Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • ROHUL
  • Terkesan Tertutup, Pegawai PN Rohul Larang Wartawan Liput Kegiatan Bukber, Ada Apa?
Sabtu, 24 Juni 2017 22:25:00

Terkesan Tertutup, Pegawai PN Rohul Larang Wartawan Liput Kegiatan Bukber, Ada Apa?

Oleh: Toni
Sabtu, 24 Juni 2017 22:25:00
BAGIKAN:
Toni
Berbuka Puasa bersama di PN Rohul

ROHUL ‎(POROSRIAU.COM) --Puluhan Wartawan kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang meliput kegiatan buka puasa bersama di Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian mengaku kecewa atas sikap oknum pegawai yang dianggap melecehkan tugas Jurnalistik dan terkesan tertutup, Rabu (22/6/2017) petang.

Dimana, ketika awak media dari berbagai media masa, baik cetak, online dan elektronik ingin meliput kegiatan itu, tidak diizinkan oleh pegawai di PN Pasir Pengaraian.

“Maaf bang, kalau acara buka puasa bersama yang dilantai Dua tidak dikasih untuk di liput, nanti saja ketika makan-makan dibawah,” kata salah seorang pegawai di PN Pasir Pengaraian kepada Wartawan.

Selanjutnya, hingga waktu berbuka puasa tiba, wartawan juga tidak diperkenankan meliput, dan tetap menunggu di lantai satu. Anehnya, ketika Wartawan yang akan berbuka puasa juga mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari seorang oknum pegawai PN Pasir Pengaraian Inisial MA Lubis.

Merasa tersinggung, sejumlah wartawan yang masih mencicipi takjil merasa tersinggung, dan memilih‎ pergi dari Kantor PN Pasir Pengaraian.

Di saat itulah, Humas PN Pasir Pengaraian Irpan Hasan Lubis turun dan menemui wartawan, dan meminta maaf atas perlakuan tidak menyenangkan seorang oknum karyawan‎ terhadap wartawan.

Dikonfirmasi soal berbuka puasa tertutup, Irpan mengakui acara tidak bisa diliput karena aula di lantai dua Kantor PN Pasir Pengaraian sempit.

Irpan mengakui tidak ada hal-hal‎ rahasia saat acara berbuka puasa bersama tertutup di lantai dua tersebut. "Gak ada hal lain," kata Irpan.

Menanggapi perlakuan seorang oknum karyawan tersebut, Sudirman, wartawan di salah satu media online mengaku kecewa atas perlakuan seorang oknum karyawan tersebut.

Menurut Sudir tidak sepantasnya wartawan diperlakukan seperti itu. Apalagi wartawan sering meliput di berbagai acara di PN Pasir Pengaraian selama ini.

Insiden tidak menyenangkan di PN Pasir Pengaraian sudah terjadi beberapa kali. Beberapa tahun sebelumnya, sejumlah wartawan yang sedang meliput sidang terbuka untuk umum juga dilarang mengambil gambar.


Namun, Ketua PN Pasir Pengaraian saat itu, Lilin Herlina secara resmi meminta maaf kepada awak media. (toni)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Jalin Silaturahmi, PT. RSI Gelar Bukber dengan Wartawan Rohul

    9 tahun lalu

    Dalam memperkokoh mitra positif serta menjalin silaturahmi, managament PT. RSI (Rohul Sawit Industri), anak perusahaan BGA (Bumitama Gunajaya Agro) Group taja press gathering "buka puasa bersama media" dengan puluhan wartawan media Rohul, bertem

  • Pengadaan Pakaian Untuk Anggota DPRD Siak Dianggarkan Hingga Rp300 Juta, Benarkah?

    9 tahun lalu

    Pada tahun 2017 ini, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak mengucurkan anggaran sekitar Rp300 juta lebih, untuk kegiatan pengadaan Pakaian Sipil Harian (PSH) dan Baju Batik Melayu Riau. Yang mana kegiatan tersebut direalisasikan

  • Oknum Satpol PP Pekanbaru Lecehkan Profesi Wartawan

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Perbuatan tak menyenangkan dialami sejumlah awak media yang sehari-hari meliput di lingkungan Pemko Pekanbaru. Tindakan pelecehan profesi jurnalis ini dilakukan oknum petugas Satpol PP Pekanbaru yang bertugas di rumah dinas Wa

  • Bupati dan Pj Sekda Rohul Ikuti Jalan Santai HUT ke-58 Adhiyaksa

    8 tahun lalu

    Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, bersama Pj Sekda Abdul Haris, pejabat Forkimpinda dan ratusan peserta ikut memeriahkan gerak jalan santai Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58 di Pasir Pangaraian, yang digelar Kejari Rohul Sabtu (21/7/2018) pagi.

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    10 tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.