Senin, 21 September 2020
  • Home
  • DUMAI
  • Pedagang Pasar Senggol Turun ke Jalan Menolak PSBB
Selasa, 19 Mei 2020 01:28:00

Pedagang Pasar Senggol Turun ke Jalan Menolak PSBB

Selasa, 19 Mei 2020 01:28:00
BAGIKAN:
Pedagang Pasar Senggol bercampur dengan warga turun ke jalan dan menyuarakan aspirasi menolak petugas menutup tempat usaha mereka.
DUMAI, POROSRIAU.COM - Senin malam, ratusan pedagang kaki lima di Pasar Senggol Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai turun ke jalan menolak penutupan tempat usaha dan membuka paksa portal penutup jalan yang dipasang petugas gabungan pelaksana PSBB.
 
Pemantauan di lapangan, pedagang bercampur dengan warga ini turun ke jalan dan menyuarakan aspirasi menolak petugas menutup tempat usaha mereka, karena aktivitas jual beli terhambat.
 
Aksi massa yang disaksikan banyak orang dan penggendara ini menolak untuk membubarkan diri dan meminta agar kegiatan jual beli terus diperbolehkan pemerintah.
 
Warga yang memadati Jalan Jenderal Sudirman ini terpantau sempat bersitegang dengan aparat gabungan karena memaksa tetap berjualan dan meminta waktu dibolehkan jualan hingga usai lebaran.
 
"Kami menolak ditutup tempat usaha, dan minta pemerintah tetap bolehkan jualan untuk mencari rezeki hingga habis lebaran nanti," kata seorang warga di lokasi.
 
PKL yang menjajakan berbagai dagangan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Jalan Sudirman Dumai ini merasa perlakuan pemerintah tidak adil karena usaha kecil kecilan mereka dipaksa untuk ditutup.
 
Untuk menenangkan aksi massa, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta dan perwira Kodim 0320 Dumai serta pejabat di Dinas UKM Dumai mencoba tawar menawar dengan pedagang dan meminta untuk membubarkan diri.
 
Larangan tidak berkerumun ditengah Pandemi Covid-19 ini tidak lagi dihiraukan masyarakat Dumai, sehingga aparat dengan persuasif terus menenangkan warga dan meminta untuk pulang.
 
Dalam aksi ini, warga dan polisi hanya bersitegang tanpa ada bentrok di lapangan, dan hingga pukul 23.00 WIb, kerumunan massa masih terlihat dan masih ramai di jalan.
 
Dalam pelaksanaan PSBB ada 6 pembatasan diantaranya, larangan aktivitas belajar dan mengajar di sekolah, pembatasan kerja, pembatasan sosial di tempat fasilitas umum dan larangan berkumpul.
 
Kemudian, larangan kegiatan hiburan dan budaya, larangan kegiatan ibadah untuk seluruh umat beragama dan larangan keluar masuk orang dari luar daerah maupun dari dalam untuk bepergian keluar tanpa alasan tertentu, terakhir pembatasan kendaraan umum.(tim)
  Berita Terkait
  • Demo Tolak PSBB, Ini Keinginan Para Pedagang !!

    4 bulan lalu

    Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sudah diterapkan Pemko Dumai menuai penolakan oleh pedagang kota Dumai, 19/05/20. Senin malam kemaren pedagang pasar senggol kota Dumai melakukan aksi Demo menolak diberlakukannya PSBB,

  • Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang

    3 tahun lalu

    KESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.

  • Bongkar Lapak PKL, Pemilik Ruko Dilapor ke Polisi

    4 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Efendi (23) terpaksa harus berurusan dengan polisi, salah seorang pemilik ruko di pasar sandang pangan, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti ini sempat dilaporkan oleh sejumlah pe

  • Diteror Ritel Modern, Iwan: "Kalau Begini Terus Matilah Kami"

    4 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Munculnya ritel jenis Alfamaret Dan Indomaret ternyata berdampak besar ke sejumlah pedagang kecil di Pekanbaru. Dalam curhatan pedagang kecil ini, dengan hadirnya ritel modern yang beroperasi di pemukiman penduduk, terpaksa peda

  • Disperindag Ajak DPRD Sama-sama Awasi Toko Modren

    4 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Banyaknya toko modren seperti swalayan di Kota Pekanbaru yang tak mengantongi Izin Usaha Toko Modren (IUTM), ditanggapi anggota DPRD Kota Pekanbaru. Anggota dewan meminta kepada dinas terkait agar menindak tegas pelaku usaha, j

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.