Rabu, 22 Mei 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Anto Rahman Laporkan Penyebar Pemotongan Videonya yang Berpotensi Memecah Umat Islam
Selasa, 12 Maret 2019 22:51:00

Anto Rahman Laporkan Penyebar Pemotongan Videonya yang Berpotensi Memecah Umat Islam

Selasa, 12 Maret 2019 22:51:00
BAGIKAN:

PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Riau, Arsadianto Rahman, melaporkan pihak yang telah menyebarkan video hoax yang menimpa dirinya ke Ditreskrimsus Polda Riau. Ia dengan tegas mengatakan, video yang disebar tersebut banyak yang dipotong-potong.

"Ada berita yang diviralkan dan berita ini tidak benar. Saya ini muslim tulen, jadi tidak ada perkataan saya untuk menyampaikan peperangan dengan Islam. Ini hoax yang bisa membuat kekacauan," kata Anto Rahman, biasa ia disapa, Selasa (12/3/2019), didampingi Ketua PW NU Riau, Rusli Ahmad. 

Dijelaskan Anto Rachman, permasalahan ini bermula ketika ada penyebaran berita bohong melalui grub WhatsApp fungsionaris MPW PP Riau yang berisi 117 anggota yang terjadi pada hari Selasa, 12 Maret 2019. Pada saat itu seorang pria yang berinisial nama J, yang juga merupakan salah satu anggota grup, mengirimkan sebuah video yang berisi pidato Arsadianto Rahman pada tanggal 9 Maret 2019 di Hotel Resty Menara Pekanbaru.

Namun, pidato tersebut merupakan video yang diedit dan terdapat tulisan "Pemuda Pancasila Riau Nyatakan Perang terhadap Islam" yang sebenarnya tidak ada sama sekali disebutkan atau dibuat pada saat berlangsungnya pidato tersebut.

"Dengan adanya video tersebut beredar di grup WhatsApp ditakutkan menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, khususnya umat muslim. Makanya saya langsung lapor polisi dan memberikan klarifikasi bahwa itu hoax," tegasnya. 

Sementara itu, KH Zainuddin Umnur, Katib Syuriah NU Provinsi Riau, yang turut mendampingi Anto Rahman, menyampaikan kepada umat muslim, bahwa di Indonesia selama ini tetap terjaga kerukunan antar umat beragama. Dan ia berharap dari apa yang disampaikan oleh Anto Rahman jangan sampai berpolemik.

Menurutnya negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, tidak bisa diubah dengan ideologi yang lain. Apalagi saat ini sudah banyak ajaran agama yang keras, sehingga ada penolakan dari beberapa organisasi. Negara Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Kami meminta kepada umat Muslim untuk menjadikan perbedaan itu rahmat. Jangan perbedaan menjadikan laknat, artinya apa, jangan ada kemunafikan sesama Muslim, membidahkan sesama Muslim. Ini sangat berbahaya di tengah-tengah bangsa Indonesia. Yang sekali lagi saya sampaikan bahwa negara kita berdasarkan Pancasila bukan negara Islam, negara kita bukan negara khilafah,” kata Zainuddin Umnur. ***

Editor: Redaksi

Sumber: RIAUMANDIRI.CO

  Berita Terkait
  • Luar Biasa, Bupati Meranti Salah Satu Peraih Baznas Award 2018.

    9 bulan lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM) - Tiga Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Se-Indonesia Raih Baznas Award Tahun 2018, salah satunya Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, penyerahan Baznas Award Kategori Kepala Dae

  • Pesta Nikah Pakai Organ Tunggal di Masjid, Jamaah Merasa Terhina

    7 bulan lalu

    PADANG(POROSRIAU.COM) - Resepsi pernikahan yang digelar di lantai II Masjid Nurul Iman Padang, Sumatera Barat, menjadi bahan perbincangan banyak orang sempat viral di media sosial.

  • Aksi Bela Kitabullah 4 November 2016, "Umat Islam Bukan Kelompok Bayaran"

    3 tahun lalu

    Ratusan ribu umat muslim datang dari berbagai daerah untuk menghadiri dan mengikuti Aksi Damai Bela Kitabullah (Al Quran, red) di Ibukota Jakarta, Jum'at (4/11/2016) siang, bertepatan dengan tanggal 3 Syafar 1438 H.

  • Bupati Amril Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Bengkalis

    2 tahun lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.COM)-- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin mengucapkan tahniah kepada pimpinan Baznas Kabupaten Bengkalis terpilih periode 2017-2022. Ia berharap dengan kepemimpinan yang baru, eksistensi Baznas lebih menigkat lagi, sehingga keberadaanya

  • Wakil Bupati Himbau Masyakat Tunaikan Sholat Lima Waktu Berjamaah

    2 tahun lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM)--Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, menghimbau masyarakat dan juga keluarga besar Kementrian Agama untuk senantiasa bersama-sama mewujudkan Visi Kab. Solok Selatan, yakni Sejahtera dan Religius.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.