Selasa, 27 Oktober 2020
  • Home
  • DUMAI
  • Sikat Perjudian, Polres Dumai Diminta Jangan Pandang Bulu
Kamis, 13 Agustus 2020 19:05:00

Sikat Perjudian, Polres Dumai Diminta Jangan Pandang Bulu

Kamis, 13 Agustus 2020 19:05:00
BAGIKAN:
Barang bukti mesin permainan yang diamankan Polsek Bukit Kapur.
DUMAI, POROSRIAU.COM - Unit Reskrim Kepolisian Sektor Bukit Kapur, Polres Kota Dumai, Riau membongkar perjudian berkedok permainan tembak ikan (mirip dingdong) pada salah satu warung warga di tepi Jalan Baru, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, dengan empat orang ditangkap, Senin (3/8/2020) kemarin.
 
Pengungkapan tersebut disertai dengan barang bukti mesin permainan, chip dan uang tunai.
 
Menelisik dari pengungkapan tersebut, Ketua HMI Cabang Dumai, Andi Qadri kepada media menjelaskan bahwa apa yang diungkap oleh Polsek Bukit Kapur kemarin kurang lebih sama dengan yang menjamur selama ini di Dumai.
 
"Pertama kita apresiasi kinerja kepolisian dalam memberentas perjudian, namun menjadi pertanyaan bagi kita kenapa perlakuannya dengan gelanggang permainan yang lain berbeda," ujarnya.
 
Dijelaskan pria yang akrab disapa Ari tersebut bahwa ranah penegakan hukum yang kewenangannya pada kepolisian diminta untuk bisa bersikap sama tanpa pilih-pilih.
 
"Pertanyaan kita, mengapa ada perbedaan perlakuan, jika mesin yang dimainkan ada kesamaan. Oleh karenanya kita harap kepolisian bersikap tegas tanpa pandang bulu dalam hal ini," harapnya.
 
Terpisah, kasat reskrim Polres Dumai AKP Dani Andika ketika dikonfirmasi media melalui sambungan seluler menjelaskan bahwa giat yang dilakukan di Bukit Kapur berdasarkan laporan masyarakat dan tidak adanya izin yang mereka kantongi.
 
"Yang disana itu tidak ada izin," ujar AKP Dani singkat.
 
Sebelumnya diberitakan, Polres Dumai melakukan pengungkapan praktik perjudian di Kecamatan Bukit Kapur, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira menjelaskan, pengungkapan perjudian ini berawal atas laporan masyarakat, dan polisi langsung melakukan penggerebekan di warung yang berada di RT 021 itu, dengan empat tersangka ditangkap beserta sejumlah barang bukti.
 
Empat tersangka pelaku perjudian jenis permainan tembak ikan yang ditangkap berinisial AM (39) selaku penyedia tempat dan pemain judi, MG (21) selaku kasir atau penjual chip, SP (38) dan PD (44) sebagai pemain judi.
 
Bersama empat tersangka, barang bukti diamankan yaitu satu unit mesin permainan tembak ikan, satu unit alat chip permainan tembak ikan dan uang tunai sebanyak Rp1.340.000.
 
"Tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun," kata Kapolres.(Tim)
  Berita Terkait
  • Praktisi Hukum: Berantas Atau Legalkan

    2 bulan lalu

    Pernyataan lugas dan tegas itu disampaikan oleh pengacara muda tersebut, menyikapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat terhadap kontroversi perlakuan aparat hukum terhadap Gelper

  • Kompolnas: Laporkan Ke Propam Atau Kompolnas

    2 bulan lalu

    Pernyataan ini disampaikan, Poengky Indarti menanggapi dugaan tebang pilihnya pihak Kepolisian Resor (Polres) Dumai menindak perjudian yang marak di Kota Dumai dengan indikasi penyalahgunaan izin Gelper.

  • Kejaksaan Dumai Jangan Tebang Pilih Perkara

    4 tahun lalu

    Tidak ada alasan penyidik untuk tidak memproses dugaan korupsi ini, Kalau tidak kami akan surati Kejati

  • Kapolres Imbau ASN dan Pelajar Jangan Sampai Terlibat Narkoba

    4 tahun lalu

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Solok Selatan (Solsel) AKBP Mochamad Nurdin, SIK mengimbau ASN Solok Selatan serta pelajar di Solsel untuk tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba atau bahkan menggunakan narkoba.

  • Sandiaga Uno Sempat Bertemu Hercules

    2 tahun lalu

    Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno bicara soal penangkapan Hercules Rosario Marshal atas dugaan pidana penyerangan dan penguasaan lahan di Kalideres, Jakarta Barat.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.