Senin, 20 April 2026
  • Home
  • MERANTI
  • Butuh Penyelesaian Serius, 54 Mantan Karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati Terlantar
Selasa, 25 Juli 2017 15:13:00

Butuh Penyelesaian Serius, 54 Mantan Karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati Terlantar

Oleh: manik
Selasa, 25 Juli 2017 15:13:00
BAGIKAN:
Int
Ilustrasi

MERANTI(POROSRIAU.COM)- Persoalan gaji dan pesangon 54 pekerja (52 supir serta 2 mekanik) mantan karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati yang habis masa kerjanya, hingga saat ini belum kunjung terselesaikan, sehingga

menyebabkan mereka seperti diterlantarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Amriuzi, salah seorang mantan karyawan yang juga selaku koordinator tuntutan menjelaskan kepada PorosRiau.com mereka ditelantarkan pihak perusahaan sub kontraktor PT. EMP Malacca Straits  di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yakni PT Laut Jawa Makmur Sejati, yang terkesan lepas tangan begitu saja, tuturnya Senin (24/7/2017).

Memang masa kerja mereka habis tanggal 30 Juni 2017 lalu, namun apa yang menjadi hak mereka tak kunjung dibayarkan, seperti pesagon dan gaji kami dari bulan Maret sampai Juni 2017 pun belum dibayar oleh  perusahaan, itulah sebabnya kami meminta pada perusahaan dan disetujui sebanyak 28 unit Truck sebagai jaminan yang mana truck tersebut diparkir di area PT EMP Malacca Straits, ucap Amriuzi lagi.

Lebih jauh Amriuzi menjelaskan, hampir  2,5 tahun kami bekerja di perusahaan tersebut, dan pembayaran gaji selalu tidak tepat waktu. Uang cuti tidak pernah dibayar oleh pihak perusahaan.

Sekarang kontrak kerja kami sudah habis, jadi kami menuntut hak, dan kami sudah melayangkan surat ke Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Dinas Tenaga Kerja Meranti bahkan ke Komisi A DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, setelah ini kami juga akan mengirimkan surat pemebritahuan kepada Polres Kepulauan Meranti, bahwa 28 truck milik perusahaan itu bukanlah disandera melaikan sebagai jaminan.

Atas persoalan yang dialami para mantan karyawan tersebut, telah disampaikan tuntutan pada pihak perusahan sebanyak 6 ponit :

 

 

1.PESANGON SUPIR PERORANG Rp. 9 JT.

2.GAJI PERBULAN RATA2 4.2 JT/ORANG X 4 BLN X 52 ORANG.

3.DUIT CUTI PERTAHUN I BLN GAJI POKOK X 3 TAHUN X 52 ORANG.

4.DUIT RAPEL SELAMA 3 TAHUN.

5.UANG TUNGGU/KETERLAMBATAN GAJI SESUAI DISNAKER PERTAHUN 15 JT/ORANG X 2 TAHUN.

6.PESANGON TAHUN 2014 LEBIH KURANG 6 JT/ORANG X 22 ORANG.

 

KOORDINATOR TUNTUNTAN PARA SUPIR

1. TASARUDA HP. 0852 6465 2412

2. AMIRUZI HP. 0812 7611 1522.

Menanggapi hal itu, Azhar salah seorang kordinator lapangan PT Laut Jawa Makmur Sejati, saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan peristiwa pemberian jaminan 28 unit truck kepada mantan karyawan perusahaannya bekerja. truck tersebut parkir di areal PT EMP Malacca Straits.

Menurutnya , kendala pembayaran gaji 54 mantan karyawan tersebut disebabkan PT EMP Malacca Straits belum merealisasikan invoice atau pengajuan dana dari PT Laut Jawa Makmur Sejati, yang hampir mencapai 6 milyar rupiah.

Azhar menambahkan, hingga saat ini bukan hanya karyawan kami saja yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji, tapi justru karyawan PT EMP Malcca Straits juga sama. Meski dalam kondisi seperti ini, bebarapa waktu lalu kami sempat menawarkan kepada 54 mantan karyawan itu gaji 2 bulan terlebih dahulu, namun mereka tidak dapat menerima, mereka tetap meminta pembayaran tuntas dengan pesangon, sedangkan kondisi keuangan perusahaan belum mampu.

Kami terrus mengupayakan dan berkomunikasi dengan pihak PT EMP Malacca Staris, mudah mudahan segera membuahkan hasil, agar persoalan gaji dan pesangon mantan karyawan kami ini dapat segera diselesaikan, ucap Azhar.(sabara)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Otto Hasibuan, Strategi Baru Pembelaan Novanto Hadapi KPK

    9 tahun lalu

    Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsar meyakini kehadiran Otto Hasibuan sebagai pengacara Setya Novanto bakal membawa strategi khusus dalam pembelaan. Otto dikenal memiliki karakter berbeda dengan pengacara

  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    10 tahun lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • Berikut Nama-Nama Tersangka Dan Kejahatannya

    10 tahun lalu

    Rohil(POROSRIAU.com) - Kepolisian Sektor ( Polsek ) Bangko,Rokan Hilir Riau ekspos 3 kasus yang berbeda, ekspos dipimpin langsung Kapolsek Bangko AKP.Agung Triadi.SIK di aula Mapolsek,Jalan Perwira,Kamis (4/8/16) siang didampingi Wakapolsek AKP.Dodi dan K

  • Kisah Gurkha: Mogok Bertempur karena Adzan dan Takbir

    8 tahun lalu

    Kebanggaan terhadap korps ini sangtlah besar. Sosok pasukan ini begitu diagungkan di Pakistan. Bahkan kegemilangannya selalu ditarik hingga peristiwa kekalahan pasukan Iskandar Zulkarnain, pada masa awal Masehi saat menyerbu wilayah anak benua Asia, yakn

  • Perdagangan Manusia Terbesar Di Timur Tengah Berhasil Terungkap

    7 tahun lalu

    Mabes Polri tengah memproses delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perdagangan sekitar 1.200 orang ke negara-negara di Timur Tengah sebagai tenaga kerja ilegal.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.