Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Menghadap Jokowi, KPK Minta Bantuan Biaya Pengobatan Novel Baswedan
Kamis, 05 Juli 2018 09:32:00

Menghadap Jokowi, KPK Minta Bantuan Biaya Pengobatan Novel Baswedan

Oleh: Redaksi
Kamis, 05 Juli 2018 09:32:00
BAGIKAN:
Pimpinan KPK bertemu Jokowi bahas RKUHP.(Foto:Liputan6)

JAKARTA(PORORIAU.COM)--Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. Selain membicarakan soal revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), pimpinan KPK juga meminta bantuan dari pemerintah untuk biaya pengobatan mata penyidik KPK Novel Baswedan. "Tadi membicarakan meminta kepada pemerintah bantuan," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7).

Menurut Laode, kondisi mata kanan Novel Baswedan mengalami penurunan sehingga perlu pengobatan lanjutan. Oleh karenanya, ia meminta pemerintah turut membantu biaya pengobatan Novel.

"Karena mata kanan Mas Novel sekarang lebih buruk dari mata kirinya. Dan biayanya kalau hanya asuransi KPK tidak cukup," ucap Laode.

Laode mengatakan Jokowi masih akan mempelajari permintaan bantuan pengobatan Novel itu.

"Akan dipelajari (permintaan bantuan pengobatan Novel)," ujar Laode.

Sebelumnya, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017 lalu. Akibatnya, kedua mata Novel mengalami kerusakan parah. Novel harus menjalani operasi di Singapura selama satu tahun.(merdeka)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Jemput Bola Kejar Dana APBN, Wakil Bupati Dan Ketua DPRD Meranti Beserta Kepala Desa Sambangi Beberapa Kementrian

    8 tahun lalu

    Kondisi APBD Kepulauan Meranti yang terus menurun kini berkisar diangka 1.1 Triliun rupiah dinilai tak cukup untuk menggesa pembangunan Kabupaten dalam rangka mengejar ketertinggalan, apalagi sebagai Kabupaten baru yang masih seumur jagung.

  • Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test

    6 tahun lalu

    Tepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.

  • Putra Minta Dukungan Masyarakat Riau Agar Lolos Pada Audisi The Voice Kids Global TV Di Jakarta

    9 tahun lalu

    Karena kalau tidak ade polling sms maka tidak ade artinya perjuangan Putra di Jakarta nantinye. Dan siape saje yang minat dengan Putra, kami minta dukungan dengan mengirim SMS dukungan

  • Kepsek SMPN 14 Dumai Coreng Dunia Pendidikan

    10 tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.com) –Sikap Bijaksana Drs.Yunir Kepala Sekolah SMPN 14 Dumai, di nilai tidak terpuji, karena perilaku yang di buatnya telah mencoreng dunia pendidikan dengan mengabaikan sura

  • Terima Kasih Bapak Presiden

    10 tahun lalu

    Sebanyak 80 unit rumah dari Bantuan Bangunan Rumah (BBR) yang dikuncurkan Kementrian sosial (Kemensos) RI di Desa Rambah Hilir sudah mencapai 65-75 persen, masyarakat Desa Rambah Hilir Timur Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu (Hulu) mengucapka

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.