Sabtu, 20 Januari 2018
  • Home
  • NASIONAL
  • Jokowi Tegaskan Diktator Tak Ada Di Konstisusi Indonesia
Rabu, 09 Agustus 2017 16:31:00

Jokowi Tegaskan Diktator Tak Ada Di Konstisusi Indonesia

Oleh: Redaksi
Rabu, 09 Agustus 2017 16:31:00
BAGIKAN:
int
Presiden RI, Joko widodo (Jokowi)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia tak mengenal adanya kekuasaan mutlak alias diktator. Pun demikian institusi di Indonesia tak ada satu pun yang berlaku dengan cara-cara diktator.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, seluruh institusi dan lembaga negara membangun praktik demokrasi yang sehat sebagaimana diamanatkan konstitusi.

"Merujuk konstitusi kami, tidak ada satu pun institusi yang berkekuasaan mutlak, apalagi seperti diktator," ujar Jokowi di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Rabu (9/8).

 

Seperti dalam keterangan resminya, Jokowi menyatakan, Indonesia memegang teguh keseimbangan kekuasaan kelembagaan melalui pengawasan satu dengan yang lain. Namun, tantangan selalu ditemui dalam menjalankan konstitusi.

Hal itu tak lepas dari perubahan serta kondisi tak menentu yang mendorong Indonesia harus membentuk konstitusi supaya dapat lebih dipahami seluruh lapisan masyarakat.

Dalam membuka simposium internasional Mahkamah Konstitusi, Jokowi mengingatkan, MK harus menjadi pegangan terhadap sebuah pemahaman negara. MK dinilai berperan penting di tengah gelombang tantangan menegakkan konstitusi.

"Kami memegang teguh konstitusi untuk memastikan adanya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia," tutur eks Wali Kota Solo tersebut.

Menurutnya, penegakan konstitusi harus benar-benar dilakukan guna mencegah munculnya mobokrasi yang memaksakan kehendak atas nama jumlah massa.

"Tidak ada warga negara kelas satu, kelas dua. Yang ada warga negara Indonesia," kata Jokowi.***

Editor: Chaviz

Sumber: CNN

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • MK Diminta Konsisten Perbaiki UU

    tahun lalu

    Mahkamah Konstitusi (MK) diminta konsistensi perbaiki undang-undang terhadap undang-undang dasar. Konsistensi perbaikan diamanatkan negara kepada MK.

  • Balas Pernyataan Jokowi, Fadli Zon: Diktator Tidak Ditentukan Oleh Tampang

    5 bulan lalu

    Menurut Fadli, kediktatoran seorang pemimpin tidak bisa diukur memakai wajahnya melainkan beragam kebijakan yang diterapkannya.

  • Said : Meranti Siap Jalankan Instruksi Wapres

    2 tahun lalu

    Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Riau ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Tentunya instruksi dan ajakan beliau untuk memajukan daerah dan senantiasa tetap menjaga lingkungan dan melestarikannya

  • Isu Reshuffle Menguat, Gerindra Mengaku Ditawari 4 Pos Menteri

    tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Beberapa hari terakhir, isu reshuffle dalam kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla semakin santer terdengar. Apalagi, pihak Partai Gerindra sudah me

  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    11 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.