Sabtu, 18 Juli 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Seorang Anggota Dewan Terjaring OTT, Diduga Minta Jatah Proyek
Jumat, 14 September 2018 16:45:00

Seorang Anggota Dewan Terjaring OTT, Diduga Minta Jatah Proyek

Oleh: Redaksi
Jumat, 14 September 2018 16:45:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)
MATARAM(POROSRIAU.COM)--Oknum anggota DPRD Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial MH terjaring operasi tangkap tangan (OTT) jaksa pada Jumat (14/9/2018) hari ini karena diduga meminta jatah proyek pengesahan anggaran rehabilitasi SD dan SMP pascagempa senilai Rp 4,2 miliar tahun 2018.
 
Kajari Mataram, I Ketut Sumadana mengatakan, MH terjaring OTT di salah satu rumah makan di wilayah Cakranegara bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Sudenom dan salah seorang berinisial CT dari pihak kontraktor.
 
"Jadi setelah ada penetapan (anggaran), dia (MH) minta jatah. Ada dalam kasus ini muncul dugaan motif pemerasan yang dilakukan oleh anggota dewan," kata Sumadana seperti diwartakan Antara.
 
Ia menjelaskan, kronologis penangkapannya itu berlangsung pada Jumat pagi, sekitar pukul 10.00 WITA. Tim jaksa turut mengamankan barang bukti uang tunai Rp 30 juta.
 
Uang tersebut diduga nominal jatah yang diterima MH dari Kadis Pendidikan Kota Mataram Sudenom.
 
"Kita sergap sesaat setelah dia (MH) kita lihat terima uang. Pas kita lihat, dia langsung lempar kembali uangnya ke kadis," kata mantan jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.
 
Lebih lanjut, MH bersama kadis pendidikan dan kontraktor berinisial CT masih diamankan di Kantor Kejari Mataram.
 
Terkait status ketiganya, Kajari Mataram mengaku bahwa pihaknya masih terus mendalami keterangan dan barang bukti OTT.
 
"Yang jelas hari ini juga akan kita lakukan penetapan tersangka. Besar kemungkinan akan disangkakan pidana korupsi, karena ada dugaan penyalahgunaan kewenangan dan jabatan," imbuh Sumadana.***
Editor: Chaviz

Sumber: Suara.com

  Berita Terkait
  • Masyarakat Kecam Sikap Diam Wakil Rakyat

    10 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU)-Sejumlah masyarakat mengecam  dan mengaku kecewa dengan sikap wakil rakyat yang diam ketika proyek overlay yang menelan biaya miliaran rupiah dikerjakan tidak sesuai dengan be

  • Kasus E-KTP, Setya Novanto Disebut Minta Terdakwa Bungkam

    9 tahun lalu

    Kesaksian Diah Anggraini, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, dalam sidang perkara dugaan korupsi proyek e-KTP menguatkan dugaan keterlibatan Setya Novanto. Diah mengungkapkan bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu pernah memintanya meny

  • Darurat Korupsi

    9 tahun lalu

    KASUS korupsi kembali mencuat. Tak tangung-tanggung kerugian negara mencapai Rp 2,3 triliun terkait pengadaan proyek KTP elektronik. Meski sedang gonjang ganjing pilkada serentak putaran kedua di DKI Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memed

  • Anggota DPRD Kampar Diduga Kuasai Proyek, Kontraktor Setor 10 Persen

    9 tahun lalu

    Dirinya menjelaskan, informasi yang didapat berasal dari kekecewaan kontraktor yang tidak mendapatkan proyek. Ironinya, bagi kontraktor yang mendapat proyek di APBD Kampar ini harus menyetor kepada Hendrayani 10 persen.

  • Warganet Sebut Ada 'Mafia' Berwajah Dewan Diduga Terlibat Proyek di Sejumlah Perusahaan Sawit

    tahun lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Salah seorang warganet dengan nama akun fuadi purnama  sepertinya sedang meluahkan perasaan kecewa yang terpendam di laman facebooknya.  Sontak, keluhan terseb

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.