Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • DUMAI
  • ARUK Surati KSOP Dumai, Stop Pencemaran Pelabuhan Pelindo! Riki: Capt Diaz Jangan Jangan Tutup Mata
Jumat, 17 Oktober 2025 17:46:00

ARUK Surati KSOP Dumai, Stop Pencemaran Pelabuhan Pelindo! Riki: Capt Diaz Jangan Jangan Tutup Mata

Jumat, 17 Oktober 2025 17:46:00
BAGIKAN:

DUMAI, POROSRIAU.COM - Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (ARUK) kota Dumai, merupakan gabungan dari beberapa organisasi masyarakat baik pemuda, LSM maupun organisasi pecinta  lingkungan hidup menyurati Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan terkait beredar sejumlah gambar maupun video tentang dugaan pencemaran udara maupun lingkungan akibat aktivitas bongkar muat pupuk, ampas maupun bungkil di pelabuhan Pelindo Dumai, kuat dugaan tidak sesuai standar kepelabuhanan.

Aliansi Masyarakat ini juga melayangkan surat ke Mentri Lingkungan Hidup dan Direktorat Jenderal Perhuhungan Laut Republik Indonesia.

Kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan bertanggungjawab dalam melaksanakan  pengawasan dan penegakan hukum keselamatan serta keamanan pelayaran, pengaturan, pengendalian. dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan komersial.

 Tugas-tugas ini mencakup pengawasan lalu lintas kapal, kelaiklautan kapal, dan pelayanan jasa kepelabuhanan. 

"Atas dasar itu, kita menyurati KSOP Dumai dan meminta melakukan  penyetopan sementara atas dugaan pencemaran udara dan lingkungan di pelabuhan Pelindo," ungkap Riki Kurniawan, Kordinator Lapangan Aliansi Rakyat Untuk Keadilan  ( ARUK) Jumat (17/10).

Sebagaimana diberitakan sejumlah media online, telah terjadi dugaan pelanggaran standar operasional di pelabuhan Pelindo Dumai, baik dari sisi kelaikan peralatan operasional maupun jaminan keselamatan kerja di area pelabuhan .

"Conveyor dan Bucket elevator milik Pelindo diduga tidak layak dan memadai hingga bongkar muat curah baik pupuk , ampas maupun bungkil sawit berterbangan, dan mencemari lingkungan hidup masyarakat sekitar," jelas Riki.

Untuk itu, pihaknya mendesak agar KSOP Dumai tidak menutup  mata dalam kasus ini, karena dampak atas pencemaran udara maupun lingkungan oleh kegiatan PT Pelindo Dumai sangat merugikan masyarakat.

 "Kita Mendesak agar kepala Syahbandar Dumai tidak tutup mata dalam hal ini, karena yang merasakan dampaknya adalah masyarakat, untungnya milik perusahaan," pungkas Riki lagi.

Kepala KSOP Dumai, Capt Diaz Saputra saat beberapa dihubungi melalui jaringan selular maupun fasilitas WA, masih belum memberikan merespon  dan tidak menjawab. (saf)

  Berita Terkait
  • Asap Hitam, Bau Menyengat Diduga Sumber Pencemaran Udara: Aktivis Laporkan Pelindo Dumai ke Menteri Lingkungan Hidup

    7 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - PT Pelindo Regional I Cabang Dumai, dalam waktu dekat akan dilaporkan masyarakat peduli lingkungan ke Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Laporan ma

  • ARUK Surati Dirjen Hubla, Minta Capt Diaz Syahputra di Copot dari KSOP Dumai.

    7 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Aliansi Rakyat Untuk Keadialn Kota Dumai (ARUK), sepakat untuk melayangkan surat ke Dirjen Hubungan Laut Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, meminta agar  mencopo

  • Hasrizal Meradang, Sebut PT Pelindo Penjahat Lingkungan dengan Menutup 5 Anak Sungai

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Komisi III DPRD Dumai membidangi lingkungan hidup, Hasrizal SH, meradang dan menyebut PT Pelindo Regional I Cabang Dumai sebagai Penjahat lingkungan. Dan meminta D

  • KSOP Belum Bertindak Atas Dugaan Pencemaran Pelabuhan Pelindo, Capt Diaz: Menunggu Arahan Pusat

    7 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Capt Diaz Saputra, mengaku belum melakukan tindakan atas laporan kelompok masyarakat yang meminta menghenti

  • ARUK Angkat Isu Dugaan Pencemaran dan Banjir Saat Aksi Demo di Pelabuhan Pelindo Dumai

    7 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Rencana aksi demo di pelabuhan pelindo Dumai oleh Aliansi Raykat Untuk Keadilan (ARUK) merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat baik lembaga swadaya lingkungan hidu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.