Jumat, 20 Oktober 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Upss!! Politisi Partai Hanura Digrebek Warga Di Rumah Janda
Kamis, 12 Oktober 2017 11:38:00

Upss!! Politisi Partai Hanura Digrebek Warga Di Rumah Janda

Oleh: Redaksi
Kamis, 12 Oktober 2017 11:38:00
BAGIKAN:
Warga Grebek Politisi Partai Hanura Di Rumah Janda.(foto/Pojoksatu.id)

TULUNG AGUNG(POROSRIAU.COM)--Bejat benar kelakuan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ini. Bukannya memperjuangkan aspirasi rakyat, malah memperjuangkan syahwat.

Sebab, politisi Partai Hanura berinisial MU itu digerebek warga sedang tidur di Rumah seorang janda.

Si janda berinisial NK tersebut diduga merupakan selingkuhan MU selama ini.

Sontak, warga yang geram pun langsung menggerebeknya di rumah sang janda di Dusun/Desa Bendosari RT 03/RW 05, Ngantru, Rabu (11/10) dini hari kemarin.

Keduanya pun harus rela digelandang ke Mapolsek Ngantru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ketua RT setempat, Suroso menuturkan, awal mula terjadinya penggerebekan itu dipicu rasa jengkel warga terhadap perilaku MU yang merupakan warga Dusun Serut, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru.

Pasalnya, tanpa status yang jelas, MU kerap datang dan masuk ke rumah wanita berstatus janda dua anak itu.

“Penggerebekan ini permintaan warga atau lingkungan karena dia menginap. Padahal status mereka bukan suami-istri,” ungkap Suroso.

Surorso menambahkan, saat tengah malam, warga mendapati MU datang bersama karyawan salah satu kafe di Jalan Soekarno-Hatta ke rumah NK.

Diduga MU usai karaoke di kafe tersebut. Mereka mendatangi rumah NK dengan mengendarai kendaraan Innova warna hitam nomor polisi AG 307 RN.

Mengetahui hal itu, warga pun resah karena keduanya bukan pasangan suami-istri.

Tak menunggu lama, selepas subuh berkumandang tepat sekitar pukul 04.30 wib, warga menggerebek dan langsung membawa ke Polsek Ngantru.

“Sering ke rumah si perempuan. Kadang siang, kalau malam maksimal jam 10 malam,” terangnya.

Saat digerebek warga, MU sedang tidur di ruang tamu dengan kondisi pakaian lengkap, yakni pakai jins dan kaus.

Sedangkan, NK di tempat tidur dalam, bersama kedua anaknya.

“Mereka tidak menikah resmi. Apa namanya kalau bukan kumpul kebo,” ungkap salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya, seperti dilansir Pojoksatu.id.

Dia mengatakan, NK baru satu tahun tinggal di rumah di Desa Bendosari itu. Namun, selama di lingkungan tersebut, NK tidak pernah berhubungan dengan lingkungan sekitar.

Misal, ada kegiatan, dia juga tidak pernah memberikan sumbangan atau lainnya. Parahnya, MU sering datang bebas ke rumah wanita yang pekerjaannya sebagai pemandu
lagu itu.

“Setahu warga, dari hubungannya itu, mereka memiliki dua anak,” tambahnya.

Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan membenarkan adanya penggerebekan anggota DPRD Tulungagung tersebut.

Untuk proses penyidikan selanjutnya, pihaknya akan memvisum NK untuk memastikan di rumah tersebut apakah melakukan hubungan terlarang atau tidak.

“Visum ini akan kita jadikan dasar. Apabila dari istri MU meminta diproses secara hukum karena kasus ini masuk delik aduan,” tegasnya.***

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Tudingan Sewa Rumah Rp 1 Miliar dari APBD, Pasha Ungu: Informasi Ini Ngaco

    9 bulan lalu

    POROSRIAU.COM-- Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said membantah menyewa rumah yang dibiayai pemerintah kota setempat senilai Rp 1 miliar.

  • Komisi IV DPRD: Tidak Ada Perbedaan dalam Hal Pelayanan di RSUD

    tahun lalu

    Tekait dengan adanya isu bahwa terjadi tindakan diskriminasi di dalam hal pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan

  • Aduh Mak.. RSUD Bengkalis Stuban Rombongan

    tahun lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU) - 38 orang staf maupun pejebat eselon di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkalis sejak Selasa (09/08/2016) melaksanakan study banding (stuban) ke luar daerah yait

  • Roni: Ada Prosedur yang "Salah" Dalam Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA

    11 bulan lalu

    Ternyata pembangunan aparteman dan mall di simpang SKA yang menjadi masalah benama 'Living Word'. Dampak kerugian pada warga yang menyebabkan kerusakan rumah warga hingga air sumur kering dianggap ada prosedur yang salah.

  • Pelayanan di Puskesmas Siak Dinilai Kerap Kecewakan Pasien, Zulfi Mursal: Harus Cepat Dievaluasi, Bila Perlu Ganti Kadisnya

    11 bulan lalu

    Terkait adanya keluhan dan laporan masyarakat soal pelayanan kesehatan yang diberikan oleh segelintir oknum di Puskesmas Siak, sejumlah pihak angkat bicara dan menyampaikan rasa keprihatinannya.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.