Kamis, 04 Juni 2026
  • Home
  • PELALAWAN
  • Santri PPHM Gelar Upacara, Dalam Rangka Peringati Hari Santri Nasional
Senin, 23 Oktober 2017 15:09:00

Santri PPHM Gelar Upacara, Dalam Rangka Peringati Hari Santri Nasional

Senin, 23 Oktober 2017 15:09:00
BAGIKAN:
Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Ma'Arifyah memperingati Hari Santri Nasional (foto/rik)

PANGKALAN KERINCI (POROSRIAU.COM)- Hari ini merupakan tahun ketiga Pondok Pesantren Hidayatul Ma'arifiyah (PPHM) Pangkalan Kerinci memperingati Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Pelalawan, Senin (23/10)  di Halaman Pondok Pesantren Hidayatu Ma'arifiyah.

Semenjak Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober merupakan bukti pengakuan negara atas jasa-jasa para ulama dan santri dalam memperjuangkan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Terlihat dalam acara ratusan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Hidayatul Ma'arifyah memadati halaman Pondok pesantren. Bahkan seluruh Pondok Pesantren di Kabupaten Pelalawan juga mengikuti pelaksanaan Upacara.

Para santriwan mengenakan baju koko, peci yang menutupi kepala para peserta yang didominasi oleh santri laki-laki ini berbaris rapi guna mengikuti upacara peringatan hari santri nasional.

Nampak pula para santriwati dengan mengenakan pakaian muslim turut berbaris rapi guna mengikuti upacara tersebut.

Dalam Kesempatan, Kepala Yayasan PPHM, Hj Nurhayati Nazar menyampaikan Hari Santri Nasional merupakan mementum yang penting bagi para santri atau Pesantren. Hari ini dimana santri mengenang jasa-jasanya terhadap negara dalam menumpas penjajahan.

Disebutkan Nur, bahwa santri juga merupakan bibit masa depan negara ini. Karena hanya santri yang diharapkan untuk membantu dalam mempertahankan NKRI hingga titik darah penghabisan.

" Ini peringatan hari santri yang ketiga kalinya, namun tahun ini lebih meriah dari tahun seblumnya, dengan dihadiri Kankemenag Kabupaten Pelalawan," ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa 22 oktober telah ditetapkan sebagai HSN, itu semua tidak lepas dari pada perjuangan para ulama. Maka dari itu jangan pernah sekali-kali melupakan jasa-jasa alim ulama. (rik)

Editor: Erik Suhenra

  Berita Terkait
  • HUT Adhyaksa Ke-57, Kejari Solok Selatan Taja Berbagai Kegiatan

    9 tahun lalu

    Rentang waktu yang relatif cukup lama dan panjang, usia 57 tahun sudah barang tentu tidak lagi harus dianggap sebagai masih baru dan muda.

  • Peringati Hari Bumi, ICMI MUDA Bersama SMAN 1 Pangkalan Kerinci Gelar Penanaman Pohon

    8 tahun lalu

    PANGKALAN KERINCI (POROSRIAU.COM)—Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kabupaten Pelalawan bersama Sekolah Menengah Atas Negeri Satu ( SMAN 1) Pangkalan Kerinci menggelar kegiatan

  • Ratusan Jama'ah Nahdhiyyin dan Santri Ziarahi Makam Raja Siak

    10 tahun lalu

    Pengurus Cabang Nahdhatul 'Ulama (PCNU) Ansor Kabupaten Siak, bersama ratusan jama'ah Nahdhiyyin dan para santri menggelar acara ziarah qubur ke makam raja Siak.

  • SMPN 9 Bengkalis Gelar Bazar dan PameranHasil Daur Ulang Sampah

    10 tahun lalu

    Dalam rangka mensosialisasikan daur ulang sampah, SMPN 9 Bengkalis menaja bazar dan pameran hasil daur ulang sampah Minggu (4/12/2016) kemarin.

  • Peringati hari K3 Disnaker Gelar donor darah

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) – Selasa (07/2), dalam rangka memperingati hari Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2017, Disnaker Provinsi Riau menggelar kegiatan Donor dar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.