Rabu, 18 Oktober 2017
  • Home
  • OTOMOTIF
  • Dugaan Kecurangan, Pemerintah Jepang Serbu Pabrik Nissan
Jumat, 06 Oktober 2017 11:07:00

Dugaan Kecurangan, Pemerintah Jepang Serbu Pabrik Nissan

Oleh: Redaksi
Jumat, 06 Oktober 2017 11:07:00
BAGIKAN:
Pemerintah Jepang Serbu Pabrik Nissan(gambar/int)

 JEPANG(POROSRIAU.COM)--Otoritas transportasi di pemerintahan Jepang melakukan inspeksi dadakan (sidak) lanjutan pada dua pabrik Nissan di negara tersebut, pekan ini. 'Serbuan' ini dilakukan karena dugaan kecurangan yang dilakukan Nissan dalam prosedur pengecekan akhir kendaraan.

Kementerian Transportasi Jepang, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (6/10/2017), mengatakan telah melaksanakan sidak di dua pabrik Nissan untuk mengetahui apakah di keduanya terdapat pula pelanggaran prosedur di tahap pengecekan akhir kendaraan.

Adapun sidak tersebut terjadi pada Rabu (4/10/2017) waktu setempat.

Sebelumnya, pada pekan lalu, pemerintah Jepang menemukan pelanggaran prosedur dalam pengecekan akhir mobil hasil produksi, saat menggelar sidak di empat pabrik Nissan. Pelanggaran ini terjadi pada sebagian besar model baru yang dijual di negara itu.

Nissan pun diwajibkan menginisiasi recall (penarikan dan perbaikan) pada seluruh mobil yang dijual selama tiga tahun terakhir, yang jumlahnya sekitar 1,2 juta unit. Proses registasi kendaraan yang baru selesai dirakit pun ditangguhkan sementara.

Di Jepang, semua kendaraan yang dijual harus diregistrasikan kepada pemerintah dan salah satu bagian dari proses registrasi adalah pengecekan akhir yang hanya boleh dilakukan oleh teknisi-teknisi besertifikat.

Namun, keempat pabrik Nissan yang disidak pekan lalu diketahui menjalani pemeriksaan final kendaraan yang dilakukan oleh teknisi tanpa sertifikat, namun ditandatangani oleh teknisi besertifikat.

Sumber anonim yang mengetahui permasalahan mengungkapkan kepada Reuters bahwa pemerintah Jepang menduga keenam pabrik Nissan melakukan praktik serupa.

Nissan, di sisi lain, mengonfirmasi kabar sidak dua pabrik mereka pekan ini. Pabrik-pabrik ini terletak di Tochigi dan Kyoto. Pabrikan Kyoto sendiri dimiliki oleh rekanan Nissan.

"Saat ini kami sedang melakukan investigasi mengenai isu inspeksi kendaraan di pabrik kami," kata Juru Bicara Nissan Motor Corporation, Nick Maxfield, via surel kepada Reuters.(suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pulau Rupat Dikapling-Kapling Pengusaha

    tahun lalu

    Ah Kam, pria asli Rupat yang berdomisili di kota Dumai diduga kuat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dan karet mencapai 1.000 hektar berlokasi di Dusun I RT 03/RW 01 desa Dungun Baru

  • Bupati Minta Pungutan PSDH Komoditi Sagu Ditinjau Ulang

    tahun lalu

    Meranti(POROSRIAU.com) - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H Irwan MSi menghadiri acara Diskusi Terfokus Restorasi Gambut, dalam diskusi yang dihadiri oleh Dr Haris Gunawan Deputy IV Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan

  • Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air

    tahun lalu

    Para stakeholder yang diduga kuat melakukan penyalahan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara puluhan miliar tidak tersentuh dengan hukum. bahkan para saksi sudah bolak balik diperiksa namun belum ada tersangka

  • Proyek Senilai Rp.600 Juta Alami Kerusakan di SMK N 1 Dayun, Kab.Siak

    tahun lalu

    DAYUN,SIAK(POROSRIAU.com) - Satu unit lokal yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tahun 2015 lalu di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dayun, mendapat perhatian yang cukup serius

  • Kondisi Perpustakaan Kampung Merangkai Kab. Siak Seperti tak Bertuan

    tahun lalu

    Seperti Perpustakaan Desa yang terdapat di Kampung Merangkai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, saat awak media melakukan kunjungan di Perpustakaan tersebut, yang terlihat hanya meja kursi dan tumpukan buku, tanpa ada terlihat satu pun petugas/penjaga di dal

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.