Kamis, 19 April 2018 20:42:00
Salut.. Pemilik Swalayan Top 99 Sepakat Berdamai, Keluarga Leha Kini Bernafas Lega
Oleh: Manik
Kamis, 19 April 2018 20:42:00
SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) -
Mantan karyawan Swalayan Top 99 bernama Leha (18) dan keluarganya kini bernafas lega setelah hasil mediasi, dengan pemilik Swalayan Top 99 Sujadi alias Ahwat sepakat berdamai.
Kesepakatan damai oleh ke 2 belah pihak, terkait peristiwa pencurian yang dilakukan Leha namun
berujung adanya dugaan unsur pemerasan yang dilakukan pemilik Swalayan Top 99 itu beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, pemilik Swalayan Top 99 sempat menuntut keluarga Leha untuk membayar sebesar 24 juta rupiah, dan surat tanah juga turut dijadikan sebagai jaminan, namun setelah adanya kesepakatan damai, semua tuntutan berikut surat tanah tersebut akhirnya akan dikembalikan pihak Swalayan kepada pemiliknya atau pihak keluarga Leha.
Dari Pantauan POROSRIAU.COM Kamis (19/4/2018) siang, mediasi itu dilakukan di Swalayan Top 99 Lantai II, Jalan Kartini, Selatpanjang, dengan menghadirkan pihak pemilik Swalayan, pihak keluarga Leha yang diwakili ibunya bernama Sri, pihak kepolisian serta puluhan wartawan.
Pemilik Swalayan Top 99 bernama Sujadi alias Ahwat didampingi istrinya Memei dan keluarga Leha pun saling menyampaikan permohonan maaf atas apa yang telah terjadi hingga persoalan tersebut menjadi perbincangan berbagai pihak di kota Selatpanjang.
Ahwat mengatakan, sebenarnya kami tidak berniat untuk mempersulit apalagi melakukan pemerasan terhadap pihak keluarga mantan karyawan kami itu, ucapnya.
Sementara ibunya Leha bernama Sri mengucapkan terimakasih kepada pemilik Swalayan karena tidak melanjutkan tuntutan 24 juta dan berjanji akan mengembalikan surat tanah yang sempat dijadikan jaminan itu.
"Kita mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Ahwat yang mau mengembalikan surat tanah kami, dan terimakasih juga kepada bapak-bapak wartawan yang telah membantu mendampingi pihak keluarga kami dalam menghadapi permasalahan ini," ungkap Sri dengan rasa haru hingga meneteskan air mata.
Dihadapan petugas Kepolisian dan awak media yang turut menyaksikan, ke 2 belah pihak tampak saling bersalaman sebagai tanda bahwa permasalahan yang terjadi telah diselesaikan secara kekeluargaan.(nik)
Editor: Chaviz fernandes
Diduga Bos Swalayan Top 99 Peras Seorang Karyawan
8 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Terlampau, Sujadi alias Ahwat, pemilik Swalayan Top 99 di Jl. Kartini Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti ini, sungguh tidak berpe
Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan
10 tahun laluPada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik
Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak
9 tahun laluDi Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.
Gelar Pertemuan Dengan BRG dan Peneliti UGM Bahas Pengelolaan Restorasi Gambut, Bupati Irwan: berharap kedepan komunikasi yang baik itu akan terus terbina.
8 tahun laluJAKARTA(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan Badan Restorasi Gambut (BRG RI), dalam rangka membahas Pengelolaan Pilot Project Restorasi Gamb
Tendang Siswa, Guru Minta Maaf Kepada Keluarga Dan Sepakat Damai
10 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.com) - Setelah pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 33 Pekanbaru, Riau melakukan mediasi antara siswanya AE (13) yang diduga telah dianiaya seorang guru agama, Hn (40), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.









