Jumat, 17 April 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Cak Imin: Amien Rais Lebih Berpeluang Jadi Calon Presiden Ketimbang Prabowo
Minggu, 10 Juni 2018 23:52:00

Cak Imin: Amien Rais Lebih Berpeluang Jadi Calon Presiden Ketimbang Prabowo

Oleh: Redaksi
Minggu, 10 Juni 2018 23:52:00
BAGIKAN:
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.(Foto:Int)

POROSRIAU.COM--Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ihwal rencana maju sebagai calon presiden 2019. Menurut Muhaimin, Amien kemungkinan lebih berpeluang menjadi calon presiden (capres) ketimbang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Jangan-jangan Pak Amien dengan Pak Prabowo kuat Pak Amien. Jangan-jangan, ya," katanya di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Ahad, 10 Juni 2018.

Rencana maju sebagai capres 2019 disampaikan Amien dalam acara buka puasa bersama di kediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sabtu, 9 Juni 2018. Amien mengatakan akan maju bersama Zulkifli dan dua mantan Ketua Umum PAN lain, Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

Amien menyebut masih agak layak menjadi capres. Dia mengaku terinspirasi dari kemenangan Mahathir Mohamad, yang mengalahkan Perdana Menteri Malaysia inkumben, Najib Razak, dalam pemilihan umum. Dengan kemenangan Mahathir, yang berusia 92 tahun, Amien mengaku merasa menjadi remaja.

Narasi kemenangan Mahathir ini juga kerap dipakai kubu pendukung Prabowo Subianto. Sejumlah politikus Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera beberapa kali mengungkapkan oposisi dan tokoh senior bisa menang melawan inkumben.

Menurut Muhaimin, Amien berpeluang lebih kuat karena merupakan calon baru. Sedangkan Prabowo, kata dia, merupakan tokoh lama yang pernah bertanding dalam kontestasi pilpres sebelumnya. "Pak Amien bekas Ketua Umum Muhammadiyah, Prabowo sudah pernah tanding. Hari ini mungkin butuh yang baru tanding, analisis saja," tuturnya.

Kendati begitu, Muhaimin tetap pada pendiriannya memilih calon presiden inkumben, Joko Widodo. Alasannya karena dialah yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi. "Saya pilih Pak Jokowi dibanding Pak Amien. Alasannya, wapresnya Jokowi saya," ujar Muhaimin sembari tertawa.(tempo)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Yusril Gabung Jokowi karena Dicuekin Prabowo?

    8 tahun lalu

    Betulkah keputusan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra gabung dengan Jokowi karena selama ini di 'cuekin' Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Berikut ulasannya.

  • Ust Somad: Semoga Cak Imin Next Presiden, Eh Wapres Ya?

    9 tahun lalu

    Penceramah kondang Ust Abdul Somad mengajak para santri untuk selalu mendoakan hal baik untuk kemajuan Indonesia. Menurutnya, santri memiliki keistimewaan dan diyakini lebih mudah dikalbukan doanya.

  • Gerakan Aksi Roda Dua Kecam Pidato Prabowo

    7 tahun lalu

    Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) menilai pidato Calon Presiden Prabowo Subianto soal tamat sekolah jadi tukang ojek sebagai bentuk penghinaan.

  • Ditantang, Prabowo: Saya Belum Pantas Jadi Imam

    7 tahun lalu

    Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto merespons mantan kader Partai Gerindra La Nyala Mattalitti, yang menantangnya menjadi imam salat dan membaca surah Al Fatihah.

  • Gaet Ulama jadi Cawapres, Yusril: Jokowi Sudah Merasa Sakti Mandraguna

    8 tahun lalu

    Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyebut calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) telah merasa sakti atau kuat, karena memilih Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maruf Amin sebagai calon wakil presiden pendampingnya.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.