Kamis, 19 Februari 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Said Makmur Curhat ke Carles, Kisahkan Persoalan Hingga Laporkan Dugaan Pidana Oknum Petinggi LAMR Dumai
Rabu, 28 Januari 2026 21:56:00

Said Makmur Curhat ke Carles, Kisahkan Persoalan Hingga Laporkan Dugaan Pidana Oknum Petinggi LAMR Dumai

Rabu, 28 Januari 2026 21:56:00
BAGIKAN:
Kasie Intel Kejaksaan Negeri Dumai Carles Aprianto SH MH (kiri), Said Makmur (kanan)

DUMAI, POROSRIAU.COM - Terungkap, fakta sesungguhnya mengapa Said Makmur, Ketua Forum Komunikasi Anak Dumai, melaporkan oknum petinggi Lembaga Adat Melayu Riau Kota Dumai ke pihak Kejaksaan.

Di hadapan Kasie Inteligen Kejaksaan Negeri Dumai Carles Aprianto SH MH, Said Makmur Alias Moi, membeberkan kisahnya dengan nada sedikit menahan emosi. Sekitar seminggu lalu, Said Makmur sedang melihat kebun di batu teritip niatnya bermalam karena sudah lama tidak menjenguk kondisi kebunnya.

Baru semalam di kebun batu teritip, tiba-tiba handphonenya berdering terlihat panggilan masuk dari handphone anaknya. Hatinya tiba-tiba berdetak dan terasa ada yang mengganjal.

Saat handphone diangkat, nada suara anaknya terdengar seperti orang ketakutan dan tertekan. Setelah menceritakan persoalan sesungguhnya, paginya, Said Makmur langsung tancap gas pulang ke rumah.

Sesampai di rumah Said Makmur pun mengumpulkan anaknya dan minta keterangan apa yang mereka alami sepeninggal dirinya ke kebun batu teritip.

Sepeninggal Said Makmur, kedua anaknya berencana memetik buah pinang di kebun jalan Wan Amir, karena buah pinang tersebut merupakan kebutuhan beberapa lapak minuman yang sudah menjadi langganannya.

Dalam perjalanan menuju kebun pinang jalan Wan Amir, kedua anak Said Makmur dengan berkendara sepeda motor berpapasan dengan beberapa truk angkut tanah timbun.

Ketika sampai di jalan mendaki tiba-tiba truk tersebut memperlambat lajunya nyaris menyenggol kendaraan kedua anak Said Makmur.

Karena terkejut, kendaraan anak Said Makmur tersebut membanting hingga terlempar ke dalam parit tanpa ada orang yang tahu.

Dengan sisa tenaga yang ada, kedua anak tadi berusa naik ke atas dan mencoba minta pertolongan, malangnya tidak satupun ada orang yang lewat pada waktu itu.

Dengan susah payah, akhirnya kedua anak Said Makmur berhasil mencapai rumah, sementara kendaraannya masih di dalam parit.

Mendengar cerita kedua anaknya Said Makmur pun naik pitam langsung menuju lokasi penimbunan, sesampai di lokasi Said Makmur langsung bertanya siapa pemilik kendaraan yang menyebabkan kedua anaknya jatuh ke dalam parit, sayangnya tidak satupun yang buka mulut.

Untung ada salah satu supir truk yang dikenalnya dan menyebut jika penimbunan tersebut milik lembaga adat, jika ingin komplain silahkan datang ke kantor LAM.

Setelah menunggu beberapa hari, tidak seorang pun yang datang ke rumah Said Makmur menyelesaikan masaalah. Akhirnya, Said Makmur berkesimpulan bahwa pemilik tanah urug tidak berniat menyelesaikan masaalah. Makanya, Said Makmur mencari tahu pemilik usaha dan ternyata usaha tambang mereka diduga tidak punya izin operasi. Dan inilah kesempatan Said Makmur untuk.membuka kedok pengusaha nakal yang berlindung di bawah ketiak Lembaga Adat.

Mendengar curhatan Said Makmur, Kasie inteligen Kejari Dumai Carles Aprianto SH MH hanya terdiam seakan terpaku, sesekali terlihat anggukan dari kepalanya, menandakan keprihatinan.

"Sekarang , lengkapi aja bukti pendukung. Kita akan proses dan kita tidak ada beban, siapapun jika bukti menyakini akan diproses," tegas Charles sembari meyakini Said Makmur dan rekan. (54f)

  Berita Terkait
  • Terkait Maraknya Tambang Ilegal, FKAD Laporkan CV Putra Juang Abadi ke Kejaksaan

    3 minggu lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Setelah mendapatkan data pengelolaan tambang tanah urug jenis galian C ilegal milik CV Putra Juang Abadi. Forum Komunikasi Anak Daerah (FKAD), Rabu (28/01) resmi melapor

  • Kajari Segera Gelar Rapat Dengan Intel dan Pidsus, Bahas Laporan FKAD

    2 minggu lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono SH MH, merespon laporan dugaan tindak pidana oleh Forum Komunikasi Anak Dumai. Meski mengaku baru mendapat info adanya lapor

  • FKAD Datangi Kejari Dumai, Pertanyakan Laporan Dugaan Tindak Pidana Oknum Petinggi LAM

    satu minggu lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Forum Komunikasi Anak Dumai Said Makmur, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Dumai, terkait laporan tindak pidana yang melibatkan oknum petinggi Lembaga Adat Dum

  • Kompolnas Kompak Diam Sikapi Maraknya Aktivitas Perjudian di Dumai

    5 bulan lalu

    Meskipun Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas memerintahkan untuk menindak tegas aktivitas perjudian,namun arahan tak sejalan dengan kondisi di lapangan. Dugaan kuat proses pembiaran oleh APH dan lembaga

  • Disinyalir Ada Upaya Menghentikan Perkara Lewat "Singapore Dolar", Masyarakat Mulai Endus Bau Amis Proyek MOT

    3 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Sejak perkara dugaan penyelewengan pengadaan proyek aksesoris alat bedah mulai diproses, pemanggilan saksi dimulai dari pelapor hingga sejumlah pejabat di lingkungan rumah sa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.