Minggu, 21 Agustus 2016 23:07:00
Proyek Pelebaran Sungai Dumai Tahun 2009, Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah
Oleh: Handani
Minggu, 21 Agustus 2016 23:07:00
DUMAI(PR) - Proyek Normalisasi dan Pembuatan Turap Sungai Dumai yang menelan biaya anggaran Milliaran Rupiah tahun 2009 di anggarakan melalui dana APBD, ternyata menimbulkan kerugian Negara , senilai Rp.310.974.998. hal ini berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Riau.
Terjadinya kerugian Negara dalam proyek tersebut, karena hasil pekerjaan yang digarap Kontraktor hanya mampu diselesaikan 65 persen saja, tetapi progres pekerjaan dan pembayaran di lakukan sudah mencapai 100 persen, Sehingga uang negara ratusan juta rupiah tidak dapat di pertanggung jawabkan.
Is Oknum PNS diketahui merupakan PPTK dibidang Sumber Daya Alam (SDA) Kota Dumai saat di minta penjelasannya berapa waktu lalu, mengakui kalau proyek yang merupakan tanggung jawabnya itu menimbulkan kerugian keuangan negara.
Namun Is berdalih kalau kerugian Negara tersebut penyebabnya adalah ulah Kontraktor, tetapi kerugian nya sudah di kembalikan dalam bentuk aset bangunan dan tanah , bila diuangkan maka aset milik kontraktor itu mencapai dua kali lipat dari nilai kerugian.
Masih menurut Is, aset yang menjadi jaminanya sudah dipegang oleh Inspektorat, rencananya akan di lelang tapi kapan lelangnya saya tidak tau persis, dalih Is berapa waktu lalu ketika di temui dalam ruang kerjanya.
Nama kontraktor yang mengerjakan Proyek itu adalah Eka Budi, berdasarkan penelusuran yang dilakukan ternyata Eka di ketahui pernah kerjakan beberapa paket pekerjaan proyek di Kabupaten Bengkalis, tapi proyek tersebut juga tidak selesai , akhirnya perusahaan terkena black list.
Budiman.SH saat di mintai tanggapannya tentang adanya korupsi di dalam pengerjaan Proyek Normalisasi Sungai Dumai yang merugikan uang Negara,“ kasus ini harus di tindak lanjuti ke ranah hukum, bila aparat penegak hukum tidak memproses kasus ini, tentu tanda tanya di sinyalir ada oknum yang jadi beking melindungi perbuatan korupsi “
Tambahnaya , apa lagi temuan kerugian Negara telah di lakukan audit BPK RI Riau , dan nilai kerugian juga terpapang dalam lembaran pelaporan BPK , tapi kok kenapa aparat hukum tak bergeming untuk menelusuri siapa saja oknum yang terlibat.
Editor: Kanda
Ratusan Juta Rupiah Diduga mengalir ke Kantong pejabat Perjalan Dinas Fiktif Pemko Dumai Rugikan Negara
10 tahun laluBiaya perjalan Dinas yang dialokasikan dari anggaran APBD Pemko Dumai tahun 2009 lalu menimbulkan kerugian Negara
Dalam Dakwaan JPU, Sebut Eks Sekdako Dumai CS Rugikan Negara Ratusan Milliar Rupiah
7 tahun laluJAKARTA (POROSRIAU.COM) - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai, Muhammad Nasir dan Direktur PT Mawatindo Road Construction (PT MRC), Hobby Siregar sedang menjalani sidang perdana di Pengadi
Paparkan Keberhasilan di Paripurna DPRD Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X, Bupati Mendapat Apresiasi Sejumlah Tokoh.
7 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Wakil Bupati H. Said Hasyim, mengikuti Rapat Paripurna DPRD, Sempena Hari Jadi Meranti Ke-X yang jatuh pada Tan
Palsukan Tanda Tangan, Mantan Kabag Keuangan PDAM Dumai Curi Uang Negara
10 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.com) – Okt mantan Karyawan di Kantor PDAM Tirta Dumai Bersemai telah menghilangkan diri sejak tahun 2015 lalu karena lakukan perbutan melanggar hukum, yakni dengan memalsukan
Hebat! Pemkab Siak Bangun Gedung LAM Senilai Rp800 Juta di Kecamatan Mempura
10 tahun laluMemasuki penghujung tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) merealisasikan pembangunan Gedung/Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) di Kecamatan Mempura









