Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Relokasi Pedagang di Terminal BPRS Tunggu Surat Kemenhub RI
Rabu, 15 Maret 2017 16:32:00

Relokasi Pedagang di Terminal BPRS Tunggu Surat Kemenhub RI

Oleh: Firman Tanjung
Rabu, 15 Maret 2017 16:32:00
BAGIKAN:
Pertemuan antara perwakilan pedagang BPRS dengan pihak Disperindag Kota Pekanbaru, Kamis (15/3/2017).
 
PEKANBARU - Perwakilan pedagang yang berjualan di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BPRS), Kamis (15/3/2017) mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Kedatangan pedagang disambut langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, didampingi Kepala Bidang (Kabid), Mas Irba Sulaiman, Koordinator Terminal A Kementrian Perhubungan, Wira Bhakti, serta perwakilan dari Polisi dan TNI.
 
Usai menggelar pertemuan dengan perwakilan pedagang, dihasilkan beberapa solusi, diantaranya relokasi pedagang ke dalam terminal BPRS. Namun sebelum relokasi dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melayangkan surat ke pihak Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, terkait rencana relokasi.
 
Kadis Perindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut saat di wawancara usai pertemuan dengan pedagang membenarkan rencana relokasi pedagang. Namun demikian dikatakannya, Pemko melalui Disperindag akan melayangkan surat ke Dirjen Perhubungan Darat.
 
"Hari ini kita buat suratnya. Mudah-mudahan satu atau dua hari sudah sampai ke pak Wali (Walikota Pekanbaru,red), kemudian disampaikan ke Dirjen Perhubungan Darat. Kita juga ucapkan terimakasih kepada pengelola terminal BPRS yang masih memberikan waktu sampai ada jawaban dari Dirjen Perhubungan. Kita sebenarnya sudah dapat solusi, alternatif pertama kita akan melaksnakan relokasi di dalam terminal. Kemudian dibelakang (terminal BPRS,red) kita masih punya tanah milik Pemerintah Kota. Ini akan disiapkan langkah-langkah stragtegis untuk antisipasi kedepannya," ungkap Ingot.
 
Ditempat yang sama, Koordinator Terminal A BPRS, Kementrian Perhubungan, Wira Bhakti, mengatakan, pihaknya menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), serta arahan dari Dirjen Perhubungan Darat.
 
"Pihak terminal harus melaksanakan tupoksinya sesuai instruksi dari Dirjen. Memang, fasilitas dan kewenangan harus segera dilakukan untuk pelayanan semaksimal mungkin. Kita cari jalan kelur bersama pak Kadis, mencari solusi terbaik, bagaimana pedagang di relokasi, tetapi tidak meras terganggu. Kemudian ada regulasi yang harus dilakukan dulu. Saya minta kepada pak Kadis agar Pemerintah Kota menyurati Dirjen, nanti apa tanggapannya, nanti penanggung jawabnya ke kita, ke terminal. Mudah-mudahan ini terealisasi sesuai kemauan pedagang," ujar Wira Bhakti.
 
Saat ditanya mengenai waktu relokasi yang akan dilakukan terhadap pedagang, dikatakan Wira Bhakti, menunggu surat dari Dirjen Perhubungan Darat.
 
"Mudah-mudahan tidak jauh dari dalam terminal. Yang jelas dalam terminal itu luas, ada 6,5 hektar. Relokasinya, kita akan koordinasi. Kita menunggu surat dari Dirjen," terang Wira Bhakti.(fir)
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • 10 Bus TMP Hibah dari Kemenhub Direncanakan Beroperasi Februari Mendatang

    7 tahun lalu

    10 unit Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) hibah dari Kementerian Perhubungan sudah terparkir di kantor Walikota Pekanbaru,Selasa(04/12) siang. Direncanakan 10 bus TMP tambahan itu akan beroperasi pada pertengahan bulan Februari mendatang.

  • JPO dan Tugu Selamat Datang Akan Segera Direlokasi

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Rencana pembangunan fly over (jembatan layang) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berdampak pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan Tugu Selamat Datang yang berlokasikan di persimpangan lampu merah Mall SKA. Sebab itu,

  • Puluhan Pedagang Seruduk Kantor DPRD Pekanbaru, Romi: Plt Kadishub Layak Dicopot!

    8 tahun lalu

    Sebanyak 138 pedagang menolak di pindahkan lagi badan jalan terletak di luar terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), sebelumnya pra pedagang ini sempat berjualan di pasar pagi Mayang Terurai Jalan Nangka. Mereka telah mau pindah ke areal Pasar Induk se

  • Riau Minta ke Malaysia Agar Proyek Roro Dumai-Melaka Berlanjut

    4 tahun lalu

    Pembahasan itu dilakukan pada pertemuan Gubernur Riau Syamsuar bersama Menteri Pelancongan, Warisan dan Kebudayaan Negeri Melaka Datuk Muhammad Jailani bin Khamis.

  • Polres Tingkatkan Layanan Untuk Masyarakat

    10 tahun lalu

    Demi meningkatkan kepuasan masyarakat terkait pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Sat Intelkan bersama Sat Reskrim Polres Rohul membuat pelayanan satu atap.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.