Selasa, 02 Juni 2026
Selasa, 11 April 2017 16:17:00

Kasus DBD Bertambah, Diskes Sebut Belum KLB

Oleh: Firman Tanjung
Selasa, 11 April 2017 16:17:00
BAGIKAN:
Ilustrasi
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru pada minggu ke-14 bertambah 20 kasus. Total saat ini DBD sudah mencapai 225 kasus dan bahkan dari total kasus, ada korban meninggal yang dialami oleh bayi berusia enam bulan. Namun demikian, dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir, meningkatnya kasus DBD, belum dapat dikategorikan Kejadian Luar Biasa (KLB).
 
Pasalnya menurut Helda di Kantor Diskes, Selasa (11/4/2017), jumlah kasus tahun ini pada minggu ke 14, lebih sedikit dari tahun lalu yang mana mencapai 409 kasus.
 
Dikatakannya, kasus DBD ini terjadi dipengaruhi oleh musim. Ia meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan mengingat saat ini cuaca tidak menentu. "Sekarang sedang pancaroba. Menjaga kebersihan lingkungan itu yang utama," ungkap Helda.
 
Obat seperti abate dan racun malation yang dipakai untuk satu tahun ke depan, sudah disiapkan Diskes Pekanbaru. Tetapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP).
 
"Apabila ada kasus, Diskes lakukan penyelidikan etiomologi. Jika dinyatakan ada jentik nyamuk, baru dilakukan fogging," ujar Helda.
 
Helda menyebut, korban yang rawan diserang DBD dominan anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Ia menyebut, sudah mempersiapkan surat edaran untuk seluruh Camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah intruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh Camat dan Lurah untuk menekan angka DBD.
 
Surat edaran yang dikirimkan ke seluruh Camat tersebut berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat, dan mengalakkan program satu rumah satu jumantaik dan pemasangan lavitrap. 
 
Data DBD Hingga Minggu Ke-14 2017 
 
Sukajadi 6 orang
Senapelan 12 orang
Pekanbaru Kota 9 orang
Rumbai Pesisir 15 orang
Rumbai  13 orang
Limapuluh 12 orang
Sail 2 orang
Bukit Raya 41 orang
Marpoyan Damai 35 orang
Tenayan Raya 21 orang
Tampan 35 orang
Payung Sekaki 24 orang
 
Total 225 orang
Editor: FirmanTanjung

  Berita Terkait
  • KontraS Desak Pelaku Kasus 'Meranti Berdarah' Dihukum Maksimal

    10 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menjerat para pelaku Meranti Berdarah dengan ancaman pidana maksimal.

  • Isu Reshuffle Menguat, Gerindra Mengaku Ditawari 4 Pos Menteri

    10 tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Beberapa hari terakhir, isu reshuffle dalam kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla semakin santer terdengar. Apalagi, pihak Partai Gerindra sudah me

  • Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.

  • Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test

    6 tahun lalu

    Tepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.

  • Diduga Rekayasa Kasus Baznas Dumai, Ardi Sebut Seizin Jaksa

    3 tahun lalu

    Perencanaan atas dasar kejahatan atau persekongkolan terindikasi kuat pada kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Baznas Dumai Tahun Anggaran 2019 hingga 2021 yang berdampak timbulnya kerugian keuangan negara sebesar Rp1.420.405.500,00. Ardi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.