Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Enam Kantung Serpihan Jenazah Penumpang Lion Air Dibawa ke Mabes Polri untuk di Indentifikasi.
Senin, 29 Oktober 2018 17:34:00

Enam Kantung Serpihan Jenazah Penumpang Lion Air Dibawa ke Mabes Polri untuk di Indentifikasi.

Oleh: Redaksi
Senin, 29 Oktober 2018 17:34:00
BAGIKAN:
Kantung jenazah penumpang Lion Air yang diangkat Tim Basarnas.
JAKARTA,POROSRIAU.COM - Dua kapal milik Badan SAR Nasional (Basarnas) tiba di pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT). Kedua kapal tersebut membawa enam kantong jenazah dan serpihan Pesawat Lion Air JT 610.
 
Keenam kantong jenazah tersebut langsung diletakan di mobil ambulans milik Polda Metro Jaya oleh Tim DVI. Nantinya akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
 
Keenam kantong jenzah tersebut diduga berisi potongan tubuh korban Pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Senin (29/10/2018) pagi.
 
Selain membawa enam kantong jenazah, Basarnas juga membawa barang-barang yang diduga milik korban Lion Air jatuh. Barang tersebut seperti tas, dompet, dan serpihan lainnya.
 
Di Pelabuhan JICT sendiri, Basarna telah menyiapkan 2 tenda sebagai posko utama. Puluhan ambulans juga disiagakan oleh Basarnas.
 
Pesawat hilang kontak usai lepas landas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.00 WIB. Pesawat tersebut sedianya akan mendarat di Pangkal Pinang.
 
Kepala Bidang Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri Kombes Lisda Cancer meminta keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 untuk membawa data-data dan dokumen untuk kepentingan identifikasi.
 
Data-data tersebut di antaranya data sidik jari dalam bentuk ijazah dan sebagainya, data gigi (nomor telepon dokter gigi yang merawat), data medis (nomor telepon dokter yang merawat), dan info tentang properti (termasuk pakaian yang dikenakan saat berangkat).
 
Data-data tersebut dapat dilaporkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto atau RS Polri, Kramatjati, Jakarta.
 
"Untuk keperluan data DNA, diharapkan yang datang ke rumah sakit adalah orang yang ada hubungan darah dengan korban (orang tua dan anak)," ujar Lisda, Senin (29/10/2018).
 
Sementara itu, pihak Lion Air mencatat, ada 181 penumpang yang berada dalam pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut. Dua di antaranya bayi. Kru pesawat tersebut terdiri dari 2 kokpit kru dan 6 orang awak kabin.
 
Sebelumnya, Pesawat Lion Air JT 610 dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Basarnas memastikan pesawat tersebut jatuh di Tanjung Karawang.(rdh/lp6)
 
Editor: Redaksi

  Berita Terkait
  • Potongan Tubuh Kembali Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat Polri

    9 tahun lalu

    Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, tim penyelam kembali menemukan potongan tubuh korban pesawat Polri M-28 Skytruck di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (8/12/2016).

  • Data Terbaru, 39 Korban Tewas Di Pabrik Mercon Dibawa Ke RS Polri

    9 tahun lalu

    Umar mengatakan kemungkinan jumlah korban meninggal masih bertambah. Saat ini, petugas masih melakukan pencarian di tempat kejadian perkara.

  • Serpihan Tubuh Manusia 'Dievakuasi' Basarnas, Penumpang Pesawat Lion Air yang Jatuh di Laut Utara Karawang

    8 tahun lalu

    Serpihan tubuh manusia berceceran di laut Utara Karawang, lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang

  • Residivis Narkoba Tewas di Dorr Polisi

    9 tahun lalu

    Residivis Narkoba bernama ZE (33thn) seorang warga Kepulauan Bantaian Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau akhirnya harus mengakhiri hidupnya di ujung proyektil peluru senjata karena berusaha membacok petugas yang akan menangkapnya

  • Polair Gagalkan Penyeludupan 6 Ton Bawang Merah

    9 tahun lalu

    Patroli Direktorat Polair Baharkam Mabes Polri menggagalkan penyelundupan sekitar enam ton bawang merah diduga ilegal asal Malaysia, di perairan Bengkalis, Sabtu, (18/03)

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.