Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • KAO, Apical dan Asian Agri Luncurkan Program SMILE Secara Virtual
Rabu, 28 Oktober 2020 11:42:00

KAO, Apical dan Asian Agri Luncurkan Program SMILE Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2020 11:42:00
BAGIKAN:
PEKANBARU (POROSRIAU.COM - Kao Corporation, Apical Group dan Asian Agri, tiga perusahaan terkemuka dalam industri kelapa sawit, besok, Rabu (28/10/2020) akan meluncurkan inisiatif baru di bidang keberlanjutan untuk membantu petani swadaya kelapa sawit di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas, memperoleh sertifikasi internasional dan mendapatkan premi dari penjualan minyak sawit yang bersertifikat secara virtual melalui aplikasi zoom.
 
Webinar besok akan dihadiri Kelvin Tio, Managing Director of Asian Agri, Dato Yeo How, President of Apical Group dan Masakazu Negoro, Managing Executive Director Officer Kao Corporation, Bakhtiar Talhah, COO RSPO, Nurbaya Zulhakim, Direktur Yayasan Setara Jambi dan H Sutuyo, Ketua ASPEKPIR Riau akan memberi kesempatan bagi rekan media mendapatkan perspektif para pemangku kepentingan di bidang keberlanjutan dan pemberdayaan petani kelapa sawit Indonesia.
 
Demikian dijelaskan Maria Sidabutar, Head of Corporate Communications melalui email yang dikirimkan ke redaksi halloriau, kemarin.
 
Tertulis dalam email, peluncuran inisiatif keberlanjutan SMILE akan diselenggarakan secara virtual pada 28 Oktober 2020, pukul 10.00 - 12.00 WIB.
 
SMILE atau Smallholder Inclusion for Better Livelihood & Empowerment adalah program kolaborasi antara Kao corporation sebagai produsen hilir, Apical Group sebagai midstream processor, eksportir, dan trader dan Asian Agri sebagai produsen hulu.
 
Inisiatif yang akan berlangsung selama 11 tahun ini berupaya untuk membangun rantai nilai minyak sawit yang lebih berkelanjutan melalui kerja sama dengan petani swadaya. Hal ini didukung oleh petani swadaya yang telah berkontribusi di atas 28% dari keseluruhan pasar minyak sawit di Indonesia*1.
 
Kolaborasi ini dibentuk setelah melihat adanya kendala yang dialami petani swadaya sebagai pengusaha swasta dalam meningkatkan produktivitas kebun mereka akibat keterbatasan pengetahuan dan kemampuan teknis.
 
Sebagai minyak nabati yang paling banyak digunakan di dunia, minyak sawit memiliki berbagai jenis kegunaan seperti untuk makanan olahan, minyak goreng, bahan baku biodiesel, dan bahan baku pembuatan deterjen. Keragaman fungsi ini membuat produksi minyak sawit global dapat mencapai 75 juta ton per tahun*2 dan diprediksi akan mencapai 111.3 juta ton di tahun 2025*3.
 
Indonesia saat ini memberikan fokus yang lebih besar dalam meningkatkan produktivitas minyak sawit dengan meminimalisir kebutuhan ekstensifikasi lahan pertanian yang ada. Hal ini tidak hanya membantu menjaga ketahanan pangan tetapi juga menyeimbangkan kebutuhan sosial, lingkungan dan ekonomi
 
Kao Corporation, Apical Group, dan Asian Agri melaksanakan aktivitas sesuai dengan kerangka kerja yang disediakan oleh RSPO dan memastikan penelusuran hingga ke perkebunan kelapa sawit untuk membangun rantai pasokan yang ramah secara lingkungan dan sosial.
 
Di saat industri kelapa sawit telah bergerak maju dengan skema sertifikasi nasional seperti ISPO dan internasional seperti RSPO, sertifikasi untuk petani swadaya baru mencapai momentum. Oleh karena itu, SMILE hadir untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan petani swadaya melalui kemitraan dan pemanfaatan pengalaman dan keberhasilan Asian Agri yang telah membangun kemitraan jangka panjang bersama petani swadaya.
 
