Senin, 06 Juli 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Tendang Siswa, Guru Minta Maaf Kepada Keluarga Dan Sepakat Damai
Kamis, 15 September 2016 09:33:00

Tendang Siswa, Guru Minta Maaf Kepada Keluarga Dan Sepakat Damai

Kamis, 15 September 2016 09:33:00
BAGIKAN:
Ilustrasi
PEKANBARU (POROSRIAU.com) - Setelah pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 33 Pekanbaru, Riau melakukan mediasi antara siswanya AE (13) yang diduga telah dianiaya seorang guru agama, Hn (40), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
 
 "Kita sudah pertemukan keluarga siswa dengan guru yang bersangkutan di Sekolah beberapa waktu lalu dan akhirnya mereka sepakat berdamai," kata Kepala Sekolah SMPN 33 Pekanbaru, Edison Malau saat berbincang dengan GoRiau.com di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (14/9/2016) siang.
 
"Terkait kejadian yang ternyata kesalah pahamanan itu, kita dari pihak sekolah juga sudah meminta maaf dengan pihak keluarga siswa, juga guru yang bersangkutan sudah meminta maaf secara pribadi," imbuhnya.
 
Hn yang menjadi terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap siswanya saat jam pelajaran itu mengaku jika dirinya tidak menyangka akan sampai ke ranah hukum.
 
"Saya tidak sengaja, kemarin itu saya lagi bercanda dengan siswa-siswi lain. Tauhunya, kaki saya kena Dia (AE). Saya tidak menyangka seperti ini jadinya," ungkapnya saat dijumpai GoRiau.com di Mapolresta Pekanbaru, Rabu siang.
 
Terpisah, Ss (43) saat dikonfirmasi GoRiau.com mengakui jika Ia sudah sepakat berdamai dengan Hn maupun pihak sekolah. "Mereka (Hn dan pihak sekolah) sudah datang ke rumah, minta maaf karena kejadian itu. Kami sudah maafkan dan berdamai," tukasnya.
 
Pantauan GoRiau.com, terlihat Kepala Sekolah SMPN 33 Pekanbaru serta pejabat sekolah lainnya dengan mengenakan seragam kemeja putih celana hitam ikut mendampingi pemeriksaan terlapor Hn di Unit PPA Polresta Pekanbaru.
 
Hingga berita ini diterbitkan, terlapor Hn masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Pekanbaru, terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang siswa saat jam pelajaran berlangsung beberapa waktu lalu.
Editor: Muhammad

Sumber: goriau.com

  Berita Terkait
  • Salut.. Pemilik Swalayan Top 99 Sepakat Berdamai, Keluarga Leha Kini Bernafas Lega

    8 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Mantan karyawan Swalayan Top 99 bernama Leha (18) dan keluarganya kini bernafas lega setelah hasil mediasi, dengan pemilik Swalayan Top 99 Sujadi alias Ahwat sepakat

  • Setelah Mediasi dan Sepakat Damai, Murid SMA di Inhu Peluk Kepsek yang Dipukulnya

    7 tahun lalu

    Humas Polres Inhu Aipda Misran mengatakan, mediasi dilakukan di SMA Negeri 2 di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu. Dalam mediasi ini, kepala sekolah, Bambang Fajrianto (49) selaku pihak pertama, dan siswa, A (19) selaku pihak kedua.

  • Tak Beri Selamat Jokowi, Ini Pidato Lengkap Prabowo Tanggapi Putusan MK

    7 tahun lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Prabowo Subianto memberikan pidatonya setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sidang sengketa Pilpres 2019. Meski tidak memberi selamat kepada pasangan Joko Widodo (Jo

  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    10 tahun lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan

    10 tahun lalu

    Pada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.