Rabu, 29 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • 2019, Sejumlah Pasar di Pekanbaru Akan Dikelola Pihak Ketiga
Kamis, 13 Desember 2018 19:37:00

2019, Sejumlah Pasar di Pekanbaru Akan Dikelola Pihak Ketiga

Oleh: Redaksi
Kamis, 13 Desember 2018 19:37:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru wacanakan pengalihan kelola beberapa pasar pemerintah. Artinya ke depan beberapa pasar akan dikelola oleh pihak ketiga. 
 
Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan saat ini pihaknya sudah membuat naskah akademik. Kata dia, tahun 2019 mendatang wacana ini sudah terlaksana. 
 
"Kita akan lakukan pergeseran pengelolaan pasar ke pihak ke tiga.2019 sudah mulai," kata Ingot, Kamis (13/12/2018). 
 
Tapi, kata dia, yang akan dikelola hanya pasar yang ada di pusat kota, termasuk Pasar Higienis yang baru saja direvitalisasi. Pasar yang berada di pusat keramaian ini dinilai memiliki perputar uang atau ekonomi yang tinggi. 
 
"Tidak semua pasar, artinya pasar yang nilai ekonomiannya tinggi. Seperti pasar yang ada di pusat kota," kata dia. 
 
Artinya, lanjut Ingot, pedagang nanti ketika ditarik sewa itu secara kalkulasi masih masuk dalam hitungan bisnis. Kalau pasar di pinggir kota masih dikelola oleh pemerintah. 
 
Ia juga menjelaskan pihak swasta yang dimaksud, adalah badan usaha milik daerah. "Sehingga kita bisa lakukan intervensi sesuai kebutuhan masyarakat," kata dia. 
 
Pengalihan pengelolaan ini juga upaya menciptakan pelayanan pasar yang lebih baik ke depannya. Dalam artian, pasar itu sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, perkembangan nilai-nilai budaya masyarakat.
 
Selama ini, kata dia, pasar itu titik beratnya kepada pelayanan pemerintah. Artinya bagaimana pemerintah menghadirkan pasar dengan retribusi serendah mungkin agar masyarakat bisa melaksanakan aktivitasnya. 
 
"Tetapi, kita tidak bisa membantah ini pada akhirnya membebani anggaran pemerintah," ungkapnya. 
 
Pengalihan pengelolaan pasar ini juga diperkuat dengan hasil survey Disperindag. "Kemampuan pedagang kita cukup tinggi. Besaran sewanya tentu nanti dikaji,"  jelasnya.  
 
Persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di luar pasar, terutama di Jalan Teratai. Ia menyebut itu persoalan penegakan aturan. "Itu berkaitan dengan penegakan aturan. Selama ini kita lihat PKL itu berjualan di jalanan, tentu pamangku kepentingannya ada," jelasnya. 
 
Jadi, kalau semua bisa ditertibkan dan semua masuk ke pasar, kompetisi akan berlangsung fear di pasar, dan masyarakat juga mau tidak mau akan berbelanja di pasar.
 
"Cuma pemahaman kita atas fenomena yang terjadi juga harus kita perbaiki, kita semua stakeholder harus berjalan di treknya masing-masing. PKL itu saya pikir persoalan ketertiban umum," jelasnya.(Tnc)
Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • 4 Tahun Terkatung-katung, Pemko Serahkan Pembangunan Pasar Cik Puan ke Swasta?

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Beberapa kali telah terjadi Wan prestasi pengelolaan sampah di Pekanbaru, lagi-lagi Pemerintah Kota (Pemko) memilih menentukan nasib pasar cikpuan karena sampai saat ini masih belum jelas duduk kelanjutan pembangunannya.

  • Pemprov Riau Yakin Tak Ada Tunda Bayar Tahun Ini

    7 tahun lalu

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yakin tak akan ada tunda bayar kegiatan di tahun 2018 ini. Pemprov Riau berusaha dengan maksimal untuk mencarikan uang demi membayar kegiatan di 2018 ini.

  • OPD Diminta Serius Relokasi Pedagang Jalan Teratai

    7 tahun lalu

    Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serius merelokasi pedagang dari Jalan Teratai ke pasar higienis yang berlokasi di gedung bekas SD 019.

  • Isu Reshuffle Menguat, Gerindra Mengaku Ditawari 4 Pos Menteri

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Beberapa hari terakhir, isu reshuffle dalam kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla semakin santer terdengar. Apalagi, pihak Partai Gerindra sudah me

  • Luar Biasa, Bupati Meranti Salah Satu Peraih Baznas Award 2018.

    8 tahun lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM) - Tiga Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Se-Indonesia Raih Baznas Award Tahun 2018, salah satunya Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, penyerahan Baznas Award Kategori Kepala Dae

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.