Rabu, 05 Agustus 2026
Jumat, 24 Maret 2017 14:01:00

DBD Meningkat, PJ Walikota Imbau Waspada

Oleh: Firman Tanjung
Jumat, 24 Maret 2017 14:01:00
BAGIKAN:
Ilustrasi
 
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Meningkatnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru hingga mencapai angka 166 kasus, ditanggapi Pj Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger. Edwar Sanger mengimbau masyarakat, khususnya Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru agar meningkatkan kewaspadaan, serta mendeteksi dari dini penyakit yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrim.
 
"Aparatur kesehatan di Kota Pekanbaru untuk meningkakan kewaspadaan, kesiapsiagaan deteksi dini dan pengawasan terhadap penyakit yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrim tersebut. Kemudian melakukan kegiatan etiomologi pada kasus tersangka yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim tersebut, jika itu terjadi," ungkap Edwar Sanger ketika di wawancara di Kantor Walikota Pekanbaru, Jum'at (24/3/2017).
 
Bukan itu saja, Pj Walikota Pekanbaru menginstruksikan kepada aparatur kesehatan agar menjalin komunikasi serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit menular yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim.
 
"Kemudian melakukan survei penyakit menular dengan cepat, tepat, benar dan berkualitas. Melaksanakan komunikasi dan informasi kepada masyarakat tentang penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim tersebut," ujar Pj Walikota Pekanbaru. 
 
Pada masyarakat, Pj Walikota mengimbau, apabila menemukan adanya penyakit menular, segera melaporkannya kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
 
"Segera melaporkan apabila ditemukan kasus (penyakit menular,red) kepada Dinas Kesehatan Pekanbaru Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Hal ini kita harapkan siaga cepat dari pada aparatur kesehatan yang berada dilapangan," kata Pj Walikota, Edwar Sanger.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hingga minggu ke 11 tahun 2017 saja, total kasus DBD di Pekanbaru mencapai 166 kasus. Sebelumnya kasus DBD hanya 149 kasus.
 
Informasi ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir kepada wartawan, Selasa (21/3/2017) lalu.
 
"Minggu lalu 149 kasus. Minggu ini ada 166 kasus," ungkap Helda S Munir.
 
Jumlah ini bertambah 17 kasus jika dibanding minggu ke 10 yang masih 149 kasus. Kecamatan Bukit Raya saat ini tertinggi kasus DBD, dengan total kasus sebanyak 37 kasus.
 
Kasus DBD ini bisa ditekan jika masyarakat ikut andil dengan cara berprilaku hidup sehat. Untuk itu masyarakat diimbau untuk melakukan 3 M plus agar bisa memutus mata rantai penyebaran DBD.
 
Diskes menyebut, abate dan racun malation yang dipakai untuk satu tahun ke depan, sudah disiapkan Diskes. Tetapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP).
 
"Apabila ada kasus, Diskes lakukan penyelidikan etiomologi. Jika dinyatakan ada jentik nyamuk, baru dilakukan fogging," terang Helda.
 
Dikatakan Helda, korban yang rawan diserang DBD di dominasi oleh anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Ia menyebut, sudah mempersiapkan surat edaran yang nantinya akan dikirim ke seluruh Camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah instruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh Samat dan lurah untuk menekan angka DBD.
 
Surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh Camat berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat dan mengalakkan program satu rumah satu jumantaik dan pemasangan lavitrap.(fir)
 
Data DBD Hingga Minggu Ke-11 2017 
 
Kecamatan Sukajadi 3 orang
Kecamatan Senapelan 5 orang
Kecamatan Pekanbaru Kota 8 orang
Kecamatan Rumbai Pesisir 13 orang
Kecamatan Rumbai  7 orang
Kecamatan Limapuluh 9 orang
Kecamatan Sail 2 orang
Kecamatan Bukit Raya 37 orang
Kecamatan Marpoyan Damai 24 orang
Kecamatan Tenayan Raya 18 orang
Kecamatan Tampan 24 orang
Kecamatan Payung Sekaki 16 orang
 
Total 166 orang
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Wako Zulkifli AS Ikuti Rekor Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Riau

    6 tahun lalu

    Rakor pembahasan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau dipimpin langsung oleh Gubernur Riau

  • Pemko Dirikan Tenda Dilokasi Banjir

    10 tahun lalu

    Akibat hujan yang terus mengguyur Kota Pekanbaru, berbagai wilayah tergenang air, diantaranya ruas Jalan Soekarno, tepatnya tak jauh diseputaran RS Eka Hospital, Perumahan Damai Langgeng dan beberapa wilayah lainnya.

  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Terima Bantuan Dari BRI Kota Dumai

    6 tahun lalu

    Bantuan ini diserahkan Pimpinan Cabang BRI Dumai Muhammad Fendi Maulana dan diterima langsung oleh Walikota Dumai H. Zulkifli AS disaksikan Plt. Kadinkes Kota Dumai H. Syahrinaldi dan Juru Bicara Gugus Tugas dr. Syaiful

  • Kode Status Lima Desa Sudah Ketetapan Mendagri

    10 tahun lalu

    Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menegaskan bahwa lima desa (Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar) tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar.

  • Walikota Se Sumatera Takjub Dengan Perkembangan Kota Pekanbaru

    9 tahun lalu

    Dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Dr H F Firdaus ST MT - Ayat Cahyadi S.Si, pembangunan Kota Pekanbaru kian pesat. Hal ini diapresiasi oleh Walikota se Sumatera.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.