Sabtu, 16 Februari 2019
  • Home
  • POLITIK
  • Sambangi Kediaman Maruf Amin, La Nyala Akui Dirinya Penyebar Isu Jokowi PKI
Rabu, 12 Desember 2018 10:21:00

Sambangi Kediaman Maruf Amin, La Nyala Akui Dirinya Penyebar Isu Jokowi PKI

Oleh: Redaksi
Rabu, 12 Desember 2018 10:21:00
BAGIKAN:
Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti menyambangi kediaman Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12/2018). (Foto:Suara.com)
JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti menyambangi kediaman Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12/2018).
 
La Nyalla mengakui kedatangannya menemui Maruf untuk menyampaikan permohonan maaf serta menjenguk Ketua nonaktif MUI itu.
 
Sebab, kata La Nyalla, dirinya merupakan orang yang menyebarkan isu dan menyebarkan fitnah bahwa Jokowi kader PKI, Cina dan beragama Kristen, serta penyebar majalah Obor di wilayah Jawa Timur dan Pulau Madura beberapa tahun lalu.
 
"Saya datang ke beliau, saya minta maaf. Bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI. Saya yang fitnah Pak Jokowi Kristen, Cina. Saya yang sebarkan Obor di Jawa Timur, Madura. Akhirnya saya datang ke beliau dan sampaikan, saya mau minta maaf tiga kali. Alhamdulillah dimaafkan, ya sudah," ujar La Nyalla seusai menemui Maruf.
 
La Nyalla menegaskan, Jokowi bukanlah sosok pemimpin yang anti Islam. Pasalnya ia sudah mencari tahu keislaman Jokowi hingga ke Boyolali.
 
"Sebelum saya mencari Pak Jokowi, saya datang ke tempatnya, di Boyolali, saya datang ke Rawa Pening. Di situ banyak orang yang mengatakan, Pak Jokowi itu sejak muda itu sudah sering tirakat dan Pak Jokowi ahli puasa," kata La Nyalla.
 
Ia meyakini kemenangan Jokowi di Pilpres 2014 karena merupakan pemimpin baik yang didoakan masyarakat Indonesia.
 
"Dari situ saya yakin, oh pantes, kalau Pak Jokowi di tahun 2014 menang. Karena apa? di Indonesia ini yang berdoa, mudah-mudahan kita diberikan pemimpin, presiden yang terbaik untuk negara kita. Yang dikasih Pak Joko Widodo, bukan yang lain. Berarti apa? Pak Jokowi ini orang baik," kata dia.
 
La Nyalla juga mengakui sudah meminta maaf langsung kepada Jokowi karena menyebarkan isu Jokowi PKI pada Pilpres 2014. Ia mengakui menyadari kesalahannya dan bertobat karena menyebarkan isu tersebut.
 
"Oh saya sudah keliling, kita sudah keliling, dengan saya memviralkan bahwa Pak Jokowi bukan PKI, saya yang minta maaf, bahwa saya yang sebarkan isu PKI itu, saya yang ngomong Pak Jokowi PKI, Pak Jokowi Kristen agamanya enggak jelas, saya sudah minta maaf," kata dia.
 
"Dulu wajar saya bilang begitu karena oposisi, oposisi kan apa saja dihajar. Karena sekarang saya bukan oposisi, saya harus tobat," sambungnya.
 
La Nyalla juga mempersilakan jika masih ada yang percaya terhadap isu Jokowi PKI dan anti Islam. Namun ia menyebut orang tersebut bodoh jika masih percaya isu tersebut.
 
"Ya silakan, kalau orang percaya (Jokowi PKI) itu saya anggap orang bodoh saja.” Cetusnya.***
 
 
Sumber:Suara.com
Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Ditantang, Prabowo: Saya Belum Pantas Jadi Imam

    2 bulan lalu

    Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto merespons mantan kader Partai Gerindra La Nyala Mattalitti, yang menantangnya menjadi imam salat dan membaca surah Al Fatihah.

  • Alumni Mesir Deklarasikan Dukungan Terhadap Prabowo-Sandi Usai Pelajari Ekonomi Jokowi

    3 bulan lalu

    Forum Silahturani Alumni Mesir (FSAM) memberikan dukungan kepada pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi di Pemilihan Presiden 2019. Deklarasi itu disampaikan usai perwakilannya bertemu dengan Prabowo di kediamannya Jalan Kertanagara, Jakarta Selatan,

  • Mahfud MD Blak-blakan Soal Gagal Cawapres, Ungkap Ancaman Ma'ruf Amin ke Jokowi

    6 bulan lalu

    Mahfud MD akhirnya blak-blakan mengungkap kronologis dirinya dipilih Jokowi sebagai bakal calon wakil presiden, tapi pada menit-menit terakhir deklarasi, Kamis (9/8) pekan lalu, digantikan oleh Ketua MUI Maruf Amin.

  • 15 Menteri Kabinet Kerja Masuk Daftar Tim Sukses, Sekjen Partai Gerindra Angkat Bicara

    5 bulan lalu

    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengomentari terkait bergabungnya 15 orang Menteri Kabinet Kerja yang masuk dalam daftar tim sukses Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin. Menurutnya, seorang menteri tidak bisa dibeb

  • Tanpa Dukungan La Nyala, Kubu Prabowo-Sandi Optimis Menang Pilpres 2019

    4 bulan lalu

    POROSRIAU.COM- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade tidak khawatir terkait dukungan La Nyalla Ma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.