Rabu, 18 Oktober 2017
Senin, 25 September 2017 08:53:00

Balap Liar Kenakalan Remaja?

Oleh: viz
Senin, 25 September 2017 08:53:00
BAGIKAN:
Ilustrasi

POROSRIAU.COM--Balap liar telah menjadi fenomena yang dikategorikan kenakalan remaja dan meresahkan berbagai pihak. Mulai dari orangtua, pemerintah, dan masyarakat.

Fenomena balap liar ini sebenarnya bukan hal yang asing lagi untuk masyarakat. Malahan bagi sebagian kalangan telah menjadi hiburan, terutama bagi pebalap itu sendiri.

Nah, Bicara balap liar, Redaksi Porosriau.com mencoba mendatangi salah seorang mantan pebalap liar di Kota Pekanbaru. Diawali dengan dua gelas kopi, kami mulai bercerita panjang lebar mengenai apa dan bagaimana balap liar.

Dikatakan laki-laki berusia 26 tahun yang enggan namanya disebutkan itu, Ia mulai memasuki dunia balap liar semenjak berusia 14 tahun atau masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Awalnya hanya ikut-ikutan teman sekelas aja, lama-kelamaan malah jadi hobi," cetusnya diawal perbincangan.

Diakuinya, meski mengeluarkan biaya yang  bisa dikatakan tidak sedikit untuk memodifikasi kuda besi (motor) agar melaju kencang, balap liar itu sendiri memiliki kepuasan yang tak terhingga, " Kalau motor kita kencang, itu suatu kebanggan tersendiri bang, meskipun biayanya mahal," tuturnya sambil menenggak kopi.

Ditanya berapa biaya untuk memodifikasi kuda pacu agar tampil garang di lintasan, pria itu menjawab,"Sangat mahal Bang, saya tidak tau berapa pastinya, pokoknya berapapun biayanya saya keluarkan agar motor yang saya miliki tampil garang di lintasan," katanya.

Dikatakan pria itu, Astrea Grand 110 cc yang Ia modifikasi sempat tidak ada tandingannya semasa itu. " Tidak ada yang bisa mendahului saya di lintasan Bang, meskipun motor saya cuma Astrea Grand," paparnya.

Ditambahnya, yang ada dalam pikirannya semasa itu bagaimana motor tampil garang di lintasan, " Jika motor kita kencang, maka kita akan cepat terkenal, cewek-cewek bakal antri tu Bang," candanya sambil tertawa lebar.

Disinggung apakah pernah tergabung pekumpulan atau komunitas geng motor yang dulu kerap membuat resah masyarakat?, dengan tegas Ia menjawab, " Tidak pernah Bang, buat apa ikut-ikutan itu," terangnya.

Ditanya apakah balap liar bisa dikatakan kenakalan remaja, " Bingung juga saya mau jawab apa Bang, yang jelas bagi saya pribadi hanyalah sebuah hobi. Terserah orang mau menilai bagaimana,"cetusnya.

" Justru pebalap ternama dihasilkan dari dunia balap liar, " tandasnya.

Dengan alasan masa depan, tepatnya di usia 24 tahun Ia memutuskan berhenti dari dunia balap liar dan memulai usaha kecil-kecilan. " Kalau balapan terus gimana masa depan Bang," tutupnya.(viz)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Ratusan Personil Gabungan Gelar Ops Cipkon Antisipasi Balap Liar

    3 bulan lalu

    Kapolres Kampar dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka antisipasi kegiatan balap liar dan genk motor, yang merupakan salahsatu bentuk kenakalan remaja dan harus diantisipasi agar tidak berkembang menjadi kejahatan jalanan.

  • Kapolres Kampar Resmikan Pos Ronda RW 05 Kelurahan Bangkinang

    2 bulan lalu

    Turut hadir bersama Kapolres beberapa Pejabat Utama Polres Kampar, antara lain Kabag Sumda Kompol Dedi Suryadi, Kasat Sabhara AKP Hermawan, Kasat Binmas AKP Ratip dan sejumlah Kapolsek Jajaran Polres Kampar serta beberapa Perwira Polres Kampar lainnya

  • Polres Kampar Dan TNI Kembali Gelar Razia Antisipasi Balap Liar, Puluhan Remaja Turut Diamankan

    2 bulan lalu

    Untuk mengantisipasi kegiatan balap liar oleh kalangan remaja, jajaran Polres Kampar diperkuat anggota TNI dari Kodim 0313/ KPR dan Yonif/ 132 Bimasakti, kembali menggelar Operasi Cipta Kondusif (Cipkon) dengan melakukan razia gabungan diwilayah jalan lin

  • Diduga Akibat Balap Liar, Remaja Ini Tewas Hantam Trotoar Jalan Di Simpang Tiga Pekanbaru

    satu bulan lalu

    Diduga akibat balapan liar, seoarang pemuda yang belum diketahui identitasnya meninggal di tempat akibat mengahantam trotoar pembatas jalan raya, Minggu (10/9) dinihari.

  • Bertengkar di Pinggir Jalan, Pasangan Gay di Amankan

    tahun lalu

    PEKANBARU (PR) - Dua orang pria berinisial R dan Y, diamankan pihak kepolisian lantaran membuat kegaduhan di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan kampus Persada Bunda Pekanbaru, Jumat (26/8) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.