Jumat, 22 Maret 2019
  • Home
  • NASIONAL
  • Terjerat Narkoba, Gerindra: Andi Arief Cuma Korban Kegagalan Jokowi
Selasa, 05 Maret 2019 00:11:00

Terjerat Narkoba, Gerindra: Andi Arief Cuma Korban Kegagalan Jokowi

Oleh: Redaksi
Selasa, 05 Maret 2019 00:11:00
BAGIKAN:
Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief/Int

POROSRIAU.COM--Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arif Poyuono, menyalahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) soal penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief yang terlibat nakorba.

Waketum Gerindra itu menyalahkan Jokowi mengenai penangkapan Andi Arief lantaran di pemerintahan saat ini Jokowi dinilai tidak becus memberantas peredaran narkoba.

Dikutip Porosriau.com dari laman  Tribunnews.com, bahkan ia menyebut tertangkapnya Andi Arief karena terlibat narkoba disebut sebagai korban sehingga pantas dikatakan pemerintahan Jokowi saat ini gagal total.

"Andi Arief Cuma jadi Korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (4/3/2019).

Dari tahun ke tahun menurutnya peredaran Narkoba di Indonesia bukannya menurun malah terus meningkat. Kondisi tersebut menurutnya akan mengancam generasi Indonesia.

Arif Poyuono menambahkan Andi Arief merupakan korban dari kondisi tersebut. Bila benar Andi Arief mengkonsumsi Narkoba menurutnya harus segera direhabilitasi.

"Yang Pasti Andi Arief itu korban dan mungkin pengkomsumsi Narkoba, maka Andi Arief harus segera di rehabilitasi saja dari ketergantungan Narkoba di Rumah Rehabilitasi dari Ketergantungan Narkoba milik Negara," katanya.

Selain itu, Arif Poyuono berharap kasus Andi Arief tidak dipolitisasi.Karena hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah. "Tidak perlu dipolitisasi karena itu bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief yang merupkan korban dari Ketergantungan Narkoba," pungkasnya.

Diketahui, Andi Arief ditangkap di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, pada Minggu (4/3/2019) setelah diduga menggunakan narkoba jenis sabu. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita alat yang digunakan untuk memakai narkoba.***

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Andi Arief: Prabowo Jendral Kardus

    7 bulan lalu

    Batalnya pertemuan itu disampaikan politikus Partai Demokrat Andi Arief melalui akun twitter pribadinya. Menurut Andi, Demokrat menolak kehadiran Prabowo.

  • Isu Reshuffle Menguat, Gerindra Mengaku Ditawari 4 Pos Menteri

    2 tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Beberapa hari terakhir, isu reshuffle dalam kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla semakin santer terdengar. Apalagi, pihak Partai Gerindra sudah me

  • DPRD: 'Jangan Sampai Hal Serupa Terjadi Lagi'

    2 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Terjadinya peristiwa penembakan pada Sabtu (7/1) kemarin yang menewaskan satu orang menjadi Presiden buruk untuk Kota Pekanbaru. Pasalnya penembakan terjadi di pemukiman warga hingga menghebohkan warga sekitar apalagi penembakan

  • Disentil Sekali, Fahri Hamzah Balas KPK Lima Kali

    2 tahun lalu

    Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali berseteru dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, karena nama Fahri Hamzah tiba-tiba muncul dalam persidangan kasus suap pajak yang juga melibatkan adik ipar Presiden Jokowi, Arief Budi Sulistyo.

  • Sayap PDIP Marah, Pimpinan Gerindra Tuduh Jokowi Seperti PKI

    2 tahun lalu

    Terlebih lagi, lanjut Antoni, Arief telah menuding Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang sering membohongi rakyat.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.