Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Kampanye Kreatif, Dumai Kota layak Anak
Jumat, 25 November 2016 09:54:00

Kampanye Kreatif, Dumai Kota layak Anak

Oleh: Noer
Jumat, 25 November 2016 09:54:00
BAGIKAN:

DUMAI (Porosriau.com) - Mewujudkan Kota Dumai sebagai Kota Layak Anak, Pemko Dumai akan semakin giat melancarkan sosialisasi ketengah-tengah masyarakat juga termasuk menanda tangani komitmen bersama dalam pencegahan, penanganan, perlindungan anak dan bersama melindungi anak.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam perencaaan dan sosialisasi "Kampanye Kreatif, Kampung Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat," di Kecamatan Dumai Kota, tepatnya di Gang Akasia, Jalan Teratai Kota Dumai.

Kegiatan ini juga berlangsung di dua kota lainnya di Indonesia, yakni di Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Dan di Kota Dumai sendiri, kegiatan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo.

Eko Suharjo mengajak semua elemen untuk bekerja sama dalam melindungi anak, yang artinya seluruh pihak yang ikut menandatangani komitmen tersebut, harus turut berperan aktif dalam pencegahan, penanganan perlindungan anak dan bersama melindungi anak.

"Kita ingin mewujudkan Dumai sebagai kota layak anak. Maka kita tengah menyiapkan perda Dumai Layak Anak," ujar Eko di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, selain menyiapkan perda, pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar Kota Dumai siap menjadi Kota Layak Anak. Sehingga ia mengajak seluruh pihak mendukung program Kota Layak Anak.

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan kepada para anak-anak, seperti pengembangan kabupaten/kota layak anak (KLA), Sekolah Ramah Anak, Pembentukan Forum Anak ditingkat provinsi dan Kabupaten/Kota, penyediaan ruang pengadilan ramah anak, kampanye-kampanye gerakan perlindungan anak, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).
 
"Upaya perlindungan anak saat ini telah banyak dilakukan masyarakat. Mulai dari mensosialisasikan hak-hak anak, baik dalam bentuk kesenian, dialog, penerbitan media infomasi sampai mendampingi ketika anak yang menjadi korban. Walaupun sudah banyak kegiatan, tetapi tuntutan perlindungan kepada anak dan pencegahan kepada anak tetap diperlukan," jelasnya.

Editor: Mus.R

  Berita Terkait
  • Gunung Louser di Goyang 2 Jari. De Parto : Makin tua makin berminyak

    2 tahun lalu

    Porosriau.com. Kehadiran calon wakil walikota Dumai nomor urut 2 Suparto Wiguno di  jalan Gunung louser kelurahan Bumi ayu menambah semarak kampanye dialogis pasangan Fatonah. Ratusan massa ya

  • Amirudin Layak Gantikan Said Mustafa

    10 tahun lalu

    Saya yakin Zulkifli As akan memilih Amirudin sebagai Sekdanya. Karena Amirudin sudah terbukti loyalitasnya terhadap pimpinan.

  • Zul As Belum Tepati Janji Bayar Gaji Honorer Sesuai UMK

    10 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) - Sejumlah janji yang digadang-gadang oleh Wali Kota Dumai, H Zulkifli As sewaktu melakukan kampanyenya bersama pasangan Eko Suhardjo yang akan bertarung di Pilkada Dumai tahun 2015 lalu ternyata masih belum ditepatinya, Salah satunya

  • Kejaksaan Dumai Jangan Tebang Pilih Perkara

    10 tahun lalu

    Tidak ada alasan penyidik untuk tidak memproses dugaan korupsi ini, Kalau tidak kami akan surati Kejati

  • Catatan Akhir Tahun PT Pertamina RU II Dumai: "Reputasi Elok Dalam Gugatan"

    6 tahun lalu

    Oleh M. Syahrul Aidi Pemimpin Redaksi porosriau.com Tulisan mengutip data dari berbagai sumber   SEPANJANG tahun 2019 ini PT Pertamina RU II  Dumai menikmati fase-fase ind

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.