Sabtu, 27 Juni 2026
  • Home
  • PERISTIWA
  • Setelah Tersangka, Elektabilitas Ahok Cuma 10,6 Persen
Jumat, 18 November 2016 16:02:00

Setelah Tersangka, Elektabilitas Ahok Cuma 10,6 Persen

Jumat, 18 November 2016 16:02:00
BAGIKAN:

Naional (porosriau.com) - Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus mengalami kemerosotan jelang Pilgub DKI 2017. Kemerosotan tajam terjadi setelah sang petahana ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penistaan agama oleh Bareskrim Polri.
 

"Di bulan ini sebelum tersangka, elektabilitas Ahok sudah di bawah 30 persen, yaitu diangka 24,6 persen. Elektabilitas Ahok turun 6.8 persen dari survei yang sama di bulan Oktober 2016 (31,4 persen)," ujar peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa saat merilis survei terbaru LSI di Kantor LSI, Jalan Pemuda 70 Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (18/11).

Dijabarkan Ardian bahwa saat survei itu dilakukan Ahok memang belum menyandang status tersangka, namun responden telah ditanya perihal dukungan jika Ahok menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Hasilnya adalah terjadi penurunan dukungan yang signifikan terhadap Ahok-Djarot. Setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka, dukungan untuk Ahok hanya di angka 10,6 persen .

"Ada 40 persen dari 24.6 persen pendukung bertahan mendukung Ahok-Djarot (10,6 persen dari 24,6 persen). Tetapi jumlah yang lebih besar yakni sebesar 60 persen pendukung lama meninggalkan Ahok (14 persen dari 24,6 persen). Sehingga elektabilitas Ahok tinggal 10,6 persen saja," jabarnya,

Survei dilakukan pada tanggal 31 Oktober hingga 5 November 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 4.8%. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset.***

Editor: Mus.R

Sumber: RM

  Berita Terkait
  • Anjlok Pemilu 2019, Pendiri Demokrat Tuding Kogasma Tidak Memiliki Dampak Signifikan

    7 tahun lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Nama Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY kembali jadi perbincangan. Kali ini, posisi AHY sebagai Komandan Kogasma partai berlogo bintang me

  • Gara-gara Izin Ekspor, Nasib Freeport Tahun Ini di Ujung Tanduk

    10 tahun lalu

    POROSRIAU.COM-- Pemerintah tengah berjuang untuk meningkatkan nilai tambah hasil mineral dalam negeri. Salah satunya, dengan meminta perusahaan tambang yang beroperasi di dalam negeri harus mengolah mineral melalui pabrik pengolahan dan pemurnian atau sme

  • Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak

    9 tahun lalu

    Di Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.

  • Jusdi Bantah Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Beberapa Fakta

    9 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Jusdi alias Oh Yu Peng (62) ,  membantah bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda Riau, terkait dugaan penggelapan dana Yayasan Umat Bera

  • Perdagangan Manusia Terbesar Di Timur Tengah Berhasil Terungkap

    7 tahun lalu

    Mabes Polri tengah memproses delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perdagangan sekitar 1.200 orang ke negara-negara di Timur Tengah sebagai tenaga kerja ilegal.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.