
FKAD Tetap Komit Kawal Laporan Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Inspektorat Kota Dumai
DUMAI, POROSRIAU.COM - Maraknya Tambang galian C ilegal yang beroperasi di wilayah Kota Dumai, diduga kuat telah merugikan keuangan negara dari sektor pajak tanah. Karena sejumlah pengusaha tambang

Debu Ampas dan Bungkil Sawit Bikin Nafas Sesak, LKKMD Desak PT SPMT Bertanggung Jawab
DUMAI, POROSRIAU.COM - Keluhan masyarakat sekitar pelabuhan akibat aktifitas bongkar muat ampas dan bungkil sawit yang dilakukan PT SPMT (Subholding Pelindo Multi terminal) dituding telah membuat n

Kejari Serahkan Berkas Laporan Dugaan Galian C Ilegal ke Inspektorat Kota Dumai
DUMAI, POROSRIAU.COM - Kejaksaan Negeri Dumai melimpahkan berkas perkara dugaan tambang galian C ilegal ke Inspektorat Kota Dumai. Karena laporan tersebut berkaitan dengan potensi Pendapatan

Seluruh Saksi MOT Kembali Diperiksa, Carles: Kita Butuh Keterangan Tambahan
DUMAI, POROSRIAU.COM - Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai dengan melibatkan beberapa oknum petingginya, kini memasuki babak baru. Dugaan tindak pidana korupsi

Warga Dumai "DiLantak" Debu Ampas Sawit, Tedi Bungkam! Rizal Kembali Datangi Pelindo
DUMAI, POROSRIAU.COM - Debu ampas dan bungkil sawit bakal menjadi momok bulanan bagi sebagian warga Kota Dumai, terutama warga di yang berdomisili sepanjang pelabuhan Dumai. Sepertinya, serang

Tedi Bungkam, Debu Ampas Tetap Momok Buat Warga. Lurah "Desak" Kompensasi Warga Terdampak
DUMAI, POROSRIAU.COM - Manager PT Sub holding Pelindo Multi Terminal, Tedi Fadilah sejak peristiwa debu ampas sawit berterbangan hingga masuk pemukiman dan membuat sesak nafas warga tetap bungkam t

GERAM 17 Suku Desak KSOP Dumai Perhatikan Parkir Kapal, Nanang: Jangan Bikin Susah Nelayan!
DUMAI, POROSRIAU.COM - Ruang tangkapan ikan yang selama ini menjadi sumber kehidupan nelayan tradisional terhalang oleh deretan kapal tongkang dan kapal lain yang parkir berserakan sehingga mengang

Masyarakat Nelayan Mengeluh, Ruang Tangkapan Ikan Penuh dengan Kapal Parkir
DUMAI, POROSRIAU.COM - Masyarakat Nelayan di sepanjang pesisir pantai mengeluh karena ruang tangkapan ikan yang menjadi sumber kehidupan selama ini, "dirampas" paksa oleh kapal kapal besa

