- Home
- INTERNASIONAL
- Amerika Serikat Keluar Dari UNESCO
Jumat, 13 Oktober 2017 07:34:00
Amerika Serikat Keluar Dari UNESCO
Oleh: Redaksi
Jumat, 13 Oktober 2017 07:34:00
POROSRIAU.COM--Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyampaikan pengumuman untuk keluar dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO pada Kamis (12/10). Mereka menuding badan khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu telah bertindak bias anti-Israel.
Juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Heather Nauert mengatakan Washington akan membentuk 'misi pengamat' untuk menggantikan perwakilannya di lembaga yang berkantor pusar di Paris tersebut.
Awal mula peristiwa ini karena Amerika Serikat dibuat geram pada 2011 ketika semua anggota UNESCO memberikan hak keanggotaan penuh kepada Palestina, meski mendapat tentangan dari sekutunya Israel.
Washington sendiri menentang langkah apapun yang dilakukan oleh badan-badan khusus PBB untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Mereka berkeyakinan bahwa hal ini harus menunggu kesepakatan damai Timur Tengah yang tengah dinegosiasikan.
Akan tetapi, pemerintahan Presiden AS Donald Trump juga telah melakukan banyak peninjauan tentang komitmen multilateralnya, yakni mengedepankan kebijakan luar negerinya America First.
Menurut Nauert, Deplu AS telah memberi tahu Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova tentang keputusan mereka pada Kamis pagi waktu setempat.
“Keputusan ini tidak dapat dianggap enteng, dan mencerminkan kekhawatiran AS akan meningkatnya tunggakan di UNESCO, kebutuhan akan reformasi fundamental dalam organisasi tersebut, dan berlanjutnya bias anti-Israel di UNESCO,” bunyi pernyataan.
Nauert menambahkan, Amerika Serikat juga menunjukkan kepada direktur jenderal itu soal keinginan untuk tetap terlibat dengan UNESCO sebagai negara pengamat non-anggota demi menyumbangkan pandangan, perspektif dan keahlian AS mengenai beberapa isu penting yang dilakukan oleh organisasi tersebut, termasuk perlindungan warisan dunia, mendukung kebebasan pers serta mempromosikan kolaborasi ilmiah dan pendidikan.(AFP/BS)
Editor: Chaviz
Gara-gara Izin Ekspor, Nasib Freeport Tahun Ini di Ujung Tanduk
10 tahun laluPOROSRIAU.COM-- Pemerintah tengah berjuang untuk meningkatkan nilai tambah hasil mineral dalam negeri. Salah satunya, dengan meminta perusahaan tambang yang beroperasi di dalam negeri harus mengolah mineral melalui pabrik pengolahan dan pemurnian atau sme
Belum Ada Keputusan Saat Trump Berceloteh akan Serang Suriah
8 tahun laluCelotehan pagi Presiden Donald Trump bahwa 'sebuah rudal terbaru yang bagus dan pintar akan segera ditembakkan ke Suriah' ternyata dilontarkan sebelum membahasnya dengan pihak terkait, termasuk para pejabat keamanan Amerika Serikat beserta negar
Ikan Penis Gegerkan Pantai California
7 tahun laluIkan penis tersebut terlihat di Pantai Drake, yang terletak 80 km dari San Fransisco. Ikan penis sering juga disebut sebagai 'penjaga penginapan yang gemuk (fat innkeeper)'.
Apical dan Cepsa Memulai Pembangunan Pabrik Biofuel Generasi Kedua (2G) Terbesar di Selatan Eropa
2 tahun laluMelalui perjanjian jangka panjang, Apical akan menyuplai bahan baku 2G ke pabrik baru ini, yang diharapkan dapat membantu dalam mengatasi tantangan utama di industri ini terkait ketersediaan bahan mentah untuk produksi SAF.
Dukung Budaya Membaca, Apical Gelar Seminar Memahami Karakteristik Anak untuk Meningkatkan Minat Baca
2 tahun laluSeminar ini dilaksanakan di SDN 008 Kel.Lubuk Gaung dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 008, Lismini, S.Hum, perwakilan manajemen Apical Group, Kamero Bangun, dan narasumber Aulia Miftahul Jannah, S.Psi.









