Rabu, 11 Februari 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Hasrizal Meradang, Sebut PT Pelindo Penjahat Lingkungan dengan Menutup 5 Anak Sungai
Rabu, 17 Desember 2025 09:57:00

Hasrizal Meradang, Sebut PT Pelindo Penjahat Lingkungan dengan Menutup 5 Anak Sungai

Rabu, 17 Desember 2025 09:57:00
BAGIKAN:

DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Komisi III DPRD Dumai membidangi lingkungan hidup, Hasrizal SH, meradang dan menyebut PT Pelindo Regional I Cabang Dumai sebagai Penjahat lingkungan.

Dan meminta Dunas maupun Instansi terkait jangan lagi bersikap lunak kepada PT Pelindo, sebab mereka tidak peduli dengan warga Dumai yang terdampak akibat aktifitas mereka.

"Pelindo bisa disebut penjahat lingkungan karena merugikan masyarakat tempatan. Untuk Dinas dan instansi terkait jangan lagi bersikap lunak, pelindo hanya merugikan masyarakat," ujar Hasrizal kesal dalam Rapat Dengar Pendapat lintas instansi.

Kekesalan Hasrizal semakin memuncak karena karena arogansi GM Pelindo Dumai, Jonathan Ginting dan Kepala KSOP Dumai, Capt Diaz tidak hadir dalam undangan rapat dengar pendapat itu.

"Seolah-olah mereka itu negara dan memonopoli. Jangankan masyarakat, DPRD saja tidak pernah mau didengar," tegas Hasrizal berapi api.

Hasrizal mengingatkan, kepada pihak BWSS III Riau, Pelindo merupakan perusak lingkungan. Dengan menutup 5 anak sungai, Hal itu tak perlu ditutup-tutupi dan mesti dibuka kepada publik.

"Memang ada 5 anak sungai yang mereka tutup. Mereka telah mengaku menutup anak sungai diganti dengan 8 parit. Sehinga merugikan masyarakat," pungkas Hasrizal.

Hasrizal menyampaikan, akibat penutupan 5 anak sungai oleh Pelindo, banyak kawasan di sekitar pelabuhan terendam banjir, sehinga rumah warga banyak yang rusak karena air asin, bahkan kawasan tersebut menjadi "kampung hantu" karena sering terendam banjir.

Setelah di sungai dijadikan parit, tutur Hasrizal lagi, diatasnya berdiri bangunam pabrik hingga gudang, menyebabkan parit semakin sempit dan dangkal. Akibatnya, air yang akan mengalir ke laut tertahan karena pendangkalan dan penyempitan parit.

"Air menuju laut bertahan di darat karena diatas parit berdiri bangunan pabrik dan gudang. Tak ada gunanya pelindo ini bagi masyarakat Dumai," keluh Hasrizal

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin H Johannes MP Tetelepta itu dihadiri Lintas Komisi DPRD Dumai, Aliansi Rakyat Untuk Keadilan, Perwakilan GM PT Pelindo Dumai, Perwakilan Kepala KSOP Dumai, Kepala BWSS III Riau, Kepala Dinas PUPR Dumai, Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Dumai, Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Kabid Dinas Lingkungan Hidup Dumai dan Kapolres Dumai diwakili Kapolsek KP3, AKP Hardianto. (54F)

  Berita Terkait
  • Komisi IV Meradang, Ismail Amir Sebut Managemen Pemkab Siak Bobrok

    8 tahun lalu

    Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Riau meradang. Pasalnya, rencana eksekusi terhadap perusahaan Cangkang yang diduga belum mengantongi izin di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) batal dilakukan. Kekecewaan itu terun

  • Pelindo Disebut Biang Kerok Kerusakan Lingkungan, Belasan Anggota DPRD Dumai Turun Lapangan

    3 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - PT Pelindo Regional I Cabang Dumai, disebut sebagai biang kerok terjadinya kerusakan lingkungan di area pelabuhan Dumai.  Untuk membuktikan tudingan tersebut, Dewan

  • ARUK Menembus Benteng Arogansi PT Pelindo, Revisi RTRW Jurus Pamungkas

    2 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Kepala Dinas PUPR Dumai, Riau Satrya Alamsyah menyampaikan momen perjuangan ARUK sejalan dengan upaya pengendalian banjir yang sedang dilaksanakan. "Selama ini kita

  • Pulau Ancak Tempat Semah Warga Lenyap di "Pelupuh" Pelindo, Air Laut pun Mengalir ke Darat

    3 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Rombongan Anggota DPRD Dumai, dari lintas komisi dan masyarakat Aliansi Rakyat Untuk Keadilan ( ARUK)  dalam agenda turun lapangan ke pelabuhan Pelindo Dumai, sebagai be

  • Tandatangani Kesepakatan Bersama ARUK di DPRD, Pelindo Dumai Minta Waktu 6 Bulan

    2 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM -  PT Pelindo (Persero) Regional I Dumai menyepakati sejumlah poin yang menjadi tuntutan Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) terkait persoalan lingkungan dan pengembalian

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.