Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Puluhan Pedagang Seruduk Kantor DPRD Pekanbaru, Romi: Plt Kadishub Layak Dicopot!
Jumat, 24 Agustus 2018 00:27:00

Puluhan Pedagang Seruduk Kantor DPRD Pekanbaru, Romi: Plt Kadishub Layak Dicopot!

Oleh: Eza
Jumat, 24 Agustus 2018 00:27:00
BAGIKAN:
Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga bersama puluhan Pedagang.(Foto:Eza)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Sebanyak 138 pedagang menolak di pindahkan lagi badan jalan terletak di luar terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), sebelumnya pra pedagang ini sempat berjualan di pasar pagi Mayang Terurai Jalan Nangka. Mereka telah mau pindah ke areal Pasar Induk sementara di Lokasi BRPS yang saat ini tidak aktif lagi sebagai terminal.

Untuk kedua kalinya, Lagi-lagi pedagang dipaksa lagi untuk pindah ke badan jalan yang terletak diluar Terminal BRPS yang lokasinya berdampingan dengan Damkar, sehingga dikawatirkan akan mengganggu aktifitas Damkar jika terjadi kebakaran dan juga tidak nyamannya lokasi tersebut untuk berjualan bagi para pedagang.

Salah seorang perwakilan pedagang, Limson Sidauruk menyampaikan bahwa sebanyak 138 pedagang telah menandatangani surat pernyataan bahwa tidak setuju dipindah kebadan jalan, karena saat bongkar muat pasti akan terjadi di badan jalan dan tentu mengganggu aktifitas Damkar yang ada didalam.

" Pedagang disuruh berjualan di pinggir jalan yang keamanan dan kenyamanannya sangat tidak ada, sedangkan kami selama ini sudah sangat merasa nyaman berjualan ditempat penampungan saat ini," ujar Limson.

Limson menceritakan sebelumnya Pemerintah berjanji bahwa pedagang tidak akan dipindahkan ketempat lain sampai pasar induk selesai, ternyata sekarang kami dipaksa pindah ke bahu jalan. " kami bukan langsung di pindah ke pasar induk tapi ke badan jalan," tuturnya. 

Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga yang menerima puluhan pedagang yang menolak di pindahkan lagi menyayangkan tindakan yang akan dilakukan oleh Dishub dan Disperindag Kota Pekanbaru ini.

"Itu alasan mereka saja untuk mengusir para pedagang ini, mau dipindahkan kemana pedagang ini, katanya mau dibangun Alat Uji Kendaraan Bermotor, itu tahun berapa mau dibangun, dari mana uangnya, DPRD saja belum membahas dan kenapa pedagang sekarang sudah diusir seenak mereka," ujar Romi

Romi menegaskan, Dishub dan Disperindag jangan mengada -ngada. " Memangnya mengganggu para pedagang itu saat ini sampai harus dipaksa pindah seperti itu, kasihan lah pedangnya, memangnya membuat lapak itu gratis," jelas Romi.

Kalau Plt Dishub bersikeras memindahkan para pedagang tersebut maka kita minta Kadishub dicopot dari jabatannya, karena seorang kadis tidak tahu dengan aturan maka tak layak untuk menjabat.

" Baru kali ini seorang Plt Kadishub memperbolehkan para pedagang berjualan di bahu jalan, artinya Kadishub ini tak ngerti dengan aturan, maka layak untuk di copot dari jabatannya," tegas Romi. (eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Kisruh Penyegelan Kios Pasar Kodim, DPRD Deadline Hingga Senin

    2 tahun lalu

    Dua hari belakangan ini, kantor DPRD Kota Pekanbaru dipenuhi oleh puluhan pedagang Plaza The Central atau lebih dikenal dengan pasar Kodim.

  • Antisipasi Masuknya Barang Luar dan Kadaluarsa, SKPD Perlu Tingkatkan Pengawasan

    2 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM),-- Jelang Natal dan tahun baru seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk meningkatkan pengawasan terutama terhadap produk-produk makanan dan minuman luar yang masuk dan beredar dan juga barang kadaluarsa di Pek

  • Terkait Pemotongan Gaji Guru Hingga Rp700 ribu, DPRD Tagih Solusi Kepada Pemko

    2 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) -- Tak sudi gajinya di potong hingga Rp700 ribu perbulan, guru tidak tetap (GTT) Pemko Pekanbaru serbu kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (27/12) guna mencari tahu alasan pemotongan gaji yang dilakukan Pemko kepada guru.

  • Paparkan Keberhasilan di Paripurna DPRD Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X, Bupati Mendapat Apresiasi Sejumlah Tokoh.

    5 bulan lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Wakil Bupati H. Said Hasyim, mengikuti Rapat Paripurna DPRD,  Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X yang jatuh pada Tan

  • DPRD: Pemerintah Jangan Cuma Tidur Aja

    2 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)- Hingga saat ini, persoalan truk-truk bertonase besar yang melintasi kawasan HR Soebrantas dan Garuda Sakti tampaknya belum tertangani serius. Kembali akibat truk tonase besar melintas di keramaian lagi lagi memakan korban.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.