Jumat, 17 April 2026
Senin, 14 November 2016 14:23:00

Abrasi Meranti Capai 15 Meter/Tahun

Senin, 14 November 2016 14:23:00
BAGIKAN:

Meranti (Porosriau.com) - Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Kepulauan Meranti,  menyebut bahwa abrasi di wilayah pesisir Provinsi Riau itu rata-rata mencapai 15 meter per tahun.
 
Sekretaris BPPD Kepulauan Meranti, Muhammadiah di Selatpanjang, Sabtu, mengaku, abrasi terjadi karena wilayah kepulauan ini berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka.
 
"Dalam satu tahun, abrasi di (Kepulauan) Meranti capai 15 meter, sementara sementara di daerah lain wilayah pulua itu 10 meter," katanya seperti dilansir antarariaucom.
 
Ia mengatakan, Meranti terletak di gugusan terdepan dan bagian terluar Indonesia, terpisah oleh Selat Malaka karena berbatasan langsung negeri jiran Malaysia.
 
Secara otomatis, lanjutnya, wilayah kepulauan tersebut hanya menerima dampak gelombang dari air laut selat itu berupa pengikisan pantai.
 
"Selat Malaka adalah jalur pelayaran internasional. Pada musim tertentu, arus laut selat ini berkekuatan cukup besar. Di jalur ini, pelayaran dikenal cukup sibuk," terangnya.
 
Akibat abrasi, bebernya, luas wilayah daratan di Meranti berkurang seperti pada beberapa tempat terjadi pembentukan tanjung atau tanah  yang menganjur ke laut.
 
Kepulauan Meranti terdiri dari Pulau Tebing Tinggi, Pulau Padang, Pulau Merbau, Pulau Ransang, Pulau Topang dan Pulau Manggung. Lalu Pulau Panjang, Pulau Jadi, Pulau Setahun, Pulau Tiga, Pulau Baru, Pulau Paning, Pulau Dedap,Pulau Berembang dan Pulau Burung.
 
"Tingginya laju abrasi di Meranti, membuat pemerintah daerah cukup khawatir bila erosi pantai hilangkan luas daratan kita," ucap Muhammadiah.
 
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kepulauan Meranti, Mamun Murod sebelumnya menyebut, abrasi pada wilayah ini tidak dapat dihindarkan.
 
Berdasarkan data pihaknya tahun 2014, abrasi terjadi di bagian wilayah pesisir khususnya bagian terluar seperti di Pulau Merbau, Pulau Padang dan Pulau Rangsang total sekitar 1.956 hektare.
 
Abrasi paling parah terjadi di Pulau Rangsang telah mencapai 1.427 hektare meliputi panjang pantai 73,51 kilometer dengan lebar 355 meter.
 
Belum lagi intrusi atau masuknya air laut ke wilayah daratan, sebabkan matinya tanaman kopi 135 hektare atau 11,5 persen dari luas kebun kopi di Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir 1.175 hektare.
 
"Tanaman kelapa dalam juga ikut rusak seluas 4.660 hektare, dan tanaman karet sekitar 6.265 hektare di Kecamatan Rangsang Pesisir," ucapnya.***

Editor: Mus.R

Sumber: Riaupembaruan

  Berita Terkait
  • Jemput Bola Kejar Dana APBN, Wakil Bupati Dan Ketua DPRD Meranti Beserta Kepala Desa Sambangi Beberapa Kementrian

    8 tahun lalu

    Kondisi APBD Kepulauan Meranti yang terus menurun kini berkisar diangka 1.1 Triliun rupiah dinilai tak cukup untuk menggesa pembangunan Kabupaten dalam rangka mengejar ketertinggalan, apalagi sebagai Kabupaten baru yang masih seumur jagung.

  • Bahas Pengelolaan Gambut Berkelanjutan, Bupati : Terimakasih kepada UGM yang Telah Mendukung Penuntasan Masalah Gambut di Meranti

    8 tahun lalu

    JOGJAKARTA(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si menggelar pertemuan dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, pertemuan itu membahas Kerja Sama Pengelo

  • Bupati Irwan Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur di 3 Kecamatan

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan SKPD terkait melakukan peninjauan proyek pembangunan infrastruktur di tiga Kecamatan, kunjungan kerja ini dalam rangka mensu

  • Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Rangsang Barat, Sekda : Saya sangat bangga dengan hasil pertanian masyarakat Rangsang Barat.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Kegiatan Musrenbang Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti terus berlanjut, kali ini digelar di Kecamatan Rangsang Barat, kegiat

  • Kepala Desa Pertama Dilantik Setelah UU No. 23, 2014

    10 tahun lalu

    Meranti(POROSRIAU.com) - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si melakukan pelantikan Penjabat (Pj) Kepala Desa persiapan Bina Sempian, Kecamatan Rangsang Pesisir, Pranoto, bertempat dihalaman Kantor Desa persiapan Bina Sempian, Rabu (10/8

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.