Kamis, 09 November 2017 19:31:00
Astaga! Usai Semburkan Gas Berapi, Kini Sumur Di Balikpapan Ini Semburkan Gas Bercampur Lumpur Setinggi 20 Meter
Oleh: Redaksi
Kamis, 09 November 2017 19:31:00
Warga Balikpapan Takut
BALIKPAPAN(POROSRIAU.COM) - Kegelisahan dirasakan warga RT 10 kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pasalnya, sumur yang sebelumnya menyemburkan gas berapi kini menyemburkan gas bercampur air dan lumpur setinggi 20 meter. Bahkan hingga pukul 18.42 Wita, Kamis (9/11/2017) semburan itu tak kunjung berhenti.
"Tadi ketika saya di teras rumah terdengar suara semburan keras. Saya cek ternyata tingginya sudah melebihi pohon mangga itu," kata Octavianto, Kasi Ops Basarnas Balikpapan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi semburan.
Dia lantas menginstruksikan personelnya untuk melakukan pemeriksaan. "Tolong diperiksa, jangan ada warga yang mendekat, terutama yang merokok," ucapnya memerintahkan seorang anggota Basarnas.
Kondisi ini dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD), Suseno yang telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pertamina RU V dan Total E&P Indonesie serta kontraktor proyek pembangunan apartemen.
"Iya, sejak dini hari sampai sekarang masih menyembur gas bercampur air. Langkah awal gas dibiarkan habis dengan sendirinya," ucap Suseno yang juga mengingatkan warga untuk tidak mendekat dengan radius 50 meter.
"Juga tidak boleh ada api sekecil apa pun dekat semburan. Tidak boleh ada warga yang merokok. Itu yang kami jaga dan ingatkan. Petugas juga kami siagakan di lokasi bersama unit mobil pemadam untuk antisipasi," tegasnya.
DLH mengategorikan sumur yang menyemburkan gas bercampur air dan lumpur itu merupakan sumur dangkal dengan kedalaman hingga 35 meter. DLH juga akan memperketat pengeboran sumur dalam di kota Balikpapan.
"Diperketat khususnya di kawasan timur dan selatan yang beberapa kali terjadi semburan gas. Kami juga berkomunikasi dengan ahli geologi untuk memetakan wilayah berpotensi gas," ucap Suryanto, Kepala DLH Balikpapan.
Sementara soal rumah yang terbakar dan terkena dampak semburan gas beberapa hari lalu, Project Manager PT Cipta Graha Kanaka (CGK), Hari Widodo mengaku sudah mencarikan rumah sewa untuk korban.
"Kami juga menanggung konsumsi untuk warga karena mereka tidak boleh menyalakan api untuk memasak. Kalau rumah yang ludes juga diinventarisir dan akan kami bangun ulang," sebutnya.
Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 3 rumah warga dan bangungan bedeng 4 pintu pada Senin, 6 November kemarin. Asal api diketahui dari sumur dalam yang menyembur gas metan.
Selain menghanguskan rumah dan membuat 5 Kepala Keluarga dengan 11 jiwa kehilangan tempat tinggal, kebakaran ini juga memakan 4 orang korban yang mengalami luka bakar hingga 30 persen di tubuhnya. (Okezone)
Editor: Chaviz
CPI akan Selidiki Penyebab Kebocoran Pipa Gas yang Semburkan Api
8 tahun laluPT Chevron Pacific Indonesia menyatakan tengah menyelidiki kebocoran salah satu pipa yang mengalirkan gas di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau hingga menyemburkan api besar setinggi lebih dari tiga meter.
Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga
10 tahun laluTernyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt
Aset Wisata yang Mengagumkan, Ciptakan Pelalawan Exotis
8 tahun lalu- Indahnya alam ciptaan Tuhan yang maha Kuasa di kabupaten Pelalawan menjadi daya tarik yang sungguh mempesona. Pelalawan layak bersyukur dan berbangga hati karena Potensi alam yang terletak di teritorial kabupaten Pelalawan sungguh amat mengagumkan.
Pesona Belitung Yang Wajib Anda Kunjungi
10 tahun laluPOROSRIAU.COM-- Namanya populer setelah film berjudul Laskar Pelangi dirilis ke publik. Belitung yang dahulu tersembunyi—kini menebarkan pesonanya serupa permata yang terpendam. Kini, ada ban
Merasa Dicurangi Wasit Lawan Malaysia, Tim Sepak Takraw Putri WO
9 tahun laluTim Sepak Takraw Putri Indonesia menjadi korbannya setelah merasa dicurangi oleh wasit ketika berhadapan dengan tuan rumah Malaysia dalam partai yang berlangsung di Indoor Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/8/2017) malam.









