Sabtu, 20 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Disdalduk KB Pekanbaru Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK
Rabu, 19 September 2018 10:23:00

Disdalduk KB Pekanbaru Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK

Oleh: Firman
Rabu, 19 September 2018 10:23:00
BAGIKAN:

PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Kesehatan reproduksi merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan secara khusus oleh masyarakat di kota Pekanbaru. Karena dari reproduksi yang sehat akan menciptakan manusia yang sehat secara reproduksi.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru M. Amin disela-sela acara seminar Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi se Kota Pekanbaru yang dilangsungkan selama 1 hari Rabu 19 September 2018 di Hotel Alpha Pekanbaru.

"Diharapkan di kegiatan ini agar dapat menciptakan masyarakat yang sehat secara reproduksi sebagai sarana menciptakan masyarakat atau manusia manusia madani nantinya sesuai arahan Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus MT," ujarnya.

Kata dia, ruang lingkup kesehatan reproduksi sangat luas, karena menyangkut kehidupan manusia sejak lahir hingga mati. "Lebih rinci menggunakan pendekatan siklus hidup, sehingga diperoleh pelayanan yang nyata dan dapat dilaksanakan kespro diberbagai hal," katanya lagi. 

Ia mencontohkan, salah satu ruang lingkup kesehatan reproduksi ini kesehatan ibu dan bayi yang baru lahir. Jadi, kata dia, untuk meningkatkan kesehatan reproduksi adalah dengan cara memahami resiko kehamilan.

Ia memaparkan, ada empat resiko kehamilan, yaitu terlalu hamil tua yaitu di atas 35 tahun, terlalu muda hamil di bawah 20 tahun, terlalu sering hamil lebih dari tiga anak dan terlalu dekat jarak kehamilan kurang dari tiga tahun. "Resiko ini dapat menyebabkan kesakitan bahkan kematian bagi ibu," kata dia. 

Lanjutnya, Disdalduk KB tidak dapat menjalankan program ini sendirian, karena itu Disdalduk KB membutuhkan dukungan dan komitmen. "Selain itu perlu kepedulian tinggi, partisipasi, dan kerjasama dari para pemangku kepentingan mitra kerja," jelasnya. 

"Selain itu, dengan terbitnya PP Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Maka untuk menjamin memenuhi hak-hak kesehatan reproduksi setiap orang memperoleh pelayanan kesehatan ibu melalui pelayanan pengaturan kehamilan, penggunaan kontrasepsi dan kesehatan seksual yang bermutu," jelasnya. 

Senada dengan Kadisdalduk KB Kepala Bidang KB dra. Eni Nesra Yeti, menyampaikan kegiatan ini sangat prioritas untuk masyarakat karena kesehatan reproduksi merupakan hal yang penting. Kondisi saat ini, kesehatan reproduksi sangat mengkhawatirkan dan memprihatinkan seperti kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak, karena kesehatan reproduksi di Indonesia masih rendah.

"Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran semua pihak," tambahnya.

Disisi lain, Kepala Bidang Dalduk Doni Sali Irwan menyampaikan pada acara ini kita buat dengan design yang disukai oleh peserta karena kita ciptakan foto booth untuk ibu ibu. 

"Semua sebagai peserta diacara Ini dan dibuat agar para peserta tidak bosan dan bertujuan supaya kegiatan ini dapat diketahui oleh semua lapisan, dengan berfotonya ibu tersebut pasti akan di upload dengan Medsos seperti FB, Instagram dan nanti akan menyuarakan kegiatan ini sebanyak mungkin," singkatnya.

Pada seminar ini dihadiri oleh 200 orang anggota pkk sekota pekanbaru dan yang menjadi narasumber adalah dr. Rizaldi, dan Prof DR H Ilyas Husti dan dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang kemasyarakatan, drg. Helda S Munir.(fir)

Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Terapkan Delapan Fungsi Keluarga, Kualitas Penduduk akan Meningkat

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Berhasilnya suatu daerah dalam pembangunan, ditentukan oleh kualitas penduduk yang bagus. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kualitas penduduk, delapan fungsi keluarga harus diterapkan.

  • Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Rangkul Pemkab Rohul

    10 tahun lalu

    Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan merangkul Pemerintah daerah kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam mensosialisasikan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta yang bergabung.

  • Tokoh Masyarakat Muara Fajar Siap Dukung Pasangan Nomor Urut 5

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Ratusan masyarakat Kelurahan Muara Fajar Kecamatan Rumbai Pesisir yang tergabung dalam suku Batak, Nias, Melayu dan Minang serta Jawa menghadiri acara kampanye dialogis calon Walikota dan wakil Walikota pasangan nomor urut 5, S

  • Warga Simpang Tiga, Siap Menangkan Paslon Nomor 5

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dalam kampanye pasangan nomor urut 5 yakni Pasangan Bibra-Said di RW 18 RT 5 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya warga menyatakan siap menangkan pasangan nomor urut 5.

  • Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.