Jumat, 24 Juli 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Erni Menyesal Tidak Melarang Idris Ikut Reuni 212
Senin, 03 Desember 2018 19:34:00

Erni Menyesal Tidak Melarang Idris Ikut Reuni 212

Oleh: Redaksi
Senin, 03 Desember 2018 19:34:00
BAGIKAN:
Jenazah Muhammad Idris telah dimakamkan di TPU Kober, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/12) siang. (Foto: Suara.com)

POROSRIAU.COM--Erni Kalina menyesal tidak melarang ayahnya, Muhammad Idris, untuk pergi menghadiri aksi Reuni Akbar 212, di Monas, Jakarta, Minggu (2/12)  akhir pekan lalu.

Idris yang berumur 53 tahun meninggal seusai mengikuti aksi tersebut. Meski menyesal, perempuan berusia 26 tahun itu mengakui mengikhlaskan meninggalnya sang ayah.

"Ya sebenarnya sih menyesal, merasa bersalah kenapa mengizinkan begitu. Cuma kalaupun enggak pergi kan ya namanya sudah ajal, walaupun lagi tidur juga bisa saja meninggal. Ya pokoknya sudah terimalah, sudah ikhlas," tutur Erni saat ditemui di rumah duka di Kampung  Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/12/2018).

Erni mengungkapkan, saat duka menyelimuti keluarga atas kepergian almarhum Muhammad Idris dirinya tetap merasa bersyukur.

Ia bersyukur karena almarhum ayahnya itu meninggal dunia dalam keadaan syahid saat mengikuti aksi Reuni Akbar 212.

Selain itu, meninggalnya almarhum di tengah-tengah aksi reuni akbar 212 itu juga telah menyita perhatian orang yang juga turut mendokaan almarhum.

"Merasa bersyukur, jadi banya yang takziah, terus banyak yang mendoakan," imbuhnya.

Untuk diketahui, almarhum Muhammad Idris meninggal dunia seusai menghadiri acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (12/2). Kepergian Muhammad Idris meninggalkan seorang istri bernama Nur Aida serta dua orang anak bernama Erin Kalina (26) dan Muhammad Fadli (24).

Kepergian almarhum Muhammad Idris mendapatkan perhatian dari sejumlah tokoh. Tidak hanya dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bahkan Calon Presiden Prabowo Subianto melalui akun Twitter milik pribadinya @prabowo juga turut menyampaikan rasa bela sungkawa atas meninggalnya almarhum Muhammad Idris.

Selain melalui akun Twitter milik pribadinya, Prabowo juga mengucapkan duka cita melalui sebuah karangan bunga.

Kekinian karangan bunga Prabowo untuk keluarga almarhum Muhammad Idris itu terpajang di depan Masjid Jami Ittihadul Ikhwan yang terletak tak jauh dari rumah duka di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Almarhum Muhammad Idris telah dimakamkan di TPU Kober, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/12) siang. Prosesi pemakaman almarhum Muhammad Idris diiring ratusan pelayat yang membawa bendera berkalimat tauhid.(Suara)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Kritik Pedas Aktivis 98: Defisit Triliunan, Tapi Kasur Mewah Rp149 Juta Tetap Kebeli

    11 bulan lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM – Sorotan tajam kembali diarahkan kepada Gubernur Riau Abdul Wahid, kali ini terkait pembelian kasur mewah senilai Rp149 juta oleh Biro Umum Sekretariat Daerah Provin

  • Mengharukan! Wanita Non Muslim Ini Hadiri Reuni Aksi 212, Bukan Untuk Sebungkus Nasi

    9 tahun lalu

    Terharu, mungkin hanya kalimat itu yang terlintas di fikiran ketika kita membaca tulisan dari pengguna media sosial (medsos) atas nama M Irawati Soemadi.

  • 341 Usulan Pemekaran Belum Diproses, Akmal Malik : Jika Padang Pariaman Berniat, Silahkan Ajukan

    11 bulan lalu

    JAKARTA, POROSRIAU.COM - Dirjen Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah (PUOD) Kemendagri Akmal Malik memastikan moratorium pemekaran belum akan dicabut, meski sampai saat ini sudah terdapat 341 d

  • Pj Bupati : Sasaran Kerja Utama, Menyelesaikan Tugas Pokok Pemerintah

    10 tahun lalu

    BANGKINANG(POROSRIAU.COM)-- Penjabat Bupati Kampar Syahrial Abdi,AP. M.Si menegaskan agar semua Aparatur Sipil Negara (ASN) terlebih pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melaksanakan tugas sesuai aturan dan amanah tugas begitu juga saya seb

  • Blak-Blakan Kecewa Dengan Masnur, Suparman: Kalau Jumpa Di Hutan Saya Bunuh

    9 tahun lalu

    Tidak hanya mengeluarkan nada kecewa, Suparman bahkan sempat mengeluarkan pernyataan keras bahwa jika dirinya ketemu masnur di hutan, maka akan dibunuh.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.