Rabu, 25 Maret 2026
  • Home
  • DUMAI
  • GERAM 17 Suku Desak KSOP Dumai Perhatikan Parkir Kapal, Nanang: Jangan Bikin Susah Nelayan!
Sabtu, 28 Februari 2026 10:41:00

GERAM 17 Suku Desak KSOP Dumai Perhatikan Parkir Kapal, Nanang: Jangan Bikin Susah Nelayan!

Sabtu, 28 Februari 2026 10:41:00
BAGIKAN:
Nanang, Ketua GERAM 17 suku

DUMAI, POROSRIAU.COM - Ruang tangkapan ikan yang selama ini menjadi sumber kehidupan nelayan tradisional terhalang oleh deretan kapal tongkang dan kapal lain yang parkir berserakan sehingga menganggu mata pencarian para nelayan tradisional.

Hal ini menyebabkan para nelayan tradisional mengeluh karena hasil tangkapan berkurang bahkan tak jarang para nelayan tradisional pulang dengan tanggan kosong.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari komunitas Gerakan Putra Putri Anak Melayu 17 Suku Kota Dumai. Dan meminta aparat atau otoritas kepelabuhan segera mengambil langkah kongkrit agar para nelayan tradisional tidak terganggu saat mencari ikan dilaut.

"Kita prihatin dengan nasib nelayan dalam mencari ikan, karena ruang tangkapan ikan selama ini, telah menjadi ruang parkir kapal," ungkap Nanang ketua GERAM 17 suku kepada media, Jumat (27/02) .

Menurut Nanang, untuk area labuh jangkar bagi kapal baik tongkang maupun kapal besar lainnya, telah ditentukan di selat Rupat, kenapa masih ada kapal yang labuh jangkar di pesisir pantai, yang notabenenya merupakan ruang tangkapan ikan bagi para nelayan tradisonal.

"Untuk labuh jangkar kapal ada di selat Rupat, kenapa ada juga yang parkir di pesisir pantai, sehingga menganggu aktifitas para nelayan tradisional," terang Nanang.

Untuk itu, pihaknya mendesak kesyahbandaran Kota Dumai untuk menindak tegas kapal kapal yang parkir di ruang tangkapan ikan nelayan. Karena menghambat nelayan tradisional mencari rezeki

"Jangan lagi bikin susah nelayan, Saya minta KSOP tegas tegakan aturan. bagi yang melanggar kenakan sangsi tegas " tutur Nanang.

Sebelumnya, Mansur, salah seorang masyarakat nelayan yang mengaku keberadaan kapal kapal tongkang maupun kapal besar lain, telah menyebabkan para nelayan terganggu aktifitas mencari ikan.

"Akibat, banyaknya Kapal tongkang tongkang maupun kapal besar lain parkir diarea tangkapan ikan, kami nelayan sulit untuk bergerak leluasa menangkap ikan," ujar Mansur.

Ketua Mastali Madu Kota Dumai ini, juga menyebutkan, sebagai masyarakat nelayan pihaknya hanya mengandalkan tenaga dan peralatan menangkap tradisonal, dan jangkauan mencari ikan di sekitar laut dangkal tidak masuk ke laut tengah.

"Jika ruang untuk menangkap ikan sudah dipenuhi kapal tongkang yang parkir, kemana lagi kami mencari ikan. Kami hanya nelayan tradisonal," keluh Mansur. (54f)

  Berita Terkait
  • PT Pelindo I Sosialisasi Tarif Pas Masuk Pelabuhan Selatpanjang

    9 tahun lalu

    PT Pelindo I Cabang Selatpanjang pada Kamis (26/10/2017) siang melakukan sosialisasi tentang perubahan tarif masuk pelabuhan di gedung melati Kantor Bupati, jalan Dorak.

  • Kapal Sembako di Dumai Terbakar, 3 ABK Loncat ke Laut

    9 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.COM) - Kapal Motor (KM) Kuda Laut tanpa muatan terbakar saat bersandar di dermaga Jalan Nelayan Laut, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 06.30 WIB.

  • Wabup Said Hasyim: CPNS harus memahami Hak dan Kewajiban sebagai PNS.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati H. Said Hasyim  berkesempatan memberikan pengarahan sekaligus mengingatkan kepada para CPNS hasil Rekruitmen Tahun 2018 lalu, yang sedang melaksanakan ori

  • ARUK Surati KSOP Dumai, Stop Pencemaran Pelabuhan Pelindo! Riki: Capt Diaz Jangan Jangan Tutup Mata

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (ARUK) kota Dumai, merupakan gabungan dari beberapa organisasi masyarakat baik pemuda, LSM maupun organisasi pecinta  lingkungan hidup

  • Masyarakat Nelayan Mengeluh, Ruang Tangkapan Ikan Penuh dengan Kapal Parkir

    4 minggu lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Masyarakat Nelayan di sepanjang pesisir pantai mengeluh karena ruang tangkapan ikan yang menjadi sumber kehidupan selama ini, "dirampas" paksa oleh kapal kapal besa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.