Rabu, 12 Agustus 2026 19:32:00
Pinjaman Rp49,7 Miliar Percepat Agenda Pembangunan Kota Dumai
Oleh: Syahrul
Rabu, 12 Agustus 2026 19:32:00
Di tengah tantangan fiskal nasional dan kebutuhan daerah yang terus meningkat, Pemerintah Kota Dumai mengambil langkah strategis melalui skema pinjaman daerah pada tahun anggaran 2026. Dengan pinjaman Rp49,7 miliar melalui Bank Riau Kepri Syariah ini, agenda pembangunan Kota Dumai tahun 2026 dipastikan melaju lebih cepat. Kebijakan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemko Dumai dalam menjaga ritme pembangunan agar tidak terhambat keterbatasan anggaran, sekaligus tetap berjalan sesuai koridor hukum dan prinsip kehati-hatian.
DUMAI,POROSRIAU.COM- Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal menyampaikan pinjaman daerah senilai Rp49,7 miliar tersebut digulirkan melalui lembaga keuangan daerah, yakni Bank Riau Kepri Syariah. Pemilihan skema syariah menjadi sinyal bahwa Pemko Dumai tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga menjaga aspek keberkahan dan tata kelola keuangan yang transparan.
Pemko Dumai memilih memanfaatkan instrumen pembiayaan yang diizinkan negara untuk segera membangun apa yang dibutuhkan warga hari ini. Apalagi dananya digunakan untuk infrastruktur dasar seperti jalan, dimana efeknya langsung dirasakan masyarakat. Anak sekolah lebih cepat sampai, harga barang pokok lebih stabil karena distribusi lancar, dan investor melihat Dumai sebagai kota yang serius membangun.
Langkah Pemko Dumai ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Riau. Bahwa utang daerah tidak selalu negatif, selama digunakan untuk aset produktif, dikelola sesuai aturan, dan hasilnya kembali ke rakyat.
Langkah yang diambil itu, sebagaimana diungkapkan Fahmi Rizal bukan keputusan spontan. Pemko Dumai secara tegas merujuk pada tiga payung hukum utama agar pelaksanaan pinjaman benar-benar akuntabel.
Masing-masingnya UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
Selanjutnya PP Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Nasional serta PMK Nomor 101 Tahun 2025 tentang Batas Maksimal Kumulatif Defisit APBD, Batas Maksimal Defisit APBD, dan Batas Maksimal Kumulatif Pembiayaan Utang Daerah Tahun Anggaran 2026.
" Dengan berpegang pada regulasi tersebut, Pemko Dumai memastikan bahwa setiap rupiah pinjaman berada dalam batas aman fiskal daerah. Artinya, percepatan pembangunan tidak mengorbankan kesehatan keuangan jangka panjang Kota Dumai," jelas Sekda Dumai, Fahmi Rizal kepada media, Rabu (12/08/26).
Lebih lanjut disampaikan Fahmi Rizal, dana pinjaman itu difokuskan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah. Salah satu proyek prioritas yang akan segera terdongkrak adalah peningkatan ruas Jalan Soekarno Hatta.
Sebagaimana diketahui, Jalan Soekarno Hatta selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dan arus logistik di Dumai. Dengan peningkatan kualitas jalan tersebut, diharapkan kemacetan berkurang, biaya transportasi turun, dan daya saing UMKM serta sektor industri di Dumai semakin kuat.
" Pembangunan infrastruktur adalah fondasi. Kalau jalannya bagus, ekonomi jalan. Kalau ekonomi jalan, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat naik," jelas Fahmi Rizal.
Komitmen Pemko Dumai dalam menjaga tata kelola yang bersih dalam memutuskan sebuah kebijakan patut diapresiasi.
Dalam pelaksanaan pinjaman tidak terdapat jaminan aset daerah. Ini menunjukkan negosiasi yang baik dengan pihak perbankan dan kepercayaan lembaga keuangan terhadap kredibilitas keuangan Pemko Dumai.
Kemudian jangka waktu pelaksanaan pinjaman tidak melebihi sisa masa jabatan kepala daerah. Aturan ini penting agar tanggung jawab pembayaran dan pengawasan tetap berada dalam satu periode kepemimpinan, sehingga tidak membebani pemerintahan berikutnya.
Kedua poin di atas menjadi bukti bahwa percepatan pembangunan tidak dilakukan dengan cara ugal-ugalan. Pemko Dumai memilih jalan tengah: cepat, terukur, dan bertanggung jawab. (rul)
Editor: Syahrul
Perjuangan Panjang, Akhirnya Dumai Kantongi Izin Pembangunan Embung Dari Kementrian LHK
4 tahun laluNamun pemerintah menilai hal itu masih kurang efektif jika debit air tidak dialihkan ke kawasan lain. Untuk itulah sejak setahun belakangan Walikota, Dinas PUPR bolak-balik ke jakarta dan ke Pemprov mengupayakan izin pembuatan embung sebagai wadah untuk
BUMD Segera Resmikan Pembangunan Batching Plant
10 tahun laluSejak dinakhodainya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Dumai oleh Bennedy Boeiman sejumlah terobosan pun dilakukannya untuk memajukan perusahaan yang diibaratkan "mati segan hidup tak mau" ini.
Bupati Kepulauan Meranti Sampaikan LKPJ Tahun 2017 : Macetnya Transfer Pusat dan Pemotongan DBH Migas, Penyebab Terkendalanya Pembangunan
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2017 dihadapan Ketua dan Jajaran Anggota DPRD Kepu
Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air
10 tahun laluPara stakeholder yang diduga kuat melakukan penyalahan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara puluhan miliar tidak tersentuh dengan hukum. bahkan para saksi sudah bolak balik diperiksa namun belum ada tersangka
Edis Wan : Membentuk Lembaga Pinjaman Tanpa Riba Melalui Efesiensi Zakat Mal, Solusi Mengatasi Jeratan Praktek Rente Dimasyarakat
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) - Pria kelahiran Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat, 16 April 1973 adalah Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kota Dumai yang maju melalui Partai Amanat Nasiosal (PAN).









