Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • MERANTI
  • Disbun Meranti: Program LEM, Satu Upaya Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat.
Sabtu, 24 November 2018 15:13:00

Disbun Meranti: Program LEM, Satu Upaya Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat.

Oleh: Manik
Sabtu, 24 November 2018 15:13:00
BAGIKAN:
MERANTI(POROSRIAU.COM) - 
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perkebunan dan Hortikultura terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui Program Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM), program pemberdayaan masyarakat ini terselenggara atas kerjasama antara Pemkab. Meranti dengan pihak Kementrian.
 
"Program LEM ini adalah salah satu upaya kita untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonominya," ujar Sekretaris Dinas Perkebunan dan Hortikultuta Meranti Agustia Widodo, saat berbincang dengan wartawan, diruang kerjanya kemarin.
 
Dijelaskan Widodo, program LEM ini hanya dilaksanakan di dua Kabupaten Kota Se-Riau yakni Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Inhil. 
 
Tahapan pelaksanaan sendiri dijelaskan Widodo, diawali dengan Bimbingan Teknis di Provinsi Riau untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pengurus LEM terkait tugas dan fungsi LEM itu sendiri, selanjutnya dalam menjalankan prakteknya pengurus LEM akan didampingi oleh Fasilitator dari Provinsi.
 
"Untuk wilayah Kepulauan Meranti sendiri kepengurusan Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM), sudah dibentuk di 3 Desa yakni Desa Kundur, Desa Lukun dan Desa Kedaburapat," jelas Widodo.
 
Lebih jauh dijelaskan Wododo, Pembentukan LEM ini setelah di lakukan sosialisai dan pemilihan melalui berbagai kriteria sehingga terbentuklah kepengurusan LEM yang terdiri dari Ketua Sekretaris dan Bendahara serta anggota. Status kepengurusan LEM memiliki Akta Notaris oleh Pemerintah Pusat.
 
"Kita berharap kedepannya, Lembaga ini bisa menjalankan program dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan menggali berbagai potensi  SDA dan SDM yang ada diwilayah kerjanya masing-masing," papar Widodo.
 
Program LEM ini dikatakan Wododo, juga diharapkan mampu memutus mata rantai kegiatan monopoli pengelolaan dan pendistribusian sumber alam di tengah tengah masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sistem ijon.
 
"Dengan begitu Lembaga LEM akan mampu mensejahterakan anggota dan mampu maningkatkan taraf ekonomi masyrakat," ucap Mantan Sekretaris BKD Meranti itu.
 
Dan yang tak kalah penting dengan kehadiran Lembaga LEM di Kepulauan Meranti akan mampu menjadi sarana pendistribusian hasil-hasil produksi perkebunan mayarakat yang otomatis akan memudahkan masyarakat menjual hasil kebun dengan harga pasaran yang relatif lebih baik. 
 
Dijelaskan Widodo, ditiap wilayah Lembaga LEM menjalankan progran pemberdayaan sesuai dengan potensi dan kearifan lokal setempat, seperti di Desa Kedabu Rapat untuk tahap awal akan fokus pada pengambangan Kopi Liberika yang saat ini tengah gencar-gencarnya dibudidayakan oleh masyarakat, untuk Desa Kundur khusus mengembangjan sayur-mayur dan serai wangi yang diolah minyaknya.
 
"Kedepan Lembaga LEM ini bukan saja bergerak dala hal pengelolaan hasil perkebunan, lebih dari itu akan mampu mendukung dan melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan yang berorientasi dibidang pembiayaan hasil-hasil produksi masyarakat lainnya," pungkas Widodo, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Hortikultura Meranti. (nik/***).
Editor: Chaviz fernandes

  Berita Terkait
  • Pandangan Umum Fraksi - Fraksi Tentang Nota Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti 2018

    9 tahun lalu

    Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, menargetkan Pendapatan pada tahun 2018 sebesar Rp. 1,08 Triliun lebih. Pendapatan Asli Daerah Pada tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan meranti menargetkan sebesar Rp. 93 Milyar lebih, terjadi pe

  • Gelar Pertemuan Dengan BRG dan Peneliti UGM Bahas Pengelolaan Restorasi Gambut, Bupati Irwan: berharap kedepan komunikasi yang baik itu akan terus terbina.

    8 tahun lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan Badan Restorasi Gambut (BRG RI), dalam rangka membahas Pengelolaan Pilot Project Restorasi Gamb

  • Bahas Pengelolaan Gambut Berkelanjutan, Bupati : Terimakasih kepada UGM yang Telah Mendukung Penuntasan Masalah Gambut di Meranti

    8 tahun lalu

    JOGJAKARTA(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si menggelar pertemuan dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, pertemuan itu membahas Kerja Sama Pengelo

  • Ini Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulaian Meranti H. Said Hasyim menyampaikan Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Fraksi Tentang Penyampaian LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017, pa

  • Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Rangsang Barat, Sekda : Saya sangat bangga dengan hasil pertanian masyarakat Rangsang Barat.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Kegiatan Musrenbang Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti terus berlanjut, kali ini digelar di Kecamatan Rangsang Barat, kegiat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.