Senin, 22 Juli 2019
  • Home
  • NASIONAL
  • Mobil Esemka Muncul Lagi, Fadli Zon Sebut Isu Mobil Esemka bagian Politik Kebohongan
Rabu, 24 Oktober 2018 16:41:00

Mobil Esemka Muncul Lagi, Fadli Zon Sebut Isu Mobil Esemka bagian Politik Kebohongan

Rabu, 24 Oktober 2018 16:41:00
BAGIKAN:
satu unit mobil Esemka yang dilabeli dengan nama Garuda.

JAKARTA,POROSRIAU.COM-Cukup lama tak terdengar kabarnya, setelah sempat booming menjelang Pilpres 2013 silam, mobil Esemka diawal Pilpres 2019 ini kembali muncul. Dikatakan Presiden Joko Widodo, produksi mobil Esemka saat ini ada di tangan industri. Pemerintah, kata dia, sudah tidak memiliki kewenangan dan hanya bisa mendorong untuk dilakukan uji emisi supaya bisa layak jalan.

Jokowi menjelaskan, kepala negara atau pemerintah tidak mungkin membuat pabrik mobil sendiri untuk memproduksi mobil Esemka. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian menerangkan soal mobil Esemka. Mobil tersebut awalnya merupakan prototipe dari anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan di Solo, Jawa Tengah, yang dibantu sejumlah teknisi perusahaan besar.

"Itu dikerjakan penuh oleh industri, urusan saya urusan apa dengan Esemka?, nggak ada urusan pemeintah. Itu dikerjakan penuh oleh industri, dikerjakan swasta, kita nggak ikut campur dinsitu," ujar Jokowi seusai menghadiri acara di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2018).

Saat menjadi Wali Kota Solo tahun 2012, Jokowi mendukung agar mobil itu lolos uji emisi dan tes laik jalan.

"Jadi yang namanya mobil Esemka kan bagus, saya waktu jadi wali kota hanya mendorong, agar mobil itu bisa layak uji," kata Jokowi.

"Setelah jadi diserahkan kepada isdustri, mau dipdiduksi ya bukan urusan kita. Tapi kalau jadi saya akan datang, karena jelas brand Indonesia," Jokowi menambahkan.

Mobil Esemka kembali diperbincangkan setelah Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut mobil Esemka akan diluncurkan pada Oktober 2018.

"Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran," kata Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, Kamis (27/9/2018) lalu.

Fadli Zon: Isu Mobil Esemka Bagian dari Politik Kebohongan

Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menganggap isu mobil produk Esemka oleh pemerintah hanya bagian dari politik kebohongan.

"Ya ini jangan menjadi sebuah kebohongan baru ya, kita dibohonginya cukup lama bertahun-tahun. Keledai aja dibohongi hanya dua kali," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Fadli meminta pemerintah tidak lagi membohongi rakyat. Khusus soal produksi mobil Esemka. Ini dikarenakan ada dugaan peralatan mobil tersebut didatangkan dari luar negeri.

"Jangan nanti itu produksinya dari luar negeri cuma kita branding semua peralatan-peralatannya onderdil dan sebagainya suku cadangnya itu dari luar tapi kita hanya merakit itu juga beda dengan produksi nasional," kata dia.

Ia kemudian menyebut mobil Esemka sudah lama menjadi bahan pencitraan pemerintah. Padahal, kata Fadli, sudah banyak masyarakat yang mengharapkan ada mobil nasional, yang produksinya benar-benar dari dalam negeri.(rdh)

sumber: suara.com

    
 

  Berita Terkait
  • Detik-detik Terakhir Imam NII Kartosoewirjo

    2 tahun lalu

    Dia dieksekusi dan dimakamkan di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, bukan di Onrust seperti yang selama ini diyakini banyak orang. Dia diperlakukan secara Islami.

  • Kampanye di Dompas, Syamsurizal Garansi Namanya untuk DR Firdaus

    tahun lalu

    BENGKALIS (POROSRIAU.COM) - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau, melanjutkan sesi kampanye dialogisnya ke Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, Sabtu (31/3/2018) siang.

  • Fraksi DPRD Meranti Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Usulan Pemerintah Daerah

    9 bulan lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - DPRD Kepulauan Meranti melaksanakan rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Daerah Kepulauan

  • Tak Terpakai, OPD Diingatkan Jangan Anggarkan Biaya Operasional Kendaraan

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Apabila aset bergerak seperti mobil atau sepeda motor sudah tidak terpakai lagi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan diingatkan agar tidak menganggarkan dana operasional kendaraan tersebut.

  • Suami Tak Perkasa Lagi, Istri Kabur Bawa Sertifikat Rumah

    2 tahun lalu

    Dengan wajah susah, mantan pensiunan BUMN itu menyatakan kalau dirinya ingin segera bercerai dengan istrinya.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.