SMILE akan mengerahkan tim ahli yang berpengalaman luas di bidang manajemen perkebunan dan agronomi untuk bekerja dengan 5.000 petani swadaya yang mengelola 18.000 hektar perkebunan di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Jambi. Melalui berbagai seminar dan lokakarya yang dirancang khusus, tim SMILE akan:
 
Mengedukasi petani tentang cara meningkatkan produktivitas, mengelola perkebunan secara berkelanjutan, dan pentingnya untuk tetap berkomitmen pada praktik-praktik berkelanjutan seperti nol-deforestasi, kebijakan tanpa bakar, dan nol-eksploitasi;
 
Sertifikasi RSPO
Memberikan pelatihan tentang cara menerapkan langkah-langkah keamanan di perkebunan dan peralatan keamanan (termasuk helm pengaman, sarung tangan, dan alat pemadam kebakaran).
 
Peningkatan dan penyediaan peralatan ini akan dilaksanakan dari tahun 2020 hingga 2030 dengan tujuan membantu petani swadaya memperoleh sertifikasi RSPO di tahun 2030. Setelah disertifikasi, petani akan memenuhi syarat untuk menerima premium minyak sawit bersertifikat dengan rata-rata 5% lebih tinggi dibandingkan minyak sawit yang tidak bersertifikat. Sebagai bagian dari persyaratan RSPO dan komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat mewujudkan UN Sustainable Development Goals (SDGs), SMILE mengikutsertakan inisiatif yang mempromosikan inklusivitas dan peningkatan mata pencaharian melalui pemberdayaan masyarakat.
 
Pencapaian tujuan peningkatan mata pencaharian petani swadaya ini akan dilakukan melalui peningkatan produktivas dengan nol-deforestasi, nol-lahan gambut, dan nol-eksploitasi. Selama pelaksanaan SMILE, ketiga perusahaan akan secara rutin melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti LSM, NPOs, dan tokoh masyarakat untuk memastikan pelatihan yang kompeten, alokasi peralatan yang memadai, dan penyaluran kebutuhan yang tepat waktu di tingkat perkebunan dan masyarakat, serta optimalisasi kolaborasi dalam membangun rantai pasok yang berkelanjutan dan dapat dilacak.(rilis)
  Berita Terkait
  • Apical dan Asian Agri Tampilkan Produk Unggulan dalam Dumai Expo 2025

    tahun lalu

    DUMAI, 30 April 2025 – Apical, perusahaan yang bergerak di industri pengolahan kelapa sawit, bekerja sama dengan Asian Agri, yang fokus pada sektor perkebunan kelapa sawit, turut memeriahkan

  • Apical Group Cepat Tanggapi Stunting di Dumai dengan Program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal

    2 tahun lalu

    Dalam gerakan signifikan untuk memerangi malnutrisi dan mempercepat pengurangan stunting di Dumai, sebagai komitmen perusahaan kepada DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) atas penanggulangan stunting, Apical Group

  • PT Sari Dumai Sejati Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025

    12 bulan lalu

    SAMOSIR, 14 Juni 2025 — PT Sari Dumai Sejati, salah satu unit bisnis Apical Group, meraih dua penghargaan dalam ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025. Penghargaan diserahkan d

  • Dwi Hartanto Si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

    9 tahun lalu

    Hartanto akhirnya mau mengakui kebohongan mengenai sejumlah klaimnya ke hadapan publik, setelah sejumlah ilmuwan melakukan investigasi mandiri tentang klaim-klaim pemuda itu.

  • Dukung Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat, Apical Berpartisipasi dalam Expo Literasi di Dumai

    3 tahun lalu

    Apical salah satu perusahaan pengolah minyak nabati global terkemuka, melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS), berpartisipasi dalam Expo Literasi yang dilangsungkan di Halaman Gedung Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Kamis (20/7/2023).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.