yang berjumlah 12 orang, termasuk di dalamnya tenaga medis. "Saat ini sedang dilakukan persiapan-persiapan untuk mengambil tindakan," tambah Suharyono.
Beberapa hari yang lalu, Rabu (14/11/2018) Balai Besar Konsevasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan adanya harimau sumatera yang terjebak di antara ruko milik warga di kawasan pasar Pulau Burung,Inhil.
Kepala Balai Besar KSDA Riau menurunkan Tim Rescue untuk melakukan evakuasi. Tim dipimpin langsung oleh Kepala Bidang KSDA Wil. I, Mulyo Hutomo. Akses menuju TKP harus di tempuh dengan kendaraan darat dan Air.
Jalur darat via Teluk Meranti terputus di Pulau Muda, Kab. Pelalawan sehingga Tim memutar bergerak melalui Tambilahan, Kab. Indragiri Hilir.
Kendala ditemui karena sore hari speed menuju lokasi sudah tidak ada lagi. Aksesibilitas menuju dan keluar dari TKP menjadi tantangan terberat Tim untuk bisa cepat berada di lokasi.
Terpaksa Tim menunggu hingga pagi untuk sampai ditujuan. Namun berbagai upaya dikomunikasikan oleh Tim dengan aparat keamanan maupun aparat pemerintahan di TKP guna menjamin keberadaan Harimau tersebut dan keamanan warga yang selalu harus mengambil jarak dari si belang untuk keselamatan keduanya.
Jaring ditebar diantara kayu kayu bawah ruko warga untuk mengupayakan Harimau tidak lari walaupun memang pada saat itu si belang tidak dapat bergerak maju maupun mundur dari sela ruko.Sesampainya ditujuan, Tim segera menyusun strategi.
Bersama BPBD, Polsek, Koramil, aparat Kecamatan dan warga setempat Tim melakukan pemetaan ruko 4 blok tersebut. Harimau yg telah lolos dari celah ruko masuk ke kolong bawah ruko dimana ketinggian kolong ruko kurang dari 75 cm.
Pada sekitar pukul 13.00 WIB didapat gambar satwa tersebut dari celah pipa lobang pembuangan kamar mandi. Tim menunggu posisi tembak bius yang tepat.
Sekitar 25 menit kemudian tembakan pertama dilakukan, setelah menunggu 15 menit, Tim memasuki kolong ruko.
Penyisiran seluruh sudut dilakukan saat efektif bius berkisar kurang lebih 2 jam, dikarenakan sempitnya lorong ruko menyulitkan Tim mememukan Harimau tersebut.
Berselang 60 menit kemudian, Tim baru menemukan celah perselisihan pondasi ruko tempat satwa masuk dan bersembunyi terkurung.
Tim kembali memulai membuat lebih luas pipa pembuangan kamar mandi tempat terkurungnya Harimau tersebut untuk memasukkan lampu dan vidio agar dapat memastikan posisi tembak yang ke 2. (rdh/*/tnc)
Editor: Ridho
Wako Zulkifli AS Ikuti Rekor Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Riau
6 tahun laluRakor pembahasan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau dipimpin langsung oleh Gubernur Riau
Naas, Personil Koramil Kateman Inhil Tewas Ditikam Remaja 21 Tahun
9 tahun laluSerda Musaini (55) yang merupakan personil Koramil 06 Kecamatan Kateman, tewas ditikam di depan Pos Bhabinsa Tagaraja
Bawa Sabu, Warga Palembang Dibekuk Polsek Kateman Di Pelabuhan Simpang Kiri
9 tahun laluPersonil Polsek Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengamankan satu orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Jumat (28/7)
Bupati Wardan Apresiasi Semangat Keagamaan Di Kalangan Generasi Muda
9 tahun laluKegiatan yang mendatangkan empat orang penceramah dari Pekanbaru ini diawali dengan shalat Isya berjamaah yang diimami Bupati Wardan ini dihadiri Ketua PKK Hj Zulaikhah Wardan, unsur Forkopimda, serta ratusan pelajar yang memadati gedung ini.
Ini Penjelasan Kepala BKSDA Riau, Warga yang Diterkam Harimau Sumatera di Pelangiran
8 tahun laluTELUK MERANTI (POROSRIAU.COM)— Kembali Harimau Sumatera menyerang manusia, kali ini satu orang warga bernama Yusri Efendi (34) meninggal dunia akibat gigitan dikepala. Warga asli









