Senin, 22 Juli 2019
  • Home
  • NASIONAL
  • Ketua Umum PAN Bungkam Setelah Bertemu Presiden Jokowi di Istana
Selasa, 07 Agustus 2018 20:48:00

Ketua Umum PAN Bungkam Setelah Bertemu Presiden Jokowi di Istana

Oleh: Redaksi
Selasa, 07 Agustus 2018 20:48:00
BAGIKAN:
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.(Foto:InT)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--- Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan diam-diam bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana hari ini, Selasa, 7 Agustus 2018. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengkonfirmasinya. "Iya. Diajak ngopi kali," katanya lewat pesan singkat.

Kedatangan Zulkifli diketahui lewat mobilnya yang berpelat nomor B 1707 RFS. Ia datang melalui pintu samping. Pantauan Tempo di Kompleks Istana, Zulkifli baru meninggalkan Istana sekitar pukul 16.30. Namun Ketua Majelis Permusyawaratan ini memilih masuk ke dalam mobilnya dan bergegas pergi tanpa menggubris awak media yang mencoba mewawancarainya.

PAN hingga kini belum memiliki sikap jelas dalam pemilihan presiden 2019. Mereka tak kunjung memutuskan apakah bergabung dengan kubu Jokowi atau merapat pada Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto.

Sebelumnya  Zulkifli Hasan mengatakan rencananya PAN baru akan menentukan sikapnya setelah menggelar rapat kerja nasional 9 Agustus mendatang. Rakernas ini sempat diagendakan pada 6 Agustus namun batal.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pemilihan presiden 2019 masih membuka pintu bagi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bergabung. Jika PAN bergabung maka Jokowi akan mendapat dukungan dari sepuluh partai politik.

"Kita lihat nanti pada saat tanda tangan (berkas) pencalonan presiden dan wakil presiden. Apakah jumlah parpol pendukungnya sembilan atau sepuluh," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Saat ini baru sembilan partai politik yang sudah mendeklarasikan dukungannya ke Jokowi. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasional Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Persatuan Indonesia, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.(tempo)

Editor: chaviz

  Berita Terkait
  • Margarito: Sebentar-Sebentar Lapor, Jadikan Saja Jokowi Ketum Golkar!

    2 tahun lalu

    Ahli hukum tata negara Margarito Kamis mengkritik sebagian pimpinan DPD Partai Golkar tingkat provinsi yang menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11/2017).

  • Teleponnya Disadap, SBY 'Lempar Bola' ke Jokowi

    2 tahun lalu

    POROSRIAU.COM - Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi keras setelah tim penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama menyebutkan ada bukti pembicaraan telepon dirinya dengan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin seputar fatwa pe

  • Cerita di Balik Pertemuan SBY dan Jokowi di Istana

    2 tahun lalu

    Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya dapat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3) siang. Pertemuan terjadi setelah SBY menyampaikan secara resmi keinginan agar dapat menemui Pre

  • Jurus Putar Haluan Partai Perindo

    2 tahun lalu

    Bak petir di siang bolong, Partai Perindo memberikan kejutan di perpolitikan Tanah Air.

  • Gagal Pertemukan Amien Rais dan Jokowi, Zulkifli Hasan kecewa

    12 bulan lalu

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku kecewa setelah gagal mempertemukan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Presiden Joko Widodo. Padahal ia berharap ada kebersamaan yang terjalin antara Amien dan Jokowi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.