Rabu, 14 Desember 2016 22:23:00
Hadapi Timnas Indonesia, Thailand Jiplak Strategi Alfred Riedl
Rabu, 14 Desember 2016 22:23:00
POROSRIAU.COM - Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang membuat kejutan pada final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pekansari, Cibinong, Rabu (14/12/2016). Tim Gajah Putih menampilkan skema permainan 4-4-2, yang selama ini diusung pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl.
Perubahan ini agak mengejutkan karena sepanjang Piala AFF 2016, Thailand lebih sering bermain dengan formasi dasar 3-4-3, 4-3-3, 3-4-1-2.
Terlihat kalau tim tamu tidak ingin bermain terbuka. Kiatisuk memancang kuartet bek Adison Promrak, Theerathon Bunmathan,Tristan Do, serta Koravit Namwiset, untuk mengantisipasi serangan balik cepat Timnas Indonesia.
Saat laga penyisihan Grup A, Thailand meladeni Tim Merah-Putih dengan mengandalkan trio bek tengah. Mereka kebobolan dua gol, Lerby Eliandry dan Boaz Solossa. Pertandingan sendiri berkesudahan 4-2.
Kiatisuk mengaku terkejut dengan strategi serangan balik Tim Garuda yang mematikan. "Timnas Indonesias punya banyak pemain cepat yang layak diwaspadai. Mereka amat merepotkan kami," ungkap sang mentor sehari menjelang final leg pertama.
Di sisi ofensif, Thailand menampilkan duet Serwaut Masuk dan Teerasil Dangda.
Akan tetapi formasi Thailand lentur, bisa berubah mengikuti situasi di lapangan. Tristan Do bakal jadi pemain bunglon memperkuat lini belakang dan tengah di sisi melebar. Formasi bisa berubah menjadi 3-5-2 atau 3-4-1-2, dengan mengandalkan Chanathip Songkrasin sebagai penyerang lubang.
Sebaliknya, Timnas Indonesia yang di sepanjang laga uji coba serta penyisihan Piala AFF 2016 bermain dengan patron 4-4-2, mulai fase semifinal tampil dengan formasi 4-2-3-1.
Ada dua pemain gelandang jangkar, Manahati Lestusen dan Bayu Pradana, yang disiapkan Alfred Riedl untuk menghadang arus serangan Thailand.
Pelatih asal Austria tersebut belajar dari pengalaman pertemuan pertama. Mengandalkan formasi 4-4-2 lini pertahanan Tim Merah-Putih terlihat lebih mudah ditembus.
Duet gelandang Bayu Pradana dan Stefano Lilipaly seringkali bermain terlalu berjauhan. Di sektor tengahTimnas Indonesia memunculkan lubang besar yang dimanfaatkan maksimal oleh Thailand.
Susunan pemain:
Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga (Kiper); Beny Wahyudi, Fachrudin, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu (Belakang); Rizky Pora, Bayu Pradana, Manahati Lestusen, Stefano Lilipaly, Andik Vermansah (Tengah); Boaz Solossa (Depan).
Thailand (4-4-2): Kawin Thamsatchanan (Kiper); Adison Promrak, Theerathon Bunmathan, Tristan Do, serta Koravit Namwiset (Belakang); Sarach Yoosen, Kroekrit Thawikan, Pokklaw A-Nan, Chanatip Songkrasin (Tengah); Teerasil Dangda, Serawut Masuk (Depan).
Editor: Chaviz
Sumber: bola.com
Timnas Indonesia Akhirnya Harus Puas Menjadi Runner-up di Piala AFF 2016
10 tahun laluPOROSRIAU.COM - Timnas Indonesia akhirnya harus puas menjadi runner-up di Piala AFF 2016 setelah di pertandingan leg kedua final Piala AFF 2016 yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016), kalah 0-2 dari Timnas Thailand. Timnas Indone
Nama Guus Hiddink Muncul Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia
9 tahun laluPOROSRIAU.COM-- Ide fantastis mendatangkan pelatih top dunia, Guus Hiddink, untuk menukangi Timnas Indonesia dicuatkan Menpora, Imam Nahrawi. Sang menteri menawarkan diri membantu PSSI untuk bernegosiasi dengan arsitek asal Belanda yang tengah menganggur
Pelatih Vietnam: Kemenangan atas Timnas Indonesia Tidak Istimewa
10 tahun laluPelatih Vietnam, Nguyen Huu Thang, tak ingin anak-asuhnya euforia berlebihan usai menaklukkan Timnas Indonesia 3-2 di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (8/11/2016).
Gol Lilipaly Pastikan Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2016
10 tahun laluIndonesia berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2016 setelah sukses mengalahkan Singapura dengan skor 2-1 pada laga terakhir penyisihan Grup A di Stadion Rizal Memorial, Jumat (25/11/2016) malam.
Bupati Meranti Lounching Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Peran aktif orang tua siswa sangat diperlukan dalam memotivasi semangat belajar anak khususnya dalam membaca buku. Dalam rangka membangkitkan semangat para orang tua mu









