Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Meledak! Bau Amis Rumah Rakyat Dibongkar, Mangkir Saat Sidang Soal Rakyat
Senin, 01 Desember 2025 09:07:00

Meledak! Bau Amis Rumah Rakyat Dibongkar, Mangkir Saat Sidang Soal Rakyat

Senin, 01 Desember 2025 09:07:00
BAGIKAN:
Ketua Komisi III DPRD Dumai, Hasrizal

DUMAI, POROSRIAU.COM - Kinerja wakil rakyat telah lama jadi sorotan, minimnya pengawasan, kurang empati terhadap kondisi masyarakat, tak pernah bersuara lantang atas kepedihan rakyat, dan selalu nurut saat pembahasan anggaran pembangunan, bahkan terkesan hanya datang, duduk, diam dan terima duit. 

Kondisi ini membuat membuat Ketua Komisi III DPRD Dumai gerah dan kecewa. Hasrizal mulai buka-bukaan, atas bobroknya kinerja wakil rakyat. Karena tiap kali agenda rapat membahas kepentingan masyarakat, sejumlah anggota Dewan tidak pernah hadir.

Wajar jika masyarakat mulai berasumsi dan menganalisa kinerja wakil rakyat, bahkan memberi lebel wakil rakyat dengan sebutan "kontraktor prioritas', karena wakil rakyat hanya peduli dengan proyek. 

Ternyata benar, Agenda sidang dengar pendapat bersama lintas komisi dengan perwakilan masyarakat yang tergabung  dalam Generasi Muda Peduli Pembangunan (GMPP Kota Dumai ) hanya dihadiri 2 anggota Dewan sisanya entah kemana. 

Jumat, (28/11) pagi, suara Hasrizal ketua Komisi III DPRD Dumai. Menggelegar di ruang rapat cempaka, peserta yang mayoritas dari perwakilan masyarakat pun terperangah.

Kekesalan, Hasrizal karena Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi hanya dihadiri dirinya dan Douglas Muhamad Manurung, fraksi PDI-P. 

Suasana berubah tegang sesaat dimulainya  rapat, Hasrizal melihat hanya dirinya dan Douglas Muhammad Manurung yang hadir. Padahal agenda rapat antara Komisi II membidangi Perekonomian dan Keuangan dengan Komisi III membidangi Pembangunan dan SDM.

Hasrizal menjelaskan, tentang kinerja wakil rakyat saat ini, kerap mangkir saat sidang tentang persoalan rakyat. "Meski sidang telah diagendakan, mereka kerap mangkir tanpa alasan yang jelas," keluhnya.

Meski setiap bulannya para wakil rakyat bisa membawa pulang gaji dan tunjangan hampir 50 juta,  namun kinerja wakil rakyat sangat memprihatinkan, jarang hadir saat agenda rakyat bahkan kehadiran tanpa alasan yang jelas.

"Maaf jika rapat telat, karna hanya kami berdua yang hadir, ini kerap terjadi, ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas, apa yang mereka terima tidak sepadan dengan yang mereka kerjakan," ungkap Hasrizal kesal.

Hasrizal menjelaskan, jika dirinya bertanggungjawab atas apa yang di sampaikan, karena faktanya banyak wakil rakyat yang mangkir saat sidang soal rakyat. 

"Saya bertanggungjawab dengan apa yang sama ucapkan, itu fakta , wakil rakyat kerap mangkir jika bicara soal kepentingan rakyat," ketus Hasrizal. (saf)

  Berita Terkait
  • Paparkan Keberhasilan di Paripurna DPRD Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X, Bupati Mendapat Apresiasi Sejumlah Tokoh.

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Wakil Bupati H. Said Hasyim, mengikuti Rapat Paripurna DPRD,  Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X yang jatuh pada Tan

  • Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang

    9 tahun lalu

    KESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.

  • Dibangun dengan Biaya Milyaran, Rumah Tenun Siak Ini Terkesan Kurang Terawat

    10 tahun lalu

    Dilihat dari kejauhan. Rumah tenun yang berada di komplek Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Siak itu seolah masih indah dan menawan. Namun ketika dilihat dari dekat, ternyata kondisi fisik pada bangunan rumah tenun tersebut sudah banyak mengalami kerusakan

  • Diduga Oknum Dokter di Puskesmas Siak Acuhkan Pasien, Ini Tanggapan Kadiskes

    10 tahun lalu

    Sejumlah polemik terkait mutu dan sistem pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Siak masih dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat. Seperti yang terjadi belum lama ini di Puskesmas Siak.

  • Sutan Bhatoegana Wafat, Begini Kata-kata Ajaib Almarhum

    10 tahun lalu

    Jenazah Sutan Bhatoegana dikebumikan di Pemakaman Giri Tama, Parung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu sore, 19 November 2016. Politikus Partai Demokrat itu wafat karena kanker liver.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.