Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • PERISTIWA
  • Wakil Walikota Palu,Pasha Ungu Dilaporkan Terlibat Penggelapan Atau Penipuan
Minggu, 06 November 2016 12:07:00

Pasha Ungu Dilaporkan Terlibat Penggelapan Atau Penipuan

Wakil Walikota Palu,Pasha Ungu Dilaporkan Terlibat Penggelapan Atau Penipuan

Minggu, 06 November 2016 12:07:00
BAGIKAN:
Int
Wakil Walikota Palu,Pasha Ungu Dilaporkan Terlibat Penggelapan Atau Penipuan

Porosriau.com- Karena memberikan hadiah untuk pemenang lomba ‘Palu Nomoni International Marathon’, Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo alias Pasha diduga terlibat penggelapan atau penipuan.

Kasus penggelapan atau penipuan yang diduga melibatkan vokalis grup band ‘Ungu’ ini mengenai, hadiah yang diberikan kepada pemenang lomba tersebut belum cair hingga sekarang.

Lomba ‘Palu Nomoni International Marathon’ ini diselenggarakan oleh EO Burase, pada 25 September 2016 lalu. Hingga saat ini, hadiah yang berjumlah Rp 691 juta itu belum cair.

Sehingga, tiga orang atlet pemenang lomba yang terdiri dari Yayuk Sriwahyuningsih, Yuli Rianatasya, dan Revi Vayola geram yang kemudian melaporkan EO Steffy Burase ke Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta  Selatan, Rabu (2/11).

“Kami sih enggak mau ikut campur ada keterlibatan apa Pasha dalam acara tersebut. Tapi, yang jelas kami ingin hadiah yang harusnya kami terima itu segera cair,” kata Yayuk Sriwahyuningsih.

Lanjut Yayuk, pihak EO menjanjikan hadiah lomba akan cari dua minggu setelah perlombaan selesai.

Namun faktanya, setelah satu bulan lebih hadiah tersebut belum cair.

“Biasanya kami menerima cash, karena teman-teman atlet berharap hadiahnya cash. Karena balik ke Jakarta itu kan butuh biaya lah, ya karena ke Palu itu mahal,” ucapnya.

Menurut Yayuk, pihak EO beralasan karena uang yang diberikan oleh sponsor belum cair.

Akan tetapi, Yayuk tidak mau ikut dan campur dan berharap hadiah tersebut segera cair.

“Kalau mereka beralasan mengenai sponsor, kami tidak ikut campur dapur mereka. Tetapi, seharusnya mereka membayar hadiah kami. Jangan kami yang dikorbankan,” ujar Yayuk.

Yuli Rianatasya menegaskan akan mencabut laporannya jika pihak EO sudah melunasi dan membayarkan hadiah kepada seluruh pemenang lomba.

“Pasti kami cabut kalau kita sudah terima hadiahnya tapi. Kita enggak penggin ribut-ribut juga,” ungkap Yuli.

Yuli menjelaskan, terdapat 600 peserta yang mengikuti lomba’Palu Nomoni International Marathon’, yang membayar pendaftaran seharga Rp. 150.000 – Rp.500.000.

“Kami disini perwakilaan dari 48 orang pemenang lomba. Yang mengikuti perlombaan ini tidak hanya warga Palu, tapi seluruh warga Indonesia. Bahkan ada Warga Negara Asing (WNA) juga dari Kenya,” kata Yuli Rianatasya.

Atlet Yayuk Sriwahyuningsih memenangkan kategori perlombaan ‘Female Master’ pada jarak tempuh 10 km dan meraih juara pertama.

Untuk atlet Yuli Rianatasya ‘Female Master’ untuk half marathonyakni 21 km dan meraih juara tiga.

Sementara Revi Vayola menjadi juara tiga, kategori full marathon42 km.

 

 

 

 

Editor: Chaviz

Sumber: topikindo

  Berita Terkait
  • Meneteskan Air Mata, Pasha Ungu Nyatakan Siap Mundur dari Wakil Walikota Palu

    8 tahun lalu

    Menurut dia, kalau setelah peristiwa ini pascagempa masyarakat memintanya mundur, dirinya siap, meski demikian dia belum menyampaikan secara formal kepada Wali Kota Palu, Hidayat bagaimana tanggapanya nanti.

  • Tudingan Sewa Rumah Rp 1 Miliar dari APBD, Pasha Ungu: Informasi Ini Ngaco

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM-- Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said membantah menyewa rumah yang dibiayai pemerintah kota setempat senilai Rp 1 miliar.

  • Walikota Dumai Paisal dan Ery Makmur Dilaporkan ke KPK

    tahun lalu

    Indikasi rekayasa pengadaan dan pembelian lahan TPR Dishub kota Dumai begitu terasa. Dugaan kolusipun menyeruak ke permukaan. Indikasi pemufakatan jahat pada pengadaan lahan ini kemudian diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

  • Bersama BB Berupa Kwitansi Rp9 Juta, Polisi Serahkan Oknum Collector FIF Selatpanjang ke Jaksa

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Pihak penyidik Polsek Tebing Tinggi Res Kepulauan Meranti, telah merampungkan berkas pemeriksaan terhadap Ipran (32) tersangka kasus penggelapan uang perusahaan. Bahkan, berkas pemeriksaan telah dinyatakan lengkap oleh jaksa.

  • 5 Paslon Wajib Serahkan LPPDK ke KPU 12 Februari

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru memastikan bahwa, laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye masing-masing calon walikota dan wakil walikota Pekanbaru wajib menyerahkan salinan laporan penerimaan dan pengeluaran

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.