Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • INHIL
  • Masyarakat Pungkat Kembali Demo Kantor Bupati
Kamis, 12 Januari 2017 07:42:00

Masyarakat Pungkat Kembali Demo Kantor Bupati

Kamis, 12 Januari 2017 07:42:00
BAGIKAN:
Int
Masyarakat Pungkat Kembali Demo Kantor Bupati.

TEMBILAHAN(POROSRIAU.COM) - Ratusan masyarakat Desa Pungkat Kecamatan Gaung kembali melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (11/1/2017).Sebab hingga saat ini, persoalan antara PT Setia Agrindo Lestari (SAL) dengan masyarakat masih belum kunjung tuntas.

 

Diketahui, sejak masuknya perusahaan tersebut, masyarakat menilai sangat mengganggu ketentraman dan sangat tidak menguntungkan. Bagaimana tidak, kehadiran PT SAL hanya membuat warga setempat dirugikan materi seperti menurunnya pendapatan.

 

"Kemana lagi kami mengadu kalau bukan kepada pak Bupati, perusahaan itu sangat meresahkan warga. Banyaklah keluhannya dari pada senangnya," kata Ketua Organisasi Rakyat Pungkat Bersatu (ORPB), Asmar.

 

Selanjutnya, beberapa peserta aksi lainnya juga menjelaskan bahwa semenjak PT SAL masuk ke wilayahnya, kesengsaraan masyarakat semakin tampak, terutama dari hasil pendapatan.

 

Pasalnya, kondisi perkebunan perkelapaan saat ini sudah sangat rusak akibat serangan hama kumbang, kera, babi dan bahkan beruang.Tak hanya itu, dari sisi kebersihan air sungai juga dinilai sudah sangat berpengaruh atas pengoperasian pihak perusahaan dan sudah tidak bisa lagi dijamin lagi.

 

Sebelumnya, masyarakat setempat masih bisa menggunakan air sungai sebagai kebutuhan minum dan memasak.Lebih mirisnya lagi, binatang buas seperti beruang sudah berkeliaran di pemukiman warga. Lagi-lagi ulah pihak perusahaan yang dinilai terlalu menggundulkan hutan.

 

"Sebulan yang lalu, binatang itu sudah mengobrak abrik sekolah kami yang tidak pernah terjadi sebelumnya, seperti babi dan beruang. Binatang ini sudah sampai di depan pintu sekolah. Apa yang kami rasakan selama perusahaan masuk, jangankan ngasih buku dan baju, ngasih pendapat aja tidak," ujar salah seorang peserta aksi, Arismadianto.

 

Sementara itu, berdasarkan penelusuran pihak Wahli Riau, berizinan PT SAL di Desa Pungkat tersebut dinilai ada beberapa keganjalan. Hal itu dipandang dari sisi alam dengan bentuk izin tertulis.

 

Selain itu, pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru juga menyampaikan hampir serupa. Bahkan kata Devi Indriani, salah seorang pengurus LBH menyebutkan kalau di lokasi perusahaan masih ada pengoperasian pekerjaan yang baru terlaksana.

 

"Bulan Desember 2016 kemarin, kami ke lokasi dan ditemukan pembuatab kanal baru yang usianya diperkirakan baru 4 bulan, seterusnya juga ada ditemukan penanaman bibit sawit baru. Padahalkan mereka sudah diminta untuk stop sementara," bebernya. (MC Riau)

Editor: Chaviz

Sumber: MC Riau

  Berita Terkait
  • Dana Desa Tak Kunjung Dicairkan, Sejumlah Kades di Bengkalis Ancam Geruduk Kantor Bupati

    8 tahun lalu

    Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkait tunda bayar terhadap Dana Desa (DD) yang disampaikan lansung Sekdakab Bengkalis H. Bustami HY dalam Rapat Paripurna Laporan Pertanggaungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 di Gedung DPRD, Senin (6/8/1

  • Soal Aksi Demo PT Ivomas, Pemkab Siak Waspadai Provokasi Aktor Intelektual

    9 tahun lalu

    Berdasarkan hasil laporan aparatur setempat, diperoleh data bahwa peserta aksi yang murni berasal dari masyarakat Sakai Kandis, dalam aksi menuntut PT Ivomas Tunggal di Kantor Gubernur Pekanbaru Rabu (15/03) kemarin, hanya berjumlah sekitar 30-an dari 200

  • Dorong Kasus Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Dipercepat, Mahasiswa 'Segel' Gedung DPRD

    7 tahun lalu

    BENGKALIS (POROSRIAU.COM) - Aksi demo lanjutan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (AMPERA) berujung penyeggelan Kantor DPRD Bengkalis, Selasa (25/06).  

  • Terkait Izin Alfamart, Mahasiswa UPP Kembali Demo di Kantor Bupati Rohul

    10 tahun lalu

    Belum puas dengan hasil Demontrasi pada Rabu (27/10/2016) lalu di Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar aksi damai di lokasi yang sama, Pada Selasa (1/11/2016) siang.

  • KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Muhamad

    10 tahun lalu

    DPD LIRA BENGKALIS meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkan Wakil Bupati Bengkalis, Riau yakni Muhammad sebagai tersangka dalam kasus korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.