Kamis, 25 Juni 2026
  • Home
  • POLITIK
  • Ketua PWNU Jatim Serukan Dukung Capres Jokowi, "Wong NU Ora Dukung, Berarti Wong NU Goblok"
Selasa, 09 April 2019 02:25:00

Ketua PWNU Jatim Serukan Dukung Capres Jokowi, "Wong NU Ora Dukung, Berarti Wong NU Goblok"

Selasa, 09 April 2019 02:25:00
BAGIKAN:
Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar
BLITAR (POROSRIAU.COM) - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuki Mustamar meminta semua warga NU mendukung Capres Joko Widodo. Menurutnya dalam kepemimpinan Jokowi, umat Islam digalakkan menggelar selawatan.
 
"Biyen ora usum salawatan, saiki usum salawatan. Lha ngene kok enek wong NU ora dukung, berarti wong NU goblok (Dulu tidak musim selawatan, sekarang musim selawatan. Lah begini kok ada orang NU tidak mendukung, berarti orang NU goblok," kata Ketua PWNU Jatim Marzuki saat berorasi, Minggu (7/4/2019).
 
Seruan itu disampaikan Marzuki saat menggelar doa bersama dan deklarasi untuk mendukung Capres Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Bertempat di halaman parkir Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, acara tersebut dihadiri ratusan jemaah NU di Blitar Raya.
 
Sebelum deklarasi, ratusan jamaah NU yang hadir terlebih dahulu menggelar selawatan. Marzuki mengatakan Jokowi kerap menghadirkan acara rutin khataman Alquran saat menjadi presiden. Menurutnya Jokowi juga membiasakan acara selawatan di Isra Mi'raj.
 
Marzuki menyebut Jokowi sebagai kader asli PDIP. Seorang nasionalis yang tidak mungkin akan mengkhianati Pancasila dan UUD 1945.
 
Awalnya deklarasi tersebut akan dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Namun karena harus hadir di agenda di lain daerah, Ketua Muslimat NU itu tidak tampak dalam deklarasi. 
 
Selain Ketua PWNU Jatim, turut berorasi Plt Wali Kota Blitar Santoso. Dalam orasinya, Santoso juga mengajak para nahdliyin di Kota Blitar untuk ikut memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
 
"Mari bersama-sama menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019," pungkasnya.***
Editor: Redaksi

Sumber: detik.com

  Berita Terkait
  • Isu Merapat ke Jokowi, Ketum PAN: Tunggu Tanggal Mainnya

    7 tahun lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan belum menegaskan sikap yang akan diambil partainya bila Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah dalam sengketa Pilpres 2019. Ia menegaskan masih

  • Antara Jokowi dan Prabowo, Yusril: Untuk Apa Kita Capek-capek Dukung Salah Satunya

    8 tahun lalu

    Partai Bulan Bintang (PBB) memutuskan untuk netral dalam pilpres 2019. PBB sebagai salah satu partai peserta pemilu tidak mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

  • Tidak Menghadiri Kampanye Akbar Jokowi Di Solo, Golkar Sragen Bantah Isu Dukung 02

    7 tahun lalu

    SOLO (POROSRIAU.COM) - Massa pendukung Capres Joko Widodo hadir memadati Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (09/04). Namun di antara para partai koalisi yang hadir, tidak ada barisan Partai Golkar Sra

  • Tanpa Dukungan La Nyala, Kubu Prabowo-Sandi Optimis Menang Pilpres 2019

    8 tahun lalu

    POROSRIAU.COM- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade tidak khawatir terkait dukungan La Nyalla Ma

  • Ucapan Mahmud MD Sebut "Provinsi Garis Keras" Sebagai Basis Kemenangan Capres 02, Menuai Protes Keras Dari Kubu Prabowo Sandi

    7 tahun lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Pernyataan mantan Ketua MK, Mahfud Md, yang menyebut daerah yang dimenangkan capres Prabowo Subianto dulunya dianggap 'provinsi garis keras' jadi heboh. Kritik tet

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.