Selasa, 31 Januari 2017 14:41:00
Kejadian di Panti Asuhan Kok Baru Tahu Sekarang, DPRD Salahkan Dinsos Kecolongan
Oleh: Eza
Selasa, 31 Januari 2017 14:41:00
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Baru dikatahuinya kejadian memilukan di salah satu panti asuhan di Kota Pekanbaru dimana diduga seorang balita meninggal di panti asuhan tersebut. Atas kejadian ini kalangan legistalif turut berduka dan menyayangkan hal ini terjadi.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH MH mengaku miris atas keberadaan panti asuhan memang juga penting karena menampung masyarakat yang terlantar, anak yatim piatu, jompo dan orang yang tidak waras yang berkeliaran dijalanan. Namun saat ini diketahui ada ditemukan panti asuhan yang diduga ada kejadian kriminal didalamnya.
"Kita sangat respek dengan adanya panti asuhan tetapi dengan adanya kejadian seprti ini sangat kita sayangan dan donatur-donatur yang ikut memberikan bantuan ke panti asuhan akan berpikir kembali. Jadi pentingnya peranan kita bersama khususnya dari dinas sosial," tegas Sondi.
Lanjut legislator PAN ini juga mempertanyakan bagaimana pengawasan Dinas Sosial baik Riau maupun kota Pekanbaru. Bagaimana hal ini bisa baru diketahui ketika sudah ada kejadian.
"Setidaknya dinas sosial ini melakukan kroscek minimal sekali dua bulan kepada panti asuhan yang ada di Pekanbaru. Guna kroscek ini untuk meginput data berapa orang yang ada di panti-panti asuhan. Saya yakin dan percaya jumlah dipanti asuhan akan berubah, bisa berkurang bisa bertambah. Selanjutnya dengan dikroscek dinas terkait tahu apa yang terjadi di panti asuhan. Seperti hari ini kita kecolongan. Ternyat ada diduga tindakan kriminal dengan meninggal seorang anak. kok baru tahu sekarang, begitupun dengan kondis tempat panti asuhan yang dikatakan tidak layak. Berarti disini sangat lemahnya kontrol dinas terkait," jelas Sondi.
Kepada penegak hukum Sondi berharap untuk mengusut tuntas kejadian ini. Dan kepada Dinas sosial sekali lagi Sondi tekankan untuk selalu mengkroscek seluruh panti asuhan yang ada di pekanbaru.
"Tapi saya yakin dan percaya tidak seluruh panti ashan yang seperti ini. Jangan gara-gara persoalan ini masyarakat tidak respec lagi memberikan bantuan kepada panti asuhan lainnya," ungkapnya.(Eza)
Editor: Chaviz
Wakil Ketua DPRD Riau Ingatkan Dinsos 'Tingkatkan Kinerja'
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Noviwaldi Jusman mengaku kaget mengetahui mencuatnya pemberitaan soal kasus di panti asuhan Tunas Bangsa yang ada di Kecamatan Tenayan Raya.
Kuota Guru Kurang, Komisi III Hearing dengan Disdik Pekanbaru
7 tahun laluPEKANBARU - Guna mengetahui perkembangan kegiatan yang ada di Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Komisi III DPRD Kota Pekanbaru melakukan hearing dengan Disdik. Salah hearing banyak dipaparkan m
Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti
9 tahun laluSELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20
Terkait Pemotongan Gaji Guru Hingga Rp700 ribu, DPRD Tagih Solusi Kepada Pemko
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM) -- Tak sudi gajinya di potong hingga Rp700 ribu perbulan, guru tidak tetap (GTT) Pemko Pekanbaru serbu kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (27/12) guna mencari tahu alasan pemotongan gaji yang dilakukan Pemko kepada guru.
Pesta Nikah Pakai Organ Tunggal di Masjid, Jamaah Merasa Terhina
8 tahun laluPADANG(POROSRIAU.COM) - Resepsi pernikahan yang digelar di lantai II Masjid Nurul Iman Padang, Sumatera Barat, menjadi bahan perbincangan banyak orang sempat viral di media sosial.









