Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Kelurahan Pemekaran Gunakan Dana Pribadi Untuk Operasional
Minggu, 12 Februari 2017 15:50:00

Kelurahan Pemekaran Gunakan Dana Pribadi Untuk Operasional

Oleh: Firman Tanjung
Minggu, 12 Februari 2017 15:50:00
BAGIKAN:
Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan
 
PEKANBARU  (POROSRIAU.COM) - Hingga saat ini anggaran operasional untuk 25 kelurahan yang baru dimekarkan beberapa waktu lalu belum diterima oleh pihak kelurahan. Kondisi ini membuat kelurahan pemekaran belum berjalan sebagaimana mestinya dan menggunakan dana pribadi untuk operasional.
 
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Azwan, ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/2/2017) membenarkan kondisi tersebut. 
 
Namun demikian, Azwan membantah jika anggaran operasional 25 tersebut tidak dianggarkan. 
 
"Anggaran semua sudah ada, cuma kan OPD (Organisasi Perangkat Daerah,red) baru, pejabat baru. Itu saja kendalanya. Masalah administrasi saja," ungkap Azwan. 
 
Dijelaskan Azwan, setelah dimekarkan Januari 2017 lalu dan sudah berjalan sebulan lebih, sejumlah kelurahan di Kota Pekanbaru masih menggunakan dana pribadi untuk operasional. Hal tersebut karena belum keluarnya anggaran untuk kelurahan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
 
Salah satunya adalah Kelurahan Pembatuan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya. Di kelurahan ini, biaya operasional masih menggunakan dana pribadi Lurah dan jajaran. Tidak hanya dana operasional,  untuk biaya sewa ruko yang saat menjadi kantor kelurahan juga menggunakan dana pribadi. Saat kelurahan masih memprioritaskan pengajuan untuk perlengkapan operasional kantor.
 
Dikatakan Asisten I, kondisi ini terjadi akibat dana di kecamatan yang belum bisa dicairkan akibat masih belum lengkapnya perangkat yang ada di kecamatam. 
 
"Ada bendahara di beberapa kecamatan yang baru diganti, ini kan perlu penyesuaian. Dampaknya anggaran di kelurahan juga terganggu, karena anggaran di kelurahan itu kan anggarannya ada di kecamatan," ujarnya.
 
Meski masih ada kendala anggaran di 25 kelurahan yang dimekarkan, pihaknya memastikan tidak akan mempengaruhi pelayanan dikelurahan. Sebab sebelumnya ia sudah mengimbau agar pihak kelurahan tetap memprioritaskan pelayanan kepada warganya. Terlebih untuk kelurahan baru yang dimekarkan. 
 
"Di kantor kelurahan itukan semua sudah lengkap. Mulai dari fasilitasnya, ATKnya, pegawainya sudah ada semua. Kalau pun ada yang kurang, itu kan semua tentu berproses," katanya.
 
Saat disinggung berapa anggran operasional untuk masing-masing kelurahan, Azwa tidak menjelaskan secara pasti. Namun ia memperkirakan untuk anggaran operasional kelurahan berkisar Rp 100 juta pertahunya. 
 
"Kalau tidak salah saya, anggaran untuk kelurahan itu sekitar Rp 100 juta an lah per tahunnya. Tapi saya tidak ingat persisnya,'' ujarnya.(fir)
Editor: Chafiz Fernandes

  Berita Terkait
  • Kode Status Lima Desa Sudah Ketetapan Mendagri

    10 tahun lalu

    Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menegaskan bahwa lima desa (Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar) tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar.

  • Oknum Guru SDN 011 Terindikasi Gelapkan Dana Amal Zakat

    10 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) - Oknum guru SDN 011 Kota Dumai terindikasi memanipulasi dana amal zakat untuk kepentingan dirinya pribadi. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Poros Riau, dalam prakterknya, As gunakan uang tersebut hingga mencapai puluhan juta Ru

  • Komite Sekolah Dilarang Melakukan Pungutan Terhadap Anak Didik, Ini Penjelasannya

    9 tahun lalu

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengizinkan Komite Sekolah menggalang dana. Namun dilarang melakukan pungutan pada murid dan wali murid. Ini penjelasannya.

  • Serahkan Mobil Ambulance, Azis Zaenal: Gunakan Sepenuhnya Untuk Kebutuhan Masyarakat

    9 tahun lalu

    Untuk meningkatkan pelayanan ditengah masyarakat khususnya dibidang pelayanan kesehatan, Bupati Kampar H Azis Zaenal,SH,MM secara simbolis menyerahkan sebuah Mobil Ambulance.

  • Polresta Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Senpi, Satu Ditarik Propam

    9 tahun lalu

    Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, didampingi para Kabag, Kasat, Kasi Propam dan Personil Sarpras Polresta Pekanbaru.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